Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab71


__ADS_3

"Tapi Mona kecewa, Pa.Pantas saja Karin selalu didekat Mona Saat Mas Dika berada dikantor, Mona gak tahu apa yang mereka lakukan saat Mona meninggalkan Mereka berdua. "Terang Mona yang menatap Ragu pada Dika.


"Please, percaya sama Aku Mon. Kamu tahu saat Kamu meninggalkan keluar, Aku pun Ikut Keluar. Aku Tak berbuat apa-apa pada Karin, bahkan Menatapnya pun Aku tak Mau. "Ujar Dika meyakinkan Mona bahwa Ia sangat berharap Mona percaya padanya. Karna memang Dika tulus Mencintai Mona, Ia juga membenci Karin.


"Percayalah! "Ujar Dika Lemah menatap Mona sendu, Ia tak memperdulikan kehadiran Hans dan Dara yang memperhatikan Sedari Tadi.


"Jika perlu, Aku akan membutikan semua. Kamu Mau apa agar Kamu Mempercayai Aku, Bahwa hubunganku dan Karin hanya sebatas mantan Istri."Tegas Dika Namun Mona hanya Diam, Ia sedang mencerna semua kata Dika dan mencari kebohongan dari Mata Dika,Setiap Kali Ia menatap Mata Dika selalu ada ketulusan yang Mona Rasakan.


"Sudah, Nak. Malam semakin Larut,lebih baik Kalian beristirahat Dahulu. Kita bicarakan Hal ini besok Saja, Kita jernihkan pikiran Masing-masing supaya Bisa mencari jalan keluarnya. Harus berpikir dengan tenang, Apalagi pernikahan Kalian Tinggal menghitung Minggu. "Ujar Hans menengahi Masalah Mereka, Pikirnya semua hanya Salah paham yang harus diselesaikan dengan baik-baik tanpa Mengeluarkan emosi.


"Tapi, Om.. "Kata Dika terdengar Ragu.


"Pulang lah,Nak.kembalilah Besok Pagi, "Ucap Dara lembut.

__ADS_1


Mau tak Mau, Pada akhirnya Dika harus Pulang.Yang dikatakan Hans benar, Mungkin saja besok keadaan Mona tenang dan Mau membedakan Kejujuran dan kebohongan antara Dika dan Karin.


"Ini semua Karna Karin, Maunya apa sekarang? "Umpat Dika, Ia begitu kesal dengan pengakuan Karin. Dika tak ingin Jika hubungannya dengan Mona harus berakhir hanya Karna perbuatan Karin.


Setelah kepulangan Dika, Mona pergi ke Kamarnya tanpa menghiraukan Hans dan Dara yang mencoba untuk Menasihatinya. Apa pun yang saat ini Mona pikirkan, intinya Ia cukup Kecewa.


Mona kecewa Bukan Karna Dika seorang Duda tapi Karna Merasa dibohongi Olehnya, Bukan apa-apa,Karin seorang sekretaris yang cukup Ia percayai ternyata Mantan istri Dika. "Pantas saja Dia selalu beralasan Jika disuruh keluar Ruangan Saat ada Mas Dika. "Batin Mona sembari mengingat saat itu.


"Hello my freind, Kenapa?"Sapa Nella sumringah.


"Nell... "Panggil Mona Lirih.


Ekspresi Nella berubah saat mendengar Suara Mona, Nella tahu jika Mona tak baik-baik saja. Nella pun Merubah Posisinya yang Dari baring ke duduk,Agar dapat mendengar Mona dengan Jelas.

__ADS_1


"Kau krnapa,Mon?Ada masalah Apa? "tanya Nella khwatir,"Biar Aku kesana sekarang! "sambung Nella lagi.


"Gak usah, Nell. Aku hanya ingin bercerita sedikit, Aku ingin meminta Pendapatmu."Ujar Mona mencoba menenangkan Nella.


"Cerita Apa? Aku siap dengerin Kau. "


"Apa Aku Tak mengganggumu? "Tanya Mona Yang takut mengganggu Nella yang Tak tahu sedang Apa.


"Cerita Aja,Mon.Aku gak lagi ngapa-ngapain. "Suruh Nella.


"tentang Mas Dika, Nell. "Lirih Mona.


"Dika.. kenapa? Dia ngapain Kau?"

__ADS_1


__ADS_2