Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab37


__ADS_3

"Mas Rangga? "Lirih Mona,Ia begitu Terkejut Melihat Kehadiran Rangga yang tiba-tiba.


"Iya Aku, Ternyata Kau ada disini. Dan Kau... "Rangga menggantung ucapannya Dan menunjuk Ke arah Nella.


"Pantas Saat Kau datang ke Rumahku,Aku merasa Tak Asing Pada mu. Ternyata Kau orang yang telah menyudutkan Lita saat itu, "Rangga berdecak memandang Nella dengan kebencian.


"Dia memang pantas mendapatkan itu, Bila perlu Diperlakukan Lebih Dari itu. "Ucap Nella tak Kalah sinis dari Rangga.


"Jangan pernah Kau Sentuh Lita, Jika ingin Baik-Baik saja! "Peringat Rangga pada Nella.


"Berani Kau sentuh Nella, Aku akan mengatakan semua Pada Orangtua mu! "Mona pun mengancam Rangga, Ia rasa Nella Tak bersalah dalam Hal ini.


Rangga yang mendengar Ucapan Rangga pun tersenyum mengejek,Memandang Mona dengan Remeh.


Rangga melangkah dan mencengkram Kuat Lengan Mona, Membuat Mona meringis kesakitan.Tanpa Ba Bi Bu, Rangga Menarik Paksa Mona.


Mona meringis dan terus Memberontak, "Lepaskan! Aku Tak sudi Ikut denganmu! "Teriak Mona Kuat.


"Mau Tak Mau Kau Harus Ikut denganku, Karna Aku telah menemukanmu. "Ujar Rangga sembari terus menarik Paksa Mona.

__ADS_1


Langkah Rangga terhenti saat Vero melepas Paksa Tangan Rangga yang mencengkram Mona,Dengan Sigap Pun Mona berlari Mendekati Nella,Ia Takut Jika Rangga Akan Menariknya Lagi.


"Sudah cukup,Kau jangan Memaksanya Lagi!"


"C'k, Apa urusan Mu? Dia Istriku Dia harus Ikut bersamaku, bukan bersama kalian! "Tegas Rangga dan Kembali Melangkah menuju Mona.


Vero Tak tinggal Diam, Ia berdiri tepat Dihadapan Rangga.


"Heh, Kau Masih Saja menganggapnya sebagai Istri. Apa Kau Tak sadar dengan sikap mu selama ini? "Ujar


Vero menatap tajam Rangga, Walau Ia adalah sahabat Rangga Namun Ia tak tega akan perbuatan Busuk Rangga.


"Ini urusan ku! Siapa pun Yang berurusan Dengan Mona,berarti juga berurusan denganku. "


Rangga dan Vero terus saja berdebat, Saat itu lah digunakan Nella untuk membawa Mona pergi. Walau Ia tak tega meninggalkan Vero, Namun Keadaan Mona yang lebih mengkhawatirkan dirinya.


"Ayo, Mon! "Nella dan Mona keluar dari Ruangan itu, beruntungnya Baik Rangga maupun Vero Tak menyadari.


Setelah sampai didepan Butik, Nella dan Mona segera Memasuki Mobil dan melaju meninggalkan Butik.

__ADS_1


"Kita Mau Kemana Nell? "Tanya Mona dengan Heran, Sama seperti Nella sebenarnya Ia juga Mengkhawatirkan Keadaan Vero.


"Tak Tau, Yang Penting Kita harus menjauh terlebih dahulu. "


💧💧💧


"Minggir!"Rangga mendorong tubuh Vero, Membuat Vero sedikit memundur.


"Kemana Mona? "Teriak Rangga, "aaarrgghhh"Sambungnya Lagi.


"Sudah lah Rangga, Tak usah mencari Mona Lagi.Bahagia lah Bersama Kekasih Mu itu, Bukankah Kau akan Bahagia? "


"Diam Kau! "


Rangga pun keluar dan Mengelilingi Butik, Ia memeriksa setiap Ruangan yang ada disana. Namun tetap saja Hasilnya Sia-sia, Rangga pun mengambil Ponselnya dan Menelpon Mona. Sayangnya ternyata Ponsel Mona tertinggal Dilantai butik, Mungkin saja terjatuh Karna mereka terburu-buru.


Mengetahui itu lekas Rangga menuju Mobil dan melaju Kesembarang Arah, Ia menyusuri jalan Siapa Tahu Mona dan Nella belum Terlalu Jauh.


"Aarrgghh, **** kemana Kau?"kesal Rangga, Ia pun membanting setir Mobil melampiaskan kekesalannya. "Sejauh apa pun Kau pergi, Aku Akan tetap Menemukanmu."Gumam Rangga Sangat Yakin Jika Mona Tak Akan pergi Jauh.

__ADS_1


__ADS_2