
Hans merogoi Celana dan bajunya,Namun Ia tak menemukan Benda yang Dicari.
"Si al Dimana Ponselku? "Umpatnya Geram Dan Memukul stir. Ia Hendak memberitahu Semua Pada Dara, Dan meminta orang untuk menjemput Mona. Ia sungguh mengkhawatirkan Putri satu-satunya itu.
💧💧💧
Lita yang telah berada Dirumah Pun berdecak Kesal Dan menghentak-hentakan Kakinya.
"Lita! "Teriak Sandra,Ia merasa terganggu Karna suara hentakan Kaki.
Lita hanya melengos pergi ke kamar,Tak menghiraukan Sandra.
"Orangtua Ngomong Bukanya Didengarin! "Teriak sandra Lagi. Lita hanya melirik sebentar dan kembali melanjutkan Langkahnya.
💧💧💧
"Arrgghh"Rangga memukul Meja dengan Keras.
Ting.
Ponsel Rangga berbunyi tanda pesan Masuk, Rangga pun menatap Layar Ponselnya.
"Mama? "Lirih Rangga.
"Apa Papa telah pulang? Tidak, Papa Pasti belum Tiba. "
[Rangga ke Rumah Mama Sekarang!]
Tanpa menunggu lama Rangga pun bergegas Bangkit,Walau merasa Ragu Namun Ia harus Pergi. Karna Ini ingin mengetahui Apa yang dimaksud Hans? Yang jelas Dia butuh penjelasan.
__ADS_1
"Mau Kemana Loe? "Tanya Vero Yang kebetulan Berpapasan.
Tanpa menjawab Rangga pun melanjutkan Langkahnya, Vero Pun megekori Rangga, Ia ingin Tahu kemana Rangga akan pergi.
💧💧💧
Hans pun tiba dirumahnya, Ia bergegas pun Masuk.
Ceklek
Brakk
Suara Pintu yang Dibuka dengan Keras.
Dara yang mendengar itu pun kaget dan menoleh, Dara bangkit dan Menghampiri Suaminya.
Begitu juga dengan Mona dan Nella, Mereka kaget dan segera Bangkit menuju Keluar. Takut terjadi apa-apa pada Dara.
"Dasar Anak Tak Tahu diuntung, bisa-bisanya Dia selingkuh dan menyakiti putri Kita! "
"Papa sudah Tahu semua? "Tanya Dara heran.
Hans yang mendengar ucapan Dara pun mengalihkan Pandangan Padanya.
"Maksud Mama, Mama juga Sudah Tahu perbuatan Rangga? "selidik Hans.
Dara mengangguk,"Sejak Kapan? "Tanya Hans Lagi.
Baru saja Dara hendak menjawab,Namun Mona telah memotong ucapanya.
__ADS_1
"Papa? "Gumam Mona, Hans pun Menoleh Pada Mona.
"Kau disini sayang? "Hans Bangkit dan langsung memeluk Mona, "Kau tidak Apa-apa? "sambung Hans lagi. Mona hanya menggeleng tanda tidak apa-apa.
"Apa Rangga menyakiti mu? "Tanya Hans Lagi, Mona tetap Diam.
"Apa Rangga menyakitimu? katakan saja! "ulang Hans Lagi.
"Iya, Om. "Jawab Nella yang Kesal melihat Mona hanya diam.
"Rangga menyakiti Mona, Hati maupun___"
"Tahu Apa Kau Tentang Aku? "Potong Rangga,"Oh ternyata Kau Telah berani mengadu! "sambung Rangga Lagi.
"C'k,Tahu apa Katamu? Aku bahkan Mengetahui semua perilaku Busuk Mu pada Mona yang dengan bangganya mengenalkan Wanita lain pada istrimu. "Ucap Nella dengan Nada meninggi.
"Jangan percaya Mereka Ma Pa,Mereka hanya ingin membuatku dibenci Kalian! "ujar Rangga.
Nella mengeluarkan ponselnya, membuka Rekaman Rangga dan Lita Saat mereka memilih dan membeli Gaun Dibutiknya.
"Sayang Yang Ini saja,Bagus dan cocok buat Aku 'Kan. "ucap Lita yang bergelaut manja dilengan Rangga.
"Iya. Pokoknya yang terbaik untuk pernikahan Kita,"Jawab Rangga.
Begitulah isi percakapan yang ada diponsel Mona.
Wajah Rangga berubah Pias Mendengar semua, Ia baru Sadar jika Nella adalah pemilik Butik Itu.
"Tega nya Kau menyakiti Hati putriku, pergi Kau! "Teriak Dara.
__ADS_1
"Putri? "Ujar Mona,Nella Dan Rangga bersamaan. Mereka sama-sama bingung, Hans Hanya Bisa diam sembari mengusap Kasar Wajahnya.
"Iya,Putri Mama. Anak Kandung Mama Dan Papa, "sambung Dara Lagi.