
"Sumpah, Mon. Ku Rasa Si Rangga Udah stres, "ucap Nella yang merasa Lega dapat kabur dari Rangga.
"Heran?Bisa-bisanya Kau dapat suami kayak gitu! "Sambungnya lagi.Mona hanya diam tak menghiraukan ocehan Nella
Mona dan Nella kini telah berada DiRumah, Mereka memutuskan untuk Pulang. Toh, Rangga pun Tak mengetahui Rumah Nella.
"Gimana keadaan Mas Vero, Nel. Coba Kau telepon! "Ujar Mona yang mengkhawatirkan Vero,Ada Rasa bersalah sudah pergi meninggalkannya dengan Rangga.
Dengan segera,Nella pun merogoh Ponselnya dan menghubungi Nomor Vero.
"Kalian Baik-Baik saja? "Tanya Vero, Saat Telepon telah terhubung.
"Ya, Bagaimana dengan mu Mas. Apa Si brengsek itu melukaimu? "Tanya Nella Balik.
"Aku Tak Apa, Sudah Lah Kalian Tenang saja. "
"Hemm,"jawab Nella.
"Sudah Kalian istirahat saja, Hati-hati bisa saja Rangga mengetahui keberadaan kalian. "
"Iya Mas"
Setelah memastikan Vero baik-baik saja, Nella memutuskan Panggilan telpon.
"Yok, Mon. Kita istirahat! "Ajak Nella, Mona yang sedari tadi melamun pun mengikuti langkah Nella.
Sedangkan Vero yang Masih berada dibutik Milik Nella pun mengumpulkan semua Karyawan Yang bekerja Disana, Setelah semua Berkumpul Ia pun Mulai Bicara.
"Kalian Lihat Laki-Laki Tadi? "Tanya Vero Menatap semua karyawan berganti, Semua Karyawan pun mengangguk sebagai jawaban.
"Bagus! Ingat Jika Lelaki itu kembali dan menanyakan Alamat Rumah Nella Bilang saja Tidak Tahu Atau Berikan saja Alamat Palsu,Jika Kalian memberitahu Maka siap-siap Pergi dari Butik ini. Mengerti! "Para Karyawan Pun mengangguk dan Meng-iyakan.
Setelah memberitahu itu,Vero pun Pergi meninggalkan Butik. Tentu saja setelah menyuruh Asisten Nella untuk mengontrol Butik.
💧💧💧
Drrtt
Drrtt
Drrtt
"Halo,Lita."sapa Geri diseberang Sana.
Ya, Geri tengah Menelpon Lita. Tentu dan tentu untuk melakukan Rencana yang Telah disiapkan Lita untuk Mona.
"Ada Apa Ger? "
__ADS_1
"Bisakah Kita bertemu? "Ucap Geri Langsung.
"Hemm kenapa? "Jawab Lita, Ada Rasa Ragu dihatinya apalagi Kini Ia masih berada di Ruangan Rangga.
"Sebentar saja, Ada yang ingin Aku bicarakan tentang Mama mu! "Ucap Vero yang mengalaskan Mama Lita.
"Mama? Kenapa Dia? "Tanya Lita heran.
"Kita bertemu Maka Kau Akan Tahu! "Ujar Geri Lalu mematikan Telepon secara sepihak.
Lita masih Bingung dengan Apa yang akan Geri Bicarakan? Apa lagi Itu menyangkut Mamanya.
"Apa yang Akan Ia bicarakan? "Monolog Lita.
Ting!
Satu pesan Masuk.
[Pukul 14.30. Di Kafe C]isi pesan Dari Geri.
"Ya Aku Harus Kesana! "Monolognya Lagi.
Sedangkan Geri Tersenyum penuh kemenangan, setelah membaca Balasan Pesan Dari Lita.
"Ah Sebentar Lagi, Kau akan menjadi Milikku! "Gumam Geri.
💧💧💧
Pintu Ruangan terbuka, Nampak Lah Rangga Yang tengah Melangkah Masuk.
Melihat Itu, Lita pun mendekat dan Mulai merangkul Lengan Rangga.
