Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab85


__ADS_3

"Bagaimana, Ngga. Apa Kau sudah bertemu Geri? "


Rangga yang baru saja tiba pun membuang Nafas Kasar, Ia sudah Berkeliling mengunjungi tempat-tempat yang biasa Geri kunjungi Namun tetap tak Menemukannya.


"Belum, Buk. "Jawab Rangga Lirih.


Kruuk


Kruuk


Rangga Memegangi perutnya.


"Kau Belum Makan? "Rangga Menggeleng.Karna terlalu Memperdulikan Lita, Ia sampai lupa pada Diri sendiri.


Wanda Keluar Ruangan Rawat Lita Untuk Membelikan Rangga Makanan, Sekaligus Untuk dirinya Sendiri.Sama seperti Rangga, Wanda pun sibuk Memikirkan Lita.


Rangga Menatap Lita yang Masih Terbaring Lemas diatas brankar,Ia Tak Bangun-bangun Bukan Karna Koma Namun Karna efek Obat Yang Digunakan oleh Dokter. Wanda Yang Meminta itu, Karna Takut Lita mengamuk Lagi.


💧💧💧


"Aku Pamit Pulang, Jangan Lupa untuk Besok! "Ujar Dika Yang Kini Telah berada Didepan Gerbang Rumah Mona.

__ADS_1


Mona agak terlihat Kecewa,setelah sekian Lama bertemu Dika Hanya Bersamanya Sebentar.


"Apa Kau tak Mau bertemu dengan Mama Papa dulu, Mas? "


Terukir senyum Tipis diujung Bibir Dika, "Besok Pagi Aku akam bertemu dengan Mereka, Maaf Karna Tak bisa berlama-lama Aku ingin mempersiapkan Semua. "Jawab Dika. "Aku Janji setelah Ini tak akan Lama-lama meninggalkanmu! "Lanjutnya.


Dengan Berat Hati,Mona pun Mengiyakan ucapan Dika.


Ting


Satu pesan Masuk di ponsel Mona tak Lama dari kepergian Dika.


[Tak usah cemberut Cantik,Tunggu esok Hari Aku Pasti memberikan yang terbaik untukmu. Love you❤]


Dan sudah tentu menjadi Hal yang sangat dinanti oleh Mona, Hidup bersama Orang yang Ia cintai.


"Semoga kali ini Menjadi yang terakhir Kalinya."Batin Mona.


💧💧💧


"Ayo, ngga Dimakan!"Wanda Memberikan Satu Bungkus Nasi Pada Rangga Yang diterima senang Hati oleh Rangga.

__ADS_1


"Tan, Apa sebaiknya Lita Kita Bawa ke Psikiater Saja? "Usul Rangga.


"Tante Maunya Begitu,ngga.Tapi Papa Lita Tak Mengizinkan,"


Rangga bingung Dengan ucapan Wanda,Bagaimana Bisa sang Ayah Tak Mengizinkan Anaknya untuk sembuh.Jelas-jelas Saat ini Lita butuh penanganan sebelum Menjadi begitu Parah.


"Kenapa? "


"Entahlah, Tante kurang Tahu. Saat ini Tante sedang Menunggu Papanya Lita,"


"Ngga,sekali Lagi Tante berterimakasih Pada Kau.Kau Masih Saja Membantu Tante,Masih memperdulikan Lita padahal Tante dan om telah Jahat Padamu,memaksa Lita menikah dengan Geri Di hari Pernikahanmu."Ujar Wanda.


"Kini Tante menyesal telah Memaksa Lita Menikah dengan Geri."Lanjut Wanda menyesali semua Perbuatannya.


"Sudahlah,Tan.Itu semua telah berlalu,Yang terpenting saat ini Bagaimana Lita bisa kembali Seperti dulu. Kita harus Memikirkan kondisi Lita, Tan. "


"Kau sungguh Baik, ngga. Tante berharap Kau bisa bersama Lita Lagi, Membahagiakan Lita Selamanya,Tante Yakin Kau masih mencintainya. "


Rangga seakan Menjadi Patung setelah mendengar ucapan Wanda,Tiba-tiba saja bayangan Mona Terlintas Dibenaknya.


"Ngga, Kau Mau 'kan menerima Lita kembali? "Ucapan Wanda menyadarkan Rangga dari Lamunanya.

__ADS_1


Rangga segera Membereskan Nasi yang Baru dimakan setengah itu, Ucapan Wanda seakan Membuat Nafsu Makannya hilang.Setelah meneguk Air, Rangga menatap Kosong Pada Lita.


"Kenapa Kau menghentikan Makanmu? Apa ucapan Tante Salah? Tidak 'Kan Kau Masih mencintai Lita Iya 'kan? "Wanda terus menyakinkan Rangga untuk menerima Lita kembali.


__ADS_2