
"Sudah Lama menunggu? "Mona dan Nella Sontak Menoleh Ke arah pemilik suara,"Masih ingat denganku!"Lanjutnya.
Mona Mulai Mengingat-ingat Wajah Orang Dihadapanya.
"Ah sudah Lah, Tak perlu Kau ingat Lagi. "Ujar Geri,"Mari Kita Mulai! "Lanjutnya Lagi.
Mona, Nella dan Geri pun Mulai Membahas Kerja Sama.
Setelah Cukup Lama Berbincang-bincang, Mereka Pun menyetujui Kerja Sama Tersebut. Sebelum Pergi Geri Memberikan Kartu Nama Miliknya Pada Mona,Siapa Tahu ada Hal yang Ingin Disampaikan.
Mona Memperhatikan Kartu Nama Tersebut, Sampai Dia Mengingat Tentang Geri yang pernah Mengajaknya Bekerja Sama Dahulu.
"Mon, Kau Kenal dengannya? "Tanya Nella yang Melihat Mona termenung sembari Menatap Kartu Nama.
Mona menggeleng,"Ayo Kembali Ke Kantor! "Ajak Mona Yang Di-iyakan oleh Nella.
💧💧💧
__ADS_1
"Ger Geri.. "Teriak Rangga Dengan Mengetuk Pintu Rumah Geri Sekuat Tenaga.Namun Tak ada Orang Yang Membukakan Pintu, Rangga telah Berkeliling Rumah Pun Tak Menemukan Satu orang pun.
Tak Kehabisan Akal,Rangga pun Segera mencari Taxi Dan Menuju Kantor Geri. Bukan tempat Ia bekerja Dulu, Namun Kantor Utama Geri.
"Pak Geri nya Ada? "Tanya Rangga Pada Resepsionis.
"Pak Geri Sedang Mengadakan Meeting Di Luar, Pak. Apa Bapak Ada Janji dengannya? "Ujar Sang Resepsionis.
"Kalo Boleh Tahu Meetingnya Dimana? "
"Maaf Pak Memangnya Ada keperluan Apa? "Tanya resepsionis Mulai Kesal dengan Rangga Yang Terus Bertanya.
Mendengar ucapan Rangga Si Resepsionis Terdiam, Ia Mengingat Tentang Ucapan Geri Beberapa Hari Lalu. Dimana Semua Karyawan Dikumpulkan Dan Geri Memberitahu Jika Ada Orang Datang ingin Menemuinya dengan Alasan Istrinya,Langsung Usir Saja.
Mengingat Itu, Resepsionis langsung Memegang telpon Menghubungi security Untuk Mengurus Rangga.
Lain Hal nya dengan Rangga Yang Mengira Jika resepsionis Menelpon Geri, Terukir Senyuman Dibibirnya Melihat Itu. Berpikir Ini Kesempatan Untuk Membuat Geri Sadar dan Percaya,Jika sebenarnya Rangga Dan Lita Memang Tak Menjalin hubungan Lagi. Bahkan Lita sekarang Sangat Mencintai Geri,Dan Sedang Mengandung Anaknya.
__ADS_1
Betapa Terkejutnya Rangga,Saat Dua orang Security Berbadan Besar Langsung Menariknya Keluar. Sempat Memberontak, Namun Kekuatannya Kalah Jauh dengan Dua orang Bertubuh Kekar itu.
"Apa-Apaan ini?Lepaskan Aku! "Teriak Rangga.
Tak Mendengar Teriak dan Makian Rangga, Kedua Security itu Terus Menarik Rangga keluar.
"Pergi Dari Sini,Jangan Berani-beraninya Datang Lagi Kalau Tidak Kau Akan Tahu Akibatnya!"Ujar Salah satu Security Dengan Sangar.
💧💧💧
Betapa Terkejutnya Mona Dan Nella Saat Telah tiba,Semua Karywan Selalu tersenyum Tanpa henti melihat Kearah Mona.Ada Juga Karywan Yang Mengucapkan Kata Selamat Padanya, Dan yang ada Dalam Pikiran Mona Mungkin Selamat untuk Keberhasilan kerja sama bersama salah satu Perusahaan besar.
Mona dan Nella terpukau Melihat Keadaan Ruangan yang penuh dengan beraneka Bunga, Terlihat Dika yang tengah duduk Manis diatas Kursi Mona.
"Mas Dika.. "Lirih Mona tak percaya dengan orang Didepannya, orang yang Ia pikir telah bahagia kembali bersama Karin.
Sama seperti Mona, Nella pun Kaget Melihat kehadiran Dika. Karna selama ini,Ia pun Tak melihat Batang hidungnya. Dan Bertambah Kagetnya Nella, Saat Vero Menutup Mulutnya Dari belakang dan menariknya Keluar Ruangan.
__ADS_1
"Jangan mengganggu Mereka! "Bisik Vero saat Nella enggan melangkah.
"Mon, Apa Kabarmu? "Tanya Dika Lembut Sama seperti Dulu, Suara yang Begitu Mona Rindukan.