Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab103


__ADS_3

"Operasi Apa yang Mona lakukan?"Lanjutnya.


Semua orang menatap Mona,Mereka berpikir Apakah Mona sudah Tau Semua Karna dari ekspresi nya yang menyakinkan.


"Mona lagi bertanya,Tolong Jawab Mona!"Ujar Mona dengan Nada sedikit Tak bersahabat.


Ting


Ting


Dua buah pesan singkat Masuk,Mona pun Langsung Melihat Ponselnya.


Ternyata Itu Pesan balasan dari Rangga.


[Mengapa Kau menghubungi Rangga lagi?Apa Kau tak tau jika Rangga telah Tiada.]


[Jangan-jangan kau memang belum mengetahui Itu,Keluargamu pasti menutupi Semuanya.]Dengan emot tertawa Diakhir pesan.


"Apa yang kalian tutupi Dariku?Apa Mas Rangga benar-benar telah tiada?"Ujar Mona lagi.


Dara mengangguk.


"Kenapa,Ma?Apa Ada hubungannya dengan Jahitan di dadaku?"Tanya Mona dengan Mata berkaca-kaca.


Lagi-lagi Dara mengangguk.


Mona mengalihkan pandangannya Menahan Air mata Yang ingin menetes.

__ADS_1


Dara dan Nella mendekati Mona,Dara memeluk erat tubuh Mona sedangkan Nella mengusap punggung Mona.


"Kita akan Jelasin semuanya, Mon!"Dara meregangkan Pelukannya.


"Berapa Minggu yang lalu Rangga kecelakaan,"Ujar Dara mulai menjelaskan.


"kecelakaan?"Mona semakin Dibuat Bingung.


"Iya,Semua terjadi karna Diriku.Jika saja Rangga tak menyelamatkan Ku,pasti hingga saat ini Ia tetap Disini."Jawab Dika.


"Semua terjadi Karena diriku."Lanjut Dika Lagi.


"Mas Rangga.."Lirih Mona tak menyangka.


Ting


Vidio berputar Menampilkan Rangga yang terbaring Pada sebuah brankar Saat Rangga Mengucapkan pesan Terakhirnya.Vidio itu direkam secara Diam-diam Oleh Geri,Ya Geri lah yang kini memegang Ponsel Rangga.


Saat Kejadian,Geri kebetulan berada Disana.Setelah Rangga Dibawa ke rumah sakit,Geri melihat Ponsel Rangga Yang terlempar.Layar Ponselnya Pecah Namun Masih bisa menyala.


Geri menyusul Rangga ke rumah sakit untuk mengembalikan ponselnya,Namun langkahnya terhenti Saat mendengar ucapan Rangga saat itu.


Geri sengaja melakukan semua Karna merasa Simpati Pada Rangga,Ia sudah Menebak Jika Mereka tak akan memberitahu semua pada Mona.


Bagaimana Pun juga Mona harus Tau jika Kini Rangga telah menyatu dengannya.Entah sejahat Apa Ia sebelumnya,Perjuangan Rangga Harus Dihargai.


Sebenarnya Lita Sudah melarang Geri Untuk tidak Mencampuri Urusan Mereka,Namun bukan seorang Geri Jika keinginannya tak Tuntas.

__ADS_1


Saat Vidio Berputar,Semua orang pun Diam mendengarkan.Segala rencana yang disusun Agar Mereka menjelaskan dengan Baik-baik gagal begitu saja.


Mona memegang Dadanya.Jantungnya Berdetak kencang Setelah melihat itu.


Tanpa berkata-kata Mona Berlari Ke Kamarnya,Tanpa mendengarkan Teriakan Dari semua Orang.


"Semua salahku,Kenapa bukan Aku saja Yang Tiada."Ujar Dika sembari bangkit Keluar Rumah,Ia melajukan Mobilnya Dengan Kecepatan tinggi.


💧💧💧


Esok Paginya,Mona turun Dengan Dress Hitam Mendekati Hans yang sedang duduk Diruang Keluarga dengan Menatap Layar Laptop.


Semenjak Mona masuk Rumah Sakit,Hans memang melakukan pekerjaan Dari Rumah.


"Pa.."Panggil Mona,Hans Pun menutup Laptop dan melepas Kacamatanya.


"Iya Sayang.."


"Mona Mau mengunjungi Makam Mas Rangga."Ujar Mona tanpa Basa-Basi.


Hans Pun Langsung mengiyakan,Setelah berganti pakaian Mereka pun Pergi.


untuk Kali ini Mereka Hanya pergi Berdua,Dara Sedang berbelanja jadi tak tau jika Mona ingin berziarah Dan Mona tak Mau menunggu.


Selama Perjalanan,Mona Hanya Diam menatap Luar jendela.


'Mengapa Aku selalu membebani Orang Lain' batinnya.

__ADS_1


__ADS_2