
"Nella nya Ada? "Tanya Vero pada Karyawan Butik Milik Nella.
"Ada Pak,Apa perlu saya panggilkan?"Tanya si Karyawan Sopan Pada Vero.
"Tak Perlu, Biar Saya Langsung Ke Ruangannya! "Tolak Vero, Karyawan itu pun mengangguk Karna Ia telah begitu mengenal Vero. Tentu Karna Vero telah sering Pergi Ke Butik Tempat Ia bekerja, Butik Nella.
Vero pun Melangkah Menuju Ruangan Nella, Sudah Lama Rasanya Ia tak mengganggu Wanita Itu. Ia merasa Rindu melihat Wajah Gemas Nella yang tak Lama ini menjadi Candunya.
Tok
Tok
Tok
"Masuk! "Teriak Nella Dari Dalam Ruangan.Ia pun Masih Sibuk dengan Beberapa Rancangan Gaun yang dipesan Oleh kliannya.
Ceklek,
Karna Telah disuruh Masuk,Akhirnya Vero pun membuka Pintu dan Melangkah Duduk Dihadapan Nella. Tetap Diam Menatap Gerak-Gerik Nella, Ia sengaja Tak Berbicara.
"Ada Perlu Apa? "Tanya Nella Tanpa Melirik Lawan Vicaranya, Yang Ada dipikirannya Orang yang kini dihadapannya Adalah Karyawan.
Karna Tak Ada jawaban Dari Sang Lawan bicara,Nella pun mendongak dan melihat Vero Duduk Anteng dengan senyum terlukis diwajah Memerhatikan Dirinya.
"Kau,Mau Apa? "Ketus Nella.
"Seperti Biasa, Apa Kau Lupa? "Goda Vero dengan Menaikan Alisnya.
"Aku sedang Sibuk, Lebih Baik Kau pergi saja! "Usir Nella Lagi.
__ADS_1
"Ayo Lah Nell, Apakah Ini pertama Kalinya Aku Datang kesini? "Tanya Vero Balik sembari bangkit dan duduk disofa.
"Aku Akan tetap disini dan Kau Lakukan lah Pekerjaanmu!"Ujar Vero santai, Membuat Nella menghela Nafas Kasar. Sebab Ia Tahu Maksud Vero, Tanpa menjawab Vero Lagi Nella pun kembali Fokus pada Pekerjaanya.
Sedangkan Didepan Butik, Rangga Masih Didalam Mobilnya. Ya,Tadinya Rangga Ingin Ke Ruangan Vero dan Menanyakan Keberadaan Mona Kembali. Namun saat Ia baru Sampai Di depan Ruangan Vero, Ia melihat Vero Keluar Kantor.
Bergegas Rangga Pun mengikuti Vero, Karna Ia Yakin Vero Akan ke tempat Mona. Hingga sampai Lah Vero Di Butik Ini, Ia tetap Menunggu Kehadiran Vero.
"Butik? Untuk Apa Dia Kesini? "Tanya Rangga Pada dirinya sendiri.
"Apa jangan-jangan Dia Mau membeli Gaun? Ah tidak Mungkin, Untuk Apa Ia membeli Gaun Ia 'Kan Jomblo. Atau Mona? Tidak Tidak Mungkin, "Gumam Rangga yang memikirkan Alasan Vero Ke Butik Itu. Ia pun Berpikir Jika Vero Dan Mona Yang membeli Gaun Itu, Secara Rangga tahu Vero menginginkan Mona.
💧💧💧
"Ah Capek Nya, "Lirih Mona.
"Istirahat Dulu Mbak, "Ujar seseorang yang berada Disebelah Mona. Yang sama -sama Sedang Menjahit.
"Astaga! Sejak Kapan Kau Ada disini, Mas?"Tanya Mona Yang Kaget Melihat Kehadiran Vero.
"Biasa Mon. "Jawab Vero.
"Hmm Aku mengerti,Saran Ku Mas Kau Harus cepat membuat Ikatan Padanya Sebelum Diambil Orang. "Ucao Mona Sembari Melirik Nella, Sedangkan Yang Dilirik terlihat Kesal Walau Mona Tahu Nella Pasti Berbunga.
"Kau Tenang Saja Mon, Dengan Segera Aku Akan Melakukannya. Namun Kau Tahu sendiri 'kan, Aku belum dapat Lampu Hijau dari sahabat mu itu."
"Itu sangat Mudah Mas, Serahkan Padaku! "Mona mendekati Nella dan duduk dihadapannya.
"Mon! "Kesal Nella yang Merasa tersudutkan.
__ADS_1
Mona Tertawa karena Melihat Rona Merah Dipipi Nella, Vero pun Ikut Tertawa Karena Itu.
💧💧💧
Rangga Yang Merasa Geram karena Lama Menunggu, Akirnya Ia memutuskan Untuk keluar dan Masuk Menuju Butik itu.Ia sudah Sangat Curiga dengan Vero yang begitu Lama Berada Didalam.
"Maaf Mbak Tahu dengan Lelaki Ini? "Tanya Rangga pada Karyawan yang sama Dengan Vero tadi.
"Oh Tahu, Mas. "
"Dimana Dia? Saya ingin bertemu, Dia itu teman saya Ia bilang Ingin Bertemu disini."Ujar Rangga sengaja berbohong.
"Baik Pak, Mari Saya Antar. "
Rangga pun mengikuti Langkah Karyawan Tersebut, Hingga sampai Disebuah Ruangan.
Tok
Tok
Ceklek!
"Permisi Buk, Ada Yang Ingin Bertemu."Ujar Karyawan itu membuat Mereka yang ada didalam Heran.
"Siapa? "Tanya Nella.
"Saya"Sela Rangga dan menampakan Diri Dihadapan Mereka.
"Mas Rangga, "Lirih Mona.
__ADS_1
"Rangga "Gumam Vero.