Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas
Bab77


__ADS_3

"Rangga? Buat Apa Kau kesini?"Tanya Hans Lagi, lebih lantang dari sebelumnya.


Semua orang didalam Rumah Menjadi Bertambah Diam, Suasana pun menjadi semakin hening.Seperti Biasa, Rangga tak menjawab pertanyaan Hans dan pergi berlalu begitu saja.


"Memang Anak Tak tahu sopan santun, Bukannya dijawab Malah nyelonong pergi begitu saja. Menyesal Aku pernah merawatnya,Sungguh tak berguna menghidupi orang sepertinya. "Gerutu Hans Yang tentu Masih dapat didengar oleh Rangga.


Rangga yang mendengar itu tak menghiraukan Sama sekali, Bak angin Lalu Kata-kata Hans tak mengganggu perasaannya.


"Kenapa Dia kesini,Mon?Apa Kau yang Memintanya? Apa Kau mau Bersamanya Lagi? Hanya gara-gara kesalah pahaman pada Dika Kau Mau kembali kepadanya!"


"Gak, Pa. Mona mana Mau kembali Padanya!Dia hanya mengembalikan gelang yang tak sengaja Ia temukan. Lagi Pula Aku dan Mas Dika Telah Baikan, "Ujar Mona Tegas menjelaskan Semua.


"Kau..."Ucapan Hans Terpotong Oleh Dara.


"Sudah,Pa.Mona memang benar, Rangga hanya mengembalikan Itu.Mama sendiri Yang melihatnya,"Bela Dara pada Mona, Walau Tak melihat dengan Pasti Namun Dara mempercayai Mona.


💧💧💧


"Memang Anak Tak Tahu sopan santun, bukannya dijawab Malah nyelonong pergi Begitu saja. Menyesal Aku pernah merawatnya,Sungguh tak berguna menghidupi Orang sepertinya. "


Kata-kata Hans itu, terus Terngiang Di kepala Rangga. Membuat Rasa benci yang pernah Ia kubur Kembali Tumbuh,Membuatnya kembali berpikir Apa sebesar itu kesalahannya? Sehingga begitu sangat dibenci seolah tak ada kebaikan yang Ia lakukan.

__ADS_1


"Aku juga menyesal telah Menjalankan Perusahaan dengan Baik,"Monolog Rangga.


Drrttt


Drrttt


Rangga segera menjangkau Ponselnya,Nama pertama yang Ia Lihat adalah Lita.Rangga pun segera menekan tombol hijau, dan mulai terdengar Suara Dari seberang sana.


"Hiks hiks,Ngga Bantuin Aku! Aku gak Tahan lagi!Tolong Aku!"Ujar Lita dengan suara Lirih dan sangat memprihatinkan.


"Kau,kenapa Lit? "Tanya Rangga Heran.


"Geri? "Gumam Rangga Lirih,"Ada Apa Dengan Lita dan Geri? Mungkin kah Geri Kasar Padanya? Gak mungkin, Geri Bahkan sangat mencintai Lita. "Batin Rangga.


"Tolong Aku, Ngga Aku gak Kuat! "


"Kau Dimana? "


"Dirumah Geri,Ku mohon bantu Aku! "


"Baiklah,Aku segera kesana! "Rangga memutuskan Sambungan telepon dan bergegas menuju Rumah Geri.

__ADS_1


💧💧💧


Setelah mengobrol cukup Lama, merasa sudah Cukup Yang Ingin Nella ketahui,Ia dan Vero pun Pamit untuk Pulang.Ya,tentu setelah Memberi Beberapa Nasehat untuk Mona.


Setelah Vero dan Nella Pulang,Kini Tinggal Lah Mona seorang Diri. Hans dan Dara Pun Keluar sedari Tadi, Karna ada Janji dengan teman Lamanya.


"Gara-gara Kau,Aku harus bertemu dengan Rangga dan hampir mengenai Masalah. "Ketus Mona, mengomeli Gelang Dipergelangan Tangannya.


"Awwss"Ringisnya,Ia sampai Lupa Jika Kakinya sedang Tak Baik-baik Saja.


"Menyusahkan,Jangan sampai Aku bertemu dengannya Lagi. "Omelnya Lagi,kemudian Kembali Menuju Kamarnya untuk beristirahat. Sedari Pagi,Ia Tak beristirahat.


💧💧💧


Tak butuh Waktu yang Lama, Rangga telah berada Didepan Rumah Geri. Lagi dan Lagi Ia kesal karna terus menggunakan Taxi yang menguras Uang,Mengerutuki Orang-orang yang Mengganggunya.


Rangga langsung memasuki Rumah yang pagarnya terbuka Lebar, Karna tak melihat Satpam Berada Disana. Selain Satpam, Ia pun Tak melihat Mobil Geri dihalaman Rumahnya.


Tanpa Basa-basi Rangga Langsung Masuk, dan mencari Keberadaan Lita