
Andrew melangkah cepat seraya menghubungi seseorang. Andrew meminta Kim untuk mempersiapkan jet pribadinya. Andrew terlihat begitu khawatir saat membaca pesan dari Steven tentang Sherly. Andrew mengumpat marah kepada Steven karena tidak becus dalam menjalankan tugas nya sebagai asiatennya untuk menjaga Sherly. Andrew kembali berfikir kemana perginya gadis itu. Ia tidak pernah mengira kalau Sherly sampai melarikan diri padahal Andrew sudah begitu baik padanya. Akan tetapi Andrew mempunyai keyakinan kalau Sherly tidak melarikan diri, melaikan terjadi sesuatu kepada gadis itu.
Setelah sampai di atap bangunan itu sebuah jet pribadi sudah terparkir rapi. Andrew naik dan meminta sang pilot untuk segera berangkat. Andrew tidak ingin menunda waktu lagi. Ia ingin segera kembali ke tanah air. Dan menemukan Sherly segera.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Dua jam kemudian Andrew telah mendarat di Indonesia. Dengan langkah cepat ia menuruni lift menuju lobi kantor miliknya itu. Andrew segera menghubungi ponsel Sherly, ponsel tersebut aktif akan tetapi tidak ada jawaban. Andrew semakin panik. Pikiranya semkin tidak tanang. Sejak memutuskan untuk kembali Andrew selalu merasakan cemas yang luar biasa sampai tubuhnya bergetar hebat.
Selama perjalanan Andrew terus menghubungi ponsel Sherly yang tetap aktif namun tidak da jawaban sama sekali. Andrew mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia ingin segera bisa menemukan Sherly. Hatinya berkata kalau sudah terjadi seauatu kepada gadis itu.
Beberapa saat kemudian Steven menghubungi Andrew via telepon. Andrew segera menjawab panggilan pria yang sudah hampir 15 thn ini menemaninya dengan setia. Steven mengatakan kalau saat ini ia masih berada di kampus Sherly. Tanpa pikir panjang Andrew menambah kecepatan mobilnya menuju tempat Steven menunggunya.
__ADS_1
Selang beberapa menit Andrew telah sampai di depan kampus mewah tempat Sherly kuliah selama ini. Dengan cepat ia melajukan mobilnya memasuki halaman kampus dan mencari keberadaan Steven. Setelah menemukan Steven Andrew menghentikan mobilnya tepat di hadapan pria itu. Andrew keluar dari dalam mobil dengan keadaan emosi yang luar biasa, dan tanpa aba-aba apapun Andrew mendaratkan sebuah pukulan tepat di wajah Steven.
Mendapat serangan yang begitu mendadak Steven hanya bisa menerima pukulan itu tanpa bisa menghindar. Ia terjungkal ke tanah dengan sudut bibir yang mengeluarkan cairan merah. Steven memegangi wajahnya yang memerah, dan kemudian berusaha untuk bangun. Akan tetapi Andrew tidak berhenti sampai disana Andrew kembali menarik kerah kemeja Steven dengan cengkraman yang begitu kuat.
Andrew benar-benar murka kali ini. Terlihat jelas dari sorot matanya yang taja setajam belati siap membunuh Steven dengan sekali serangan.
" Apa saja yang kau lakukan selama aku pergi Stev? Aku hanya memintamu untuk menjaga Istriku dengan baik. Apa begitu sulit bagimu?" Teriak Andrew tepat di wajah Steven hanya bisa diam. Ia tidak melawan Andrew sedikit pun karena ia tahu kalau ini adalah kesalahannya. Ia telah lalai dalam menjalankan tugas nya kali ini.
Dengan bantuan beberapa Staff pengurus kampus Andrew menuju ruang tempat monitor CCTV tersebut.
Steven yang masih terlihat terkejut. Berusaha mengendalikan dirinya. Ini pertama kalinya Andrew memukulnya hanya karena seorang gadis yang terpaksa ia nikahi. Ini juga pertama kalinya Steven dapat melihat kecemasan Andrew yang luar biasa. Hatinya mengatakan kalau dugaanya selama ini benar adanya. Kalau Andrew telah jatuh cinta kepada Gadis yang kini telah sah menjadi istrinya tersebut.
__ADS_1
Mengingat hal itu hatinya terasa ngilu dan sakit. Karena cintanya mungkin tidak akan pernah ia miliki. Steven selalu berada di bawan Andrew yang memiliki segalanya. Meskipun ia juga bukan orang biasa akan tetapi Steven tidak akan menang melawan Andrew dalam hal apapun. Andrew yang terlihat begitu sempurna di mata kaum hawa dan para pria di didunia. Steven tidak akan mungkin bisa bersaing dengan pria itu.
Steven menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya dengan cepat. Ia berusaha mengendalikan dirinya dalam situasi yang seperti saat ini. Ia harus kembali berkosentrasi untuk bisa menemukan Sherly karena bukan hanya Andrew yang mengkhawatirkan keadaan Sherly akan tetapi Steven juga begitu mencemaskan gadis yang selama ini ia cintai dengan diam-diam tersebut. Hanya dirinya dan hatinya yang tahu tidak seorang pun yang tahu.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Andrew yang sudak melangkah cepat menuju ruang operator kampus tersebut. Hatinya memohon kepada Tuhan agar ia segera bisa menemukan Sherly dalam keadaan yang baik- baik saja. Tangan nya mengenggam erat tas dan ponsel milik Sherly, sampai sebuah benda bulat berwarna kuning emas terjatuh kelantai dan dapat di tangkap jelas oleh mata elang milik Andrew. Dengan cepat ia mengambil benda yang begitu familiar di matanya. Sebuah cincin pernikahan. Itu adalah cincin pernikahan nya dan Sherly saat pertama kali ia mengucapkan janji pernikahan di depan Tuhan. Sherly masih menyimpan cincin tersebut, meskipun ia tidak memakainya di jari manisnya. Pikiran Andrew mulai berkelana kemasa lalu. dimana saat pertama kali ia meyematkan cincin tersebut di jari manis milik Sherly. Dan kenangan dimana ia juga ia melempar cincin pernikahan miliknya saat pertama kali ia membawa gadis itu pulang ke apartement nya dengan kasar.
Hati Andrew terasa nyeri mengingat perlakuannya yang begitu kejam kepada gadis yang kini telah membuatnya memahami banyak hal. Gadis yang selama ini mengajarinya sebuah kasih sayang. Gadis yang pertama kalinya membuatnya melakukan hal gila. Gadis yang pertama yang berani menunjukan kesabaranya meskipun ia tekah tersakiti. Gadis yang telah membuat ia sadar kalau sebuah pernikahan bukan lah hal yang mengerikan dan menyakitkan seperti yang terpatri dalam pikirannya. Gadis yang selalu mewarnai hari-harinya. Gadis yang tak pernah ia hentikan untuk tetap berada di pikiranya tiap saat.
Andrew begitu sedih mengingat itu semua hingga sebutir cairan bening keluar dari kelopak mata indahnya. Ia menangis tanpa suara. Dengan cepat ia menghapus air mata itu. Ia tidak ingin ada orang yang melihatnya begitu rapuh dan terluka seperti sekarang ini. Karena itu kan membuatnya menjadi terlihat lemah di mata orang lain. Itu akan sangay melukai harga diri nya sebagai seorang play boy yang terkenal kejam dan sadis kepada wanita. Akan tetapi dalam hal Sherly, Andrew akan terlihat seperti bati. Ia kan rapuh saat belahan hatinya hilang.
__ADS_1
Namun kembali lagi Sang tak peka masih menyelimutinya.