Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab87


__ADS_3

"Hamil?"Ujar Geri Tak percya.


"Lita memang sedang Mengandung Anak mu!"Rangga yang memang sudah berencana Menolong Lita pun rela Menghampiri Geri.


"Kau.."


"Tak perlu Banyak Bicara,Aku ke sini Hanya ingin memberi Tahu mu tentang keadaan Lita.Saat ini Ia sedang dirawat,Ia Hingga Ia Rela memberimu Jabatan tinggi Di kantorku,Apalagi itu Tanpa Pengetahuanku."Geri mencoba Untuk tenang Padahal Dirinya Cukup Cemas.


"Ya,Memang Dia Telah membantuku tapi itu hanya sekedar Membalas semua yang telah ku berikan Padanya.Ia sebenarnya ingin memberi tahu semua padamu,Tapi Aku melarangnya Takut Kau akan salah Paham."Rangga mencoba menjelaska,Meski harus berbohong.


"Untuk Kali ini saja Aku membantu Lita, Setelah ini Aku tak akan Lagi menemuinya.Tak peduli dengan kondisi dirinya sendiri Maupun Janin yang Ia Kandung,Toh ayahnya saja Tak memperdulikan."Ujar Rangga untuk terakhir Kali sebelum Ia benar-benar pergi.


"Menurutmu bagaimana?"Tanya Geri pada si Resepsionis.

__ADS_1


"Kalo menurut Saya,Pak lebih baik Kembali pada Bu Lita.Saya yakin yang Dibilang Pak Rangga Barusan benar,Semua hanya salah Paham."Ujar Resepsionis Itu dengan sedikit Lirih,Ia sebagai Wanita Pun ikut merasakan betapa Sakitnya Lita.


"Bagaimana bisa Kau begitu percaya Pada omongan Rangga?"


"Saya Melihat Kejujuran dari Netra Pak Rangga."Kata Resepsionis,Lalu pamit undur Diri melanjutkan pekerjaannya.


Tanpa berkata-kata,Geri segera menuju Rungnnya.Menelpon seseorang untuk mencari kebenaran dan Melihat Kondisi Lita,Geri ingin membuktikan Kebenaran.


💧💧💧


"Aku gak pernah nyangka Bisa sejauh ini,Mas."Mona dan Dika kini Mengobrol berdua Sembari mengelilingi Rumah Mona.


"Semua Bisa terjadi,karna Kita berusaha untuk tetap bersama."

__ADS_1


"Ya,Kau benar.Tapi perjuanganmu Lah yang lebih Besar,Kau terus menyakinkan Ku.Makasih Karna telah mencintaiku,Mas Aku sangat berharap Kau Orang Terakhir yang menikahi ku."


Dika Menghentikan Langkah,Membalikan Tubuh Mona hingga mereka Berhadapan,Dika juga Menatap Kedua Netra Mona dengan Dalam.


"Jangan pernah Kau Sama 'Kan Aku dengan Mantan suamimu,Aku sangat berbeda Dengan dirinya.Hanya orang Bodoh seperti Rangga yang menyia-nyiakan Wanita sehebat dan seunik Kamu,Mon."Mona agak Bergidik melihat Mimik Dika yang serius,Jelas Dika tak terima di samakan Dengan Rangga.


"Aku Ya Aku,Rangga Ya Rangga."Lanjut Dika.


Dika menmbuang Nafas Kasar Lalu memeluk erat Mona,Ia Takut cara bicaranya Menyakiti Hati Mona.


"Aku Janji Tak Akan Menyakitimu."Ucap Dika sembari mengecup Kepala Mona yang Masih dalam dekapannya.


'Ya Dika Benar,Aku Sangat bodoh Bahkan Lebih Dari Bodoh.Telah menyakiti Wanita Yang ternyata Sangat Aku Cintai,Benci itu Hanya Rasa Gengsi Untuk mengakui Rasa Cinta.Kalian Pasangan Yang sangat serasi,Semoga Kalian selalu Bahagia.'Batin Rangga.

__ADS_1


Entah Sejak Kapan dan Menaiki Apa,Rangga telah berada Dihalaman Rumah Mona melihat Dika dan Mona bahkan walau Pun jarak mereka Cukup Jauh Namun Rangga Masih Bisa mendengar percakapan Mereka.


"Jika sangat Membenci Bisa Membuat Cinta,Maka sangat Mencintai pun Bisa menjadi Benci.Aku turut Prihatin,Namun Aku pun tak bisa membantu,Semua Telah menjadi Takdir."Ujar Vero.


__ADS_2