Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab44


__ADS_3

"Om, Tente. "Semua orang menatap Vero yang kini telah berada disana.


"Vero,Kau kenapa? Sejak kapan ada disini? "Tanya Hans.


"Sejak Tadi, Om.Maaf Vero lancang telah melihat semua, "ucap Vero Ragu, Ia tak enak hati karna melihat pertengkaran itu.


"Tak Apa. Lantas perlu apa Kau Kemari? "


"Vero hanya mengikuti Rangga, Om.Vero penasaran dan takut terjadi Apa-apa. "


"Hmm Tak Apa. O ya Ver kebetulan sekali kau ada disini,Om minta tolong Besok kumpulkan semua Karyawan Pukul 10 Karna ada yang ingin Om sampaikan! "perintah Hans.


"Baik,Om.Kalo gitu, Vero pamit pulang. Sekali lagi Maaf,Om tante. "pamit Vero.


"Iya silahkan Ver. "Ujar Dara.


Vero pun menatap Nella, dan tersenyum "Aku pamit,Nell."Pamit Vero pada Nella, Nella pun Hanya mengangguk.


"Sudah sering Aku mengingatkan mu, Cintai Lah Mona karna itu pilihan terbaik dari orangtuamu tapi Apa Kau malah dengan terang-terangan menyakitinya. Rasakan Akibatnya, "ucap Vero setelah Masuk Mobil. Ya, Rangga kini berada didalam Mobil bersama Vero.


"Aku Tak Tahu Bakal jadi seperti ini,"ujar Rangga. "Tolong bantu Aku,Ver. Tolong Buat Mona kembali menerimaku, Aku janji Tak akan menyakitinya. Tolong! "Mohon Rangga, vero tersenyum meremehkan.

__ADS_1


"Busuk! "ketus Vero. "Setelah Kau Mengetahui semua Fakta ini baru Kau meminta Mona menerimamu,Saat Ia mencintaimu Apakah Kau pernah meresponnya.Tidak! Bahkan Kau Kasar Padanya, memanggilnya dengan Gembel lah, Sekarang Apa Kau termakan Ucapanmu sendiri. "sambung Vero.


Rangga terdiam, Ia menyadari Perbuatanya Bahkan sangat membenarkan ucapan Vero. Menyesal sudah pasti, Namun Semua telah terjadi dan mungkin sangat tak ada harapan untuk meminta memulai kembali.


💧💧💧


"Hai, "sapa Geri.


Lita kaget bukan Main mendengar suara Geri, Kini Lita sedang berada disebuah Kafe. Tadinya Ia pergi ke kantor Rangga, Namun karywan bilang Rangga Tak Ada Ia pun memutuskan untuk pergi.


Bukan Apa-apa Lita sedang kebingungn, penyebabnya tentu karna Geri. Pernikahan Lita dan Rangga Akan dilaksanakan Tiga Hari Lagi, dan Geri pun menyepakati Hari yang sama.


Lita sangat menyesal telah berpura-pura menerima Geri, Sejujurnya Ia membenci Geri.


"Tak Apa. Aku hanya ingin membicarakan tentang pernikahan Kita Sayang, "Goda Geri dengan mengelus tangan Lita.


"Hmm per pernikahan? i Ya"jawab Lita terbata.


"Kau lupa? "


"Tidak Aku sangat ingat!"Ujar Lita.

__ADS_1


"Yah Baiklah. "


'Aku harus mepercepat pernikahanku dengan Rangga Agar Aku bisa terbebas dari Geri, Setelah menikah Rangga Pasti tak akan meninggalkanku dan Aku Akan menjadi orang yang paling bahagia. Menikmati semua yang dimiliki Rangga dan tentu Rangga Pasti menceraikan Mona, Dan mengenalkan Aku pada Mamanya. Aku yakin Mama Rangga pasti menerimaku, 'Batin Lita.


💧💧💧


"Mon, Kau kenapa? apa yang Kau pikirkan? sekarang kau telah bertemu dengan orangtua mu."Nella ikut duduk bersama Mona yang tengah melamun.


Mona menggeleng, "Aku Tak memikirkan Apa pun, Aku hanya lelah. "Jawab Mona.


"Aku Tahu Mon, Kau pasti memikirkan Nasib Rangga. benar 'kan? "Tebak Nella.


Mona menatap lekat Wajah sahabatnya itu, Ia menggeleng Lagi,"Tidak Nell, Percaya lah Aku hanya kelelahan. "Elak Mona. Nella pun menghela Nafas, Ia tahu betul tentang Mona.


"Aku Percaya padamu. "Ujar Nella.


Mereka pun terdiam sibuk dengan pikiran mereka Masing-masing.


💧💧💧


"Gak Mungkin, Arrgghhh"Teriak Rangga.

__ADS_1


Ya, Pagi ini Rangga telah mencoba Ke kantor Namun Diusir oleh Para Satpam.


"Mereka pasti hanya menjebakku, Aku yakin mereka hanya berbohong padaku. "Gumamnya sendirian.


__ADS_2