Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab55


__ADS_3

"Gimana Amankan? "Ucap Dika pada Mona Saat Mereka telah Keluar dari Rumah hantu itu.


Mona mengangguk, "Kau tenang saja, Selagi Bersamaku Kau tak akan kenapa-kenapa. Aku jamin, "sambung Dika lagi dengan tingkat percaya Diri yang sangat tinggi.


"Wow pemandangan yang Bagus sekali,Seorang Istri yang sedang bahagia Diatas penderitaan Suami.Suami nya sedang terpuruk,Eh Dia malah Asik selingkuh.Emang Gua yakin semua ini rencana Lo, Membuat Nama Rangga menjadi Kotor Sehingga Lo bisa menikmati Harta orangtua Rangga."Ujar Karin.


"Karin? "Lirih Dika.


"Dika? "Lirih Karin kemudian saat menatap Lelaki yang berdiri disisi Mona.


"Mon, Ayo pergi! "Ajak Dika sembari menggenggam Tangan Mona.


"Dika.. "Panggil Karin Saat Dika dan Mona mulai melangkah.


Karin Diam mematung,Melihat kepergian Mereka. Seuntai kenangan terlintas Didalam benaknya, Kenangan yang selama ini Ia kubur dalam-dalam.


"Maafin Gue... "Gumam Karin tanpa mengalihkan pandangan.


💧💧💧


"Mas, Kenal Sama Karin? "tanya Mona ketika mereka telah Jauh Dari Karin.

__ADS_1


Dika menegang Mendengar pertanyaan Dari Mona, Haruskah Ia jujur padanya.


"Nanti Kau Bakal tahu sendiri. "Ujar Dika Langsung.


"Tapi Aku penasaran,Mas.Apa mungkin Karin Kekasihmu? Katakan Mas,Aku tak ingin Menyakiti orang lain. "Mohon Mona untuk Dika bercerita.


"Bukan Apa-apa,Lagian itu Hal yang tak penting. "jawab Dika lagi. Mona terus berusaha ingin mengetahui Namun Dika terus saja beralasan, Sampai akhirnya Mona lagi lagi menyerah.


Mereka pun berkeliling lagi, mencoba permainan dan makanan yang bermacam-macam. Setelah puas Dan waktu menunjukan Pukul 10 Malam Mereka pun pulang.


💧💧💧


"Pagi, Buk. "Sapa seorang Karyawan saat Mona memasuki kantor.


"pagi, Buk. "Sapa seseorang lagi Yang dijawab Sama dengan Mona.


Langkah Mona terhenti Didepan pintu,Saat melihat Sosok yang berada Didalam Ruangannya.


"Pagi, Sayang."Ujar Rangga sembari tersenyum Smirk.


"Akhirnya,Kau datang."Lanjut Rangga Lagi.

__ADS_1


Badan Mona menegang,Entah mengapa Tubuhnya menjadi Kaku.


Rangga Bangkit dan Mulai melangkah mendekati Mona, Menyadari Itu Mona Bergegas Membalikan Badan untuk menghindar dari Rangga.Namun Sayangnya sebelum Mona keluar, Rangga telah lebih dahulu Menariknya Lalu menutup pintu dan menguncinya.


"Mau Kemana Kau? Kau harus tanggung jawab atas semua ini! "


"Tanggung Jawab? seharusnya Kau yang sadar,Jika Kau bukan siapa-siapa Disini. "Jawab Mona tegas meski Ia sedikit takut, Karna Saat ini Ia berada diruangan ini Hanya bersama Rangga. Mona takut Jika Rangga berusaha mencelakainya.


"Semua ini salahmu, Jika saja Kau Tak Ditemukan Mungkin sampai saat ini Aku tetap menjadi Anak tunggal Keluarga Hans. "


"Dasar lelaki brengsek,Sadar diri manusia Gi la kau hanya dititipkan Nenekku bukan berarti Kau memiliki segalanya dan Dengan Seenaknya berbuat Kasar padaku. "Jawab Mona dengan menunjuk tepat Diwajah Rangga.


Rangga tersenyum,Ia melangkah mendekati Mona sehingga mengunci pergerakan Mona.


"Apa yang Ingin Kau lakukan? "Ujar Mona panik ketika Rangga mengelus Rambutnya.


"Menurutmu?"Balas Rangga.


"Aku Hanya ingin meminta Hak ku sebagai suamimu, Sayang. Dengan begitu,Aku akan tetap menjadi Bagian dari keluarga Hans. "Ujar Rangga dengan suara berat dan sembari mengelus Pipi Mona.


"Lepaskan Aku! "Berontak Mona dengan berusaha mendorong Tubuh Besar Rangga.

__ADS_1


"Kau Tak akan Bisa lari Dariku. "Ujar Rangga dengan Merapatkan Tubuhnya dengan Mona.


__ADS_2