
"Dasar perempuan Bangs*t!"Gumam Rangga Karna melihat kemesraan Geri dan Lita.
"Kau bodoh,Rangga.Bisa-bisanya mencintai perempuan Kek gitu, Munafik,Bangs*t!"Lanjut Rangga lagi
Ia terus merutuki Kebodohan yang Ia lakukan, Cinta telah membuatnya Buta sehingga tak mempercayai dan mendengarkan nasehat Vero yang terus menyakinkan Jika Lita bukan Wanita Baik. Bahkan Vero pernah Menunjukan Vidio Lita yang Menghina seorang laki-laki Karna kemiskinan,Padahal lelaki itu tak Mengusiknya,lelaki itu hanya menjajakan Makanan Ringan yang Ia jual.
Karna tak tahan lagi, Rangga pun bangkit dan menghampiri Geri dan Lita. Dengan tangan yang mengepal,Nafas yang tak beraturan Dan wajah merah padam menahan Amarah. Siapa yang tak sakit hati melihat wanita yang Ia cintai bersama orang lain, Apalagi Mengetahui jika Dirinya Hanya menjadi alat Untuk memenuhi keinginan yang belum tercapai. Ya,Hanya sebagai ATM berjalan.
Bruukk
Rangga menggebrak meja Kuat, membuat Sajian diatas meja terhambur,Tumpahan Jus mengenai Dress yang dipakai Lita Dan sebuah gelas Tejatuh membuatnya pecah berkeping-keping.
__ADS_1
"Apa-apaan ini,Hah? "Teriak Geri yang langsung bangkit Dari kursinya Dan menarik Kerah baju Rangga, Rangga tersenyum Remeh Kemudian melepas Paksa cengkraman Geri,Sedangkan Lita hanya Bisa Diam Ia agak syok karna kehadiran Rangga.
Keributan itu pun membuat pengunjung Kafe melirik Dan berbisik karna merasa terganggu,Sebagian pengunjung meninggalkan Kafe dan sebagian lagi Terus memerhatikan Rangga, Geri dan Lita tentu Karna keingin Tahuan mereka.
"Kenapa,gak senang? "Kata Rangga dengan nada remeh.
"Jangan banyak bacot!Ada urusan Apa?"bentak Geri,
"Masih Nanya? belum sadar kesalahan Kalian? "ujar Rangga,Sok paling benar.
"Gua bilang jangan bacot! "Geri melayangkan Pukulan,Rangga yang tak siap pun Harus menerima sakit pada bagian Pipinya.
__ADS_1
"Mau tahu Urusan Gue? Gue hanya Menginginkan Uang gue kembali, Uang yang telah Kalian Pakai Diacara pernikahan kalian. "Ujar Rangga Dengan Nada penuh penekanan.
Mendengar Penuturan Rangga, Para pengunjung Kafe pun mulai berbisik hal-hal jelek mengenai Geri dan Lita.
"Huh, Berapa yang lo inginkan? Berapa? "Nada Geri tak berubah, Ia semakin Emosi Sebab merasa Diremehkan. Ia sampai Lupa jika pernikahan Kemarin Adalah pernikan yang disiapkan oleh Rangga.
"500 Juta"Ucap Rangga Santai,Geri segera merogoh Cek yang berada disaku jasnya, Dan segera menulis beberapa digit Angka sesuai dengan yang diucapkan oleh Rangga. Bagi Geri itu hal yang sangat Gampang untungnya, Uang segitu tak berarti untuknya.
Setelah Menulis kan beberapa digit Angka, Geri pun memberikan Cek itu pada Rangga. Begitu pun Rangga yang segera mengambil Cek itu,
"Gue terima,Gue gak akan Ganggu hidup kalian lagi. Selamat untuk pernikahan kalian Dan tetap semangat untuk menanggung beban Wanita tak berguna seperti Dia. semoga Lo gak disakiti dan ditinggalkan untuk kedua kalinya,"Ujar Rangga sembari menepuk pundak Geri Dan melirik Lita dengan senyum Remeh. Kemudian Rangga meninggalkan Mereka.
__ADS_1
"Lumayan untuk memenuhi kebutuhanku,Ternyata Geri bodoh juga. Mana mungkin acara seperti itu mencapai 500 juta Dan Mana mungkin Gue ngebiarin Kalian bahagia, Setiap Orang yang Membuatku menderita,Nasibnya Akan sama seperti yang Ku Rasakan. "Batin Rangga terus memandang Cek yang berada ditangannya.