
"Hiks hiks hiks"Tangis Lita diperbaringan setelah Geri melakukan hal itu dengan paksa dan kasar pada dirinya.
"Suuuttt Diam Kau Aku mengantuk!Mana bisa tidur kalo Kau Berisik begitu."Kesala Geri sembari menatap Lita tajam, Bukanya Diam Lita malah semakin menjadi.
"Apa Kau menginginkannya Lagi,hemm?"Goda Geri dengan Alis Mengangkat satu.
Mendengar itu Lita menggeleng cepat, Ia tak menginginkan hal itu lagi. Rasa sakit masih Ia Rasakan, Baik itu fisik maupun Hatinya.
"Jangan munafik, Sayang. Kau juga pasti menikmatinya, "Goda Geri lagi membuat Lita bergegas bangkit menuju kamar mandi,Ia menghindari Geri yang hendak mendekat kembali.
Sedangkan Geri tersenyum karna melihat sikap Lita.
💧💧💧
"Gimana suka gak? "Tanya Vero ketika mereka telah tiba dilokasi tujuan.
"Pasar Malam? "Lirih Nella dan Mona yang diangguki oleh Vero.
"Iya, Pasar Malam. "
"Kok kesini, sih udah capek-capek dandan eh tahunya malah kesini. "Gerutu Nella yang dibenarkan oleh Mona.
__ADS_1
"Bener tu, Kalo aja tahu gak Mau ribet-ribet pakek Dress"sambung Mona.
"Ya gak papa pakek Dress 'kan terlihat lebih cantik,"Jawab Dika Sembari menarik lengan Mona, membuat Mona terkejut dan Mau tak Mau harus mengikuti langkah Lebar Dika.
Vero dan Nella pun mengekori langkah Dika dan Mona,tentu karna tak Mau mengganggu mereka.
Langkah Dika dan Geri berhenti tepat didepan penjual permen Kapas, Mona pun tersenyum Melihat pemandangan didepannya. Ia memang sudah lama ingin merasakan permen kapas itu, Terakhir Mona merasakan Saat Ia masih berumur 10 tahun dan masih berada dipantai.
"Kau Mau? "Tanya Dika lembut pada Mona,
Mona mengalihkan pandangan pada Dika dan menggangguk cepat sebagai tanda Setuju.
"Tunggu sebentar! "Dika pun berjalan dan membeli satu bungkus permen kapas.
"Ni buat Kamu"Ujar Dika sembari mengulurkan Permen itu Pada Mona.Dengan senang hati Mona pun Mengambilnya,"Makasih"Ujar Mona,Mereka pun saling pandang.
"Ehem ehem, Pergi gak Bilang-bilang. Tahunya asik berdua, "ujar Nella merusak suasana.Mona dan Dika pun Tersadar sebab Mereka Terbawa Suasana.
"Nell, Jangan ganggu! yok ke tempat Lain! "Ajak Vero.
Tanpa Aba-aba Vero langsung merangkul pundak Nella dan pergi menjauh meninggalkan Dika dan Mona.
__ADS_1
Setelah kepergian Nella dan Vero,Kini Mona dan Dika menjadi salah tingkah.
"Yok Kita cari tempat Duduk,Kamu pasti lelah terus berdiri Apalagi pakek Sendal kek gitu. "Dika menunjuk sepatu high yang dipakai Oleh Mona, memang Sepatu itu sedikit tinggi. Mona hanya bisa cengengesan Karna itu benar, baru berdiri sebentar Kakinya sudah terasa pegal.
💧💧💧
Tok
Tok
Tok
"Mau berapa Lama Kau berada didalam, Sayang? "Tanya Geri yang sedikit Kesal,Sebab Lita tak keluar dari Kamar Mandi.
"Sayang, "Tanya Geri Lagi dengan terus mengetuk pintu.Namun Tak ada Jawaban Dari Dalam, Entah karna Lita tak mendengar atau sengaja tak menjawab atau Mungkin Terjadi sesuatu pada Lita.
"Lita! "Teriak Geri yang sudah sangat kesal.
Braakk
Karna Tak ada jawaban dan Geri sangat kesal, Pada akhirnya Ia mendobrak pintu kamar mandi tersebut.
__ADS_1
"Lita! "Teriak Geri setelah melihat Lita terkapar Dilantai dengan Tubuh Basah Kuyup. Dengan segera Geri mengangkat Lita Dan membawanya menuju perbaringan.