"Sayang Dari mana Kau, Aku Lama menunggu? "Tanya Lita dengan Nada Manja.
"Urusan Penting. "Jawab Rangga Acuh.
"Hemm Apa Kau menyembunyikan sesuatu dariku? "Tanya Lita sebab Ia merasa Bahwa Rangga mentembunyikan sesuatu darinya.
Rangga menggeleng, Ia menatap Dalam Wanita yang telah Ia Kenal sejak satu tahun lebih Lamanya.
"Tak Ada yang Ku sembunyikan, Kau tenang saja. "Lita pun mengangguk percaya, Toh Rangga sangat mencintainya.
"Sayang Aku Tak bisa Lama-lama, Mama Butuh Bantuanku! "Ucap Lita.
"Baik Lah, Hati-hati! Kau hubungi Aku saja Jika Ada sesuatu! "pesan Rangga sebelum Lita benar-benar Pergi.
"Iya, Bye. "
__ADS_1
Lita pun melangkah menuju Parkir dan melaju pergi.Tujuannya Kini adalah Kafe C,Ia penasaran dengan Ucapan Geri.
💧💧💧
"Gimana Pa,semuanya Lancar?"Tanya Dara Pada Hans Yang baru saja selesai Meeting dengan Klien dari perusahaan Ternama.
"Alhamdulillah Ma, Semua Lancar. "Jawab Hans.
"Papa memang terbaik, "Puji Dara. Membuat Hans Tertawa kecil, Dan Merangkul pinggang Dara.
"Mama Bisa Saja, "
"Ih Lepas Pa!"Dara pun melepas Paksa Rangkulan Hans, Tak pantas Rasanya Dilakukan Dikantor.
"Pa, Kenapa Akhir-akhir Ini Mama selalu kepikiran Mona Lagi? "Tanya Dara yang kini telah duduk disofa ruangan Hans.
"Mungkin Mama Kengen,Jangan berpikir yang Aneh-Aneh! "
"Tapi perasaan Mama Gak enak Pa, "
"Sudah Lah, Ma. Mama 'Kan Tahu Jika Mona berada dengan Rangga, Pasti Rangga memberi Kabar Jika terjadi Apa-apa!"
"Iya. Hem bagaimana kalau Kita menginap Lagi, Pa?"
"Gak,Ma.Kita sudah Kesana Beberapa minggu Yang Lalu Bahkan Sangat Lama, Biarkan Mereka berdua."
"Tapi Pa__"
"Ma"Lirih Hans, Membuat Dara Bungkam seketika.
💧💧💧
Lita telah Sampai Dikafe,Ia gegas mencari Geri karna Sudah Tak sabar mendengar Apa yang akan disampaikan.Disepanjang perjalanan,Lita terus memikirkan Itu.
"Ger ada apa? "Tanya Lita spontan ketika telah menemukan Geri.
"Tenangkan dirimu Dahulu,Minumlah Aku telah memesankan Jus Kesukaanmu! "Lita pun menuruti Geri, dan segera Meminum jus itu.
Geri tersenyum saat Lita meneguk Jus Itu hampir Habis, "Sedikit Lagi,"Batinnya.
💧💧💧
"Nell, Aku ingin bertemu Mama dan Papa. Bisa Kah Kau menemaniku?"Ucap Mona tiba-tiba.
Setelah Bepikir Selama kurang lebih Dua Jam, Akhirnya Mona Memutuskan untuk menemui Dara dan Hans. Ia Tak Mau membuat Mereka semakin Kecewa karna Harapan Mereka, Dara dan Hans Harus segera mengetahui semua.
"Kau Yakin? "Tanya Nella Balik, Seakan Tak percaya Akan keputusan Mona.
__ADS_1
Mona mengangguk, "Lebih cepat Lebih Baik, Mereka Juga berhak mengetahui semua. Aku Takut semakin Lama mereka mengetahui semakin besar Pula kekecewaan Mereka, "Jelas Mona.
"Baik Lah,Aku ikut bersamamu! "