
"Rangga... "Ujar Lita Lemah dengan tubuh bergetar.
Lita Kini telah terduduk Lemas Dilantai Kamar, dengan Baju yang tak Karuan dan beberapa Lebam Ditubuhnya.
"Kau kenapa, lit? "Rangga segera menghampiri Lita yang kelihatan sangat memprihatinkan.
Setelah Rangga memposisikan tubuhnya sama dengan Lita, Lita pun langsung Menangis sejadi-jadinya dalam pelukan Rangga.
"Antarkan Aku pulang, ngga! "Ujarnya disela-sela Tangisan.
"Beritahu Aku! Kau kenapa?Mana Geri? Kenapa Kau seperti Ini? "Ujar Rangga Dengan Nada yang Mulai tinggi,Geram Karna Lita tak menjawab pertanyaan Awalnya.
"Geri Men mencampakkanku dan menceraikanku setelah menggauli ku dengan Ka kasar,Hikks "Lita menjelaskan dengan sesegukan.
"Apa!"Rangga terkejut mendengar Penjelasan Dari Lita, Tak pernah menyangka Jika Geri melakukan itu Pada Lita. Bukankah Geri sangat mencintai Lita? Lalu mengapa Dia melepaskan Lita begitu saja? Bahkan dengan Cara yang Begitu Tak Pantas.
flashback
"Sayang.."Ucap Lita sumringah Pada Geri Yang tiba-tiba Masuk Ke dalam Kamar.Pada Saat itu, Lita baru saja Selesai Mandi.
Tanpa Basa-basi Geri Langsung mendorong tubuh Lita Kemudian Terjadilah Hal yang dilakukan suami istri, Awalnya Lita merasa Bahagia Karna Akhir-akhir ini Geri tak menyentuhnya Sama sekali.Namun,Lita Mulai Kesakitan Saat Geri bermain dengan Kasar Dan Mulai Memukuli Tubuhnya.
__ADS_1
Lita terus berteriak Memohon Geri untuk mengehentikan permainannya, Namun semua teriakan Lita Tak Digubris oleh Geri.
Hingga Beberapa Saat, Geri telah mendapatkan puncaknya dan menghentikan Permainan. Memakai kembali Busananya,Melirik Lita yang Masih sesegukan,dengan santai tapi Sinis Geri berkata:
"Mulai Saat Ini,Detik Ini, Kau bukan Lagi Istriku! Aku menalak Mu! "Ujar Geri Tegas.
Air Mata yang telah Keluar pun Bertambah semakin Deras,Bagaimana Tidak Ia begitu sakit Hati. Mengapa Harus Melakukan Hubungan itu terlebih Dahulu?Harusnya Langsung saja Kata Talak terucap,Agar Tak begitu Sakit.
Flasback off
Geri terus Tersenyum Sinis mengenang semua itu, Sakit Hatinya Telah Terbalas.Ia pun Tak segan-segan Untuk Memecat Rangga Dari Kantornya esok Hari.
💧💧💧
Rangga menemukan Sebuah Amplop Cokelat Diatas Meja Kerjanya,Diraih dan Dibuka Oleh Rangga,Ia pun membaca dengan Teliti.
Tok
Tok
Tok
__ADS_1
Pintu Ruangan Rangga Terbuka Dan melihatkan seorang Wanita.
"Permisi, Pak. Pak Geri memanggil Anda Ke Ruangannya, "
"Geri? Dia Disini, Dia Tahu Aku disini. Bagaimana Bisa? Lita Bilang Geri Tak Tahu Aku bekerja Di Kantornya. "Batin Rangga.
"Baiklah. "
Rangga Bangkit Dan Menuju Ruangan Geri,Ada Rasa Was Disepanjang Jalan,Ada juga Rasa penasaran tentang Yang Geri Lakukan Pada Lita.
Tanpa mengetuk pintu Rangga langsung Masuk, Dan langsung Disambut dengan senyum Devil Geri.
"Duduklah!"Perintah Geri.
"Katakan Apa Maumu! "
"Tanpa Basa-basi, Kau pasti sudah Tahu Maksud Ku memanggilmu kemari! "
"Yah Aku Tahu, Permisi. "Pamit Rangga yang tak Mau berlama-lama Bersama Geri.
"Aku Kembali 'Kan Kekasihmu, Ambil lah Aku Sudah Tak Butuh!"Kata Geri dengan Senyuman Sinis yang tetap melukis dibibirnya.
__ADS_1
Mendengar Itu, Rangga Langsung Naik pita kemudian Membalikan badannya kembali menghadap Geri.
"Bangsat! "Satu Kata itu lah yang keluar dari Mulut Rangga,sebelum meninggalkan Ruangan Geri bahkan Kantor Geri.