
"Tentang Mas Dika,Nell."
"Dika Kenapa? Dia ngapain Kamu?Dia nyakitin Kamu?jawab Mon! "Tanya Nella memberi Pertanyaan beruntun,Tentu Nella merasa sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya yang baru saja mendapatkan Cinta setelah Rangga.
"Ternyata Mas Dika itu Mantan Suaminya Karin,Nell."Jawab Mona dengan Menahan Air matanya.
Nella menghela nafas Lega, Ia pikir Dika memnyakiti Mona dengan kembali pada Karin. Dan yang sebenarnya Nella sudah mengetahui tentang itu, Vero lah yang bercerita Pada Nella. Mereka sengaja menyembunyikan dari Mona,Agar tak menjadikan itu bahan pembahasan yang Mungkin bisa menumbuhkan benih-benih cinta Pada Karin Lagi.
" Memangnya kenapa Kalo Dia mantan Karin?Kau tak suka pada orang yang pernah berumah tangga? "Tanya Nella santai,Tak menjadikan itu masalah.
"Kenapa Kau tak terkejut? Kau sudah Tahu semua? "selidik Mona, Ekspresinya pun mulai curiga.
"Ya,Aku sudah Tahu Tentang itu.Lagi pula itu tak penting, Mon. Mau Mantannya Karin lah, Mantan siapa pun,itu hanya Masa lalu."
"Tapi, Nell. Mereka selalu bertemu, "
"Emang Kalo ketemu bisa memungkinkan Mereka kembali Rujuk, Nggak 'kan. Contohnya saja Kau dan Rangga, Kalian sering bertemu,Apa kalian ingin kembali rujuk? "Ketus Nella.
Mona pun membenarkan Ucapan Nella, Sama seperti Dirinya Dan Rangga yang sering bertemu Namun Niatan untuk kembali bersama tak ada sedikit pun.Tapi tetap saja pikiran Buruk tentang Dika dan Karin membayang Dibenak Mona.
"Tetap saja,Nell."
__ADS_1
"Mon, Kau harus percaya pada Dirimu sendiri, Ikuti apa Kata hatimu,Mon. Ingat! jangan terlalu cepat Memutuskan Hubungan, Buktikan Dulu semua keraguanmu!jangan Sampai Kau menyesal nantinya."Ujar Nella, Ia sangat berharap jika Mona bisa mempercayai Dika karna Nella sangat percaya Jika Dika tak akan kembali pada Karin.
Mona yang mendengar itu pun Berpikir kedua kalinya, Nella benar Ia Harus membuktikan Cinta Dika.Tanpa mengucapkan satu Kata pun, Mona langsung memutuskan sambungan telepon Membuat Nella kesal padanya, sebab Nella baru saja ingin berbicara lagi.
"Ayo, Mon. yakinkan hatimu! "Monolog Mona sebelum membersihkan diri dan Tertidur berharap Keadaan besok lebih tenang.
💧💧💧
Bruuk
Bruuk
Bruuk
"Mas, Kau Mabuk? "Tanya Lita ambigu.
Geri tertawa sembari Menatap Sinis Lita,"Kau memang Bodoh! "Ujar Geri dengan gerakan Khas orang Mabuk.
Geri berjalan Masuk melewati Lita, Lita yang melihat Geri kesusahan mencari jalan pun membantu Geri dengan membopong Tubuh Geri.
Geri kembali tertawa dan melepas Pegangan Tangan Lita.
__ADS_1
"Tak Usah sok perhatian!Aku jijik Dengan sikapmu. "Ujar Geri Sembari terus tertawa.
"Maksudmu Apa, Mas? "Tanya Lita yang tak mengerti Dengan perkataan ngelantur Geri.
"Tak usah berpura-pura Bodoh, Kau pikir Aku tak Tahu tentangmu yang membantu Rangga. "Geri berucap dengan Ketus dan tatapan Tajam, Geri tak menyadari perkataannya semua Kata-katanya terucap begitu saja.
"Gak, Itu tak benar.Geri sedang Mabuk, Semua perkataan yang Ia ucapkan hanya lanturan orang Mabuk. "Batin Lita.
"Kenapa Kau Diam? Aku benar 'Kan,"Geri melangkah mendekati Lita, memgang Dagu Lita Namun Masih dengan tatapan Tajam dan tersenyum Sinis.
Lita tak menjawab Pertanyaan Geri, Ia berpikir jika ucapan Geri saat ini hanya igauan Orang Mabuk.
Lita pun kembali, membopong Tubuh Geri. Namun Naas, Bukannya menurut, Geri malah Risih dan refleks mendorong Lita Dengan cukup Kuat.
"Awwwss"Ringis Lita,Ia pun menatap Geri dengan sendu.
Geri yang melihat Lita hanya tersenyum dan berjalan menuju Kamarnya,Baru beberapa langkah Geri tak mampu menahan Tubuhnya, Ia kehilangan kesadaran dan Jatuh pingsan.
Lita pun bangkit dan menolong Geri dengan Panik, Meski Geri memperlakukan Dirinya seperti tadi Namun Lita beranggapan itu Dilakukan Geri diluar kesadaran.
Karna tak mampu membopong tubuh kekar Geri, Lita meminta bantuan Satpam dan Sopir Geri.
__ADS_1