
" Ganti bajumu jangan sampai aku memangsamu malam ini karena pakaian yang kau kenakan.." Bisik Andrew membuat Sherly merinding kemudian ia mengambil peperbag tersebut dan melangkah masuk untuk mengantinbaju kurang bahan yang ia gunakan. Ia tidak ingin terjadi sesuatu malam ini karena prihal baju yang ia gunakan.
Setelah menyerahkan paperbag tersebut Steven memilih untuk pemit kepada boss nya itu sebelum ia jadi mangsa sanga CEO yang sedang murka.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Malam pun semakin larut. Sherly yang sudah berbaring di ranjang memilih untuk memejamkan matanya yang sudah terasa berat. Kini ia lebih merasa nyaman mengunakan kimono tidur dengan celana panjang dan baju tertutup. Perasaan lain sempat menghinggapi pikiranya. Akan tetapi ia kembali berfikir kalau Andrew tidak mungkin akan melakukan hal yang diluar perkiraanya. Andrew pasti akan menghormati keinginannya. Akhirnya setelah perdebatan panjang di otaknya. Sherly merasa lelah dan ia tertidur pulas.
Sementara Andrew yang sedang duduk di sebuah sofa ruang tamu vila tetsebut memilih untuk bekerja untuk melewati malam yang sepertinya akan menjadi malam yang berat baginya. Waktu menunjukkan pukul 3dini hari. Andrew merasa sangat lelah kemudian ia memutuskan untuk istirahat. Andrew menoleh sekirat kamar tak ada tempat untuk umnya berbaring selain di ranjang. Ia kembali mengumpat oada dirinya karena tidak menempatkan sofa panjang di ruangan tersebut. Dengan terpaksa dan banyak pertimbangan Andrew akhirnya memilih untuk bergabung dengan Sherly yang ada di ranjang. Dengan pelan Andrew menaiki ranjang karena takut Sherly akan terbangun dan membuka matanya. Dengan kehati-hatian yang luar biasa Andrew membaringkan tubuhnya di sebelah Sherly yang sudah tertidur pulas.
Andrew dengan berusaha keras membuang jauh-jauh pikiran kotornya saat melihat pakaian Sherly tersikap dan memperlihatkan kulit putih yang mengoda iman nya. Andrew memejamkan matanya dengan berusaha keras agar tidak kembali terbuka. Kalau sampai itu terjadi bahaya mengancam Sherly nantinya. Andrew memaksa dirinya untuk tetap tenang dan berada di jalurnya. setelah perjuangan keras akhirnya Andrew dapat tidur karena rasa lelah dan kantuknya yang luar biasa.
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sherly dan Andrew kini sudah berada di apartment mereka. Sherly meminta asisten rumah tangganya untuk mempersiapakan sarapan karena sejak pulang dari villa,Mereka belum sempat mengisi perutnya. Andrew dan Sherly terpaksa kembali karena ada hal yang mendesak. Setelah siap dengan hidangan yang beraneka ragam Sherly hendak memanggil Andrew untuk bergabung di meja makan.
Sherly mencari ke seluruh ruangan apartment tersebut tidak menemukan sosok Andrew. Sherly berusaha menghubungi pria tersebut Via telepon namun tidak bisa di hubungi. Sherly begitu bingung kemana perginya Andrew. Sherly memutuskan untuk menghubungi Steven juga, Namun hasilnya sama.
Sherly akhirnya memutuskan untuk menunggu suaminya. Ia duduk di balkon dengan perasaan yang begitu gelisah. Entah apa yang terjadi. Kenapa sejak kepulangan mereka dari Villa Andrew seperti berubah kembali menjadi dingin. Sherly berfikir kalau telah terjadi sesuatu kepada Andrew. Tapi kenapa ia tidak mau memberi tahu Sherly tentang apa yang terjadi. Sherly mulai mengingat setiap kejadian yang telah ia lewati di villa bersama dengan Andrew. Mungkin ia telah melakukan sebuah kesalahan sehingga pria itu begitu marah padanya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Dengan langkah pelan ia masuk kedalam kamarnya. Namun sebelumnya ia menyisir tiap sudut ruangan tak ada sosok yang sedang ia cari. Hanya ada asisten rumah tangga yang sedang menyiapkan sibuk di dapur. Sherly mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam kamar. Kemudian ia memutuskan untuk melangkah menuju kamar Andrew, Sherly berharap bisa menemukan wajah pria itu di dalam kamar tersebut. Dengan pelan Sherly membuka pintu kamar Andrew, alhasil tak seorangpun disana. Sherly memcari di setiap sudut ruangan tersebut. Tidak ada Andrew disana. Denga. perasaan sedih Sherly memutuskan untuk kembali ke kemarnya. Ia ingin pergi kuliah karena sudah beberapa hari ini ia tidak kuliah. Sejak kejadian itu Sherly dilarang pergi ke kampus oleh suaminya. Akan tetapi hari ini ia memutuskan untuk kembali ke kampus karena ia benar-benar merasa sangat bosan berada di rumah.
__ADS_1
Setelah selesai membersihkan diri dan bersiap. Sherly memutuskan untuk langsung berangkat tanpa sarapan terlebih dahulu. Karena ia sudah terlambat.
Dengan kecepatan sedang ia mengendarai mobil mewah berwarna merah itu. Pikiranya masih tertuju pada Andrew yang menghilang sejak semalam tanpa memberi kabar apapun kepadannya. Perasaan sedih mulai menyelimuti hatinya. Akan tetapi Sherly masih ingin berfikir positif tentang Andrew dan masih ingin selalu percaya pada semua yang Andrew katakan kepadanya. Mungkin ada hal yang mendesak dan Andrew sibuk sehingga tidak bisa memberinya kabar. Itu yang ada dalam brnak Sherly saat ini.
Dengan senyum manis di wajahnya ia melangkah memasuki kampus tempatnya menuntut ilmu. Sandra dan susi datang menghampiri Sherly mereka segera menyeranh Sherly dengan berbagai pertanyaan memgenai Alex dan Dewi. Mereka penasaran dengan kabar berita yang tersebat di kampus kalau mereka trlah berani melecehkan seorang gadis yang merupakan istri CEO Bastian corporation. Sherly terkejut dengan berita yang ia dengar itu. Namun untungnya mereka belum tahu siapa gadis yang dimaksud tersebut. Sandra menanyakan hal itu kepada Sherly karena Sandra tahu Sherly dekat dengan Alex. Dengan cepat Sherly segera mengendalikan dirinya untuk tetap tenang. Sherly mengatakan kalau ia juga tidak tahu tentang berita tersebut. Sherly juga mengatakan kalau Alex tidak pernah menceritakan apapun tentang hal itu. Sandra dan Susi semakin asih bergosip sementara Jantung Sherly berdetak kencang saat ia melihat sosok Andrew berjalan mesra bersama dengan sorang perempuan cantik yang bergelayut manja di lengannya. Tatapan Andrew kembali dingin dan cuek apalagi saat mata mereka bertemu. Andrew dengan kejam mengabikan Sherly.
Sementara Sandra adn Susi mulai bergosip saat mereka melihata Andrew bersama dengan seorang perempuan. Mereka beranggapan kalau perempuan cantik tersebut adalah istri sang CEO. Mereka datang ke kampus ini untuk melaporkan mahasiswa yang telah berani merusak nama baik istri sang CEO.
Ada rasa sakit, Ada rasa perih dan ada rasa kecewa saat melihat hal tersebut. Baru kemarin Andrew menyakinkan dirinya untuk tetap sabar dan menunggu sampai waktunya tiba. Sherly masih mengingat jelas semua kata yang Andrew ucapkan kalau ia menyayanginya. Andrew juga berkata kalau Sherly harus percaya kepadanya. Namun kenyataan di depan matanya membuatnya begitu sakit dan kecewa.
Seakan takdir kembali mempermainkan hatinya. Disaat ia mulai percaya kalau Andrew mulai mau membuka hatinya.
__ADS_1