Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab76


__ADS_3

"Mona Mana, Mas? "Tanya Nella Pada Vero.


Semenjak bertunangan dengan Vero, Nella memang sering Ke Kantor untuk Membawakan Vero Makan Siang sekaligus bertemu dengan Mona.


"Mona Gak Masuk"Jawab Vero sembari mengunyah Makanan yang Nella Bawa.


"Kenapa? "Tanya Nella Lagi.


"Entahlah Om Hans Tak memberi tahu tentang itu? "Jawab Vero lagi.


"Apa Mona Sakit?"Lirih Nella, Vero menjawab dengan gelengan sebab Ia pun Tak Tahu penyebab Mona tak Masuk.Hans Hanya memintanya untuk menggantikan Meeting Mona,Vero pun enggan Bertanya Pada Hans.


Tanpa Pikir panjang, Nella segera merogoh Ponselnya.Mencari Nama Mona Dan menekan Tombol Panggil.


Drrtt


Drrtt


Drrtt

__ADS_1


Panggilan terhubung.Berkali-kali Nella menghubungi Mona,Namun tak satu panggilan pun Terjawab.


"Mas,Pulang Nanti Mampir Ke rumah Mona dulu Ya. "Ajak Nella Dan Memang setiap Ke Kantor Nella tak membawa Mobil sendiri Agar pulang bersama Vero.


"Iya"Jawab Vero lagi dan Lagi.


Dilain tempat, Rangga dan Mona telah berada diruang Keluarga. Rangga tengah memijat Kaki Mona yang terkilir,Mona memang menolak tapi bukan Rangga jika Tak memaksa.


"Udah, Mas! Nanti Papa dan Mama Tahu"Mona memang takut Jika Hans dan Dara melihat pemandangan ini, Dari Tadi Mona telah Was-was Jika Hans Atau Dara Muncul.


"Aku Hanya ingin membantumu,"Kata Rangga Santai. Rangga sangat Yakin Jika Hans dan Dara Tak akan memarahinya Lagi,Apalagi Mereka sudah sering Bertemu.


"Tapi.. Awwss sakit, Pelan-pelan! "teriak Mona, Kata yang ingin Ia ucapkan Berubah menjadi Teriak kesakitan. Tentu itu disengaja oleh Rangga, Supaya Mona berhenti mengomel.


Rangga tersenyum melihat mimik Wajah Mona,Wajah yang selalu datang Dalam Mimpinya.


"Mona.. "Terdengar Suara Dara memanggil dari Kamar Mona. Mungkin Dara pikir Mona telah berada didalam Kamarnya, Mendengar itu Mona langsung Panik.


"Mama.. "Lirih Mona sembari menatap Keatas Kamar.

__ADS_1


Mona pun memandang Rangga yang terlihat sangat Santai,Berbeda Dari Mona yang terlihat panik Rangga hanya biasa Saja.


Kepanikan Mona Luar Biasa,Apalagi saat terdengar langkah Kaki Yang mulai mendekati Tangga.


"Mas, please pergi sekarang! Kaki ku udah Gak Papa, Pergi sekarang,Mas!"Pinta Mona yang tak dihiraukan Oleh Rangga,Rangga malah terus memijat Lembut Kaki Mona.


Mona menarik paksa Kakinya,Membuat Rangga terdorong kebelakang dan yang lebih parahnya.Rangga yang terkejut karna Mona menarik kakinya,Refleks memegang Tangan Mona Dan itu membuat Mona pun ikut terjatuh menimpa Rangga.


Belum sempat Mona berdiri, Dara telah melihat Semuanya. Tak Hanya Dara,Nella dan Vero pun melihat kejadian itu. Lebih tepatnya,Hanya saat Mona telah terjatuh.


"Mona.. "Ujar Dara dan Nella berbarangan,sedangkan Vero Hanya Diam melihat Itu.


Mona dan Rangga yang mendengar itu pun Kaget, Dan segera Bangkit. Cemas bahkan sangat Cemas, Takut Hal-hal Aneh terpikir oleh mereka yang melihat.


"Ma ini gak seperti yang Mama pikirkan."ujar Mona setelah Bangkit dan menuju Dara yang terdiam.


"Nell Kau percaya padaku 'kan? "Tanya Mona lagi pada Nella yang ikut terdiam termasuk Rangga hanya memperhatikan Orang-orang Satu persatu.


"Ada Apa ini? "Tanya Hans yang baru saja Turun, Dan melihat Semua orang terdiam.

__ADS_1


"Rangga? Buat apa Kau kesini? "Tanya Hans lagi saat melihat Sosok Rangga yang berdiri diantara mereka.


__ADS_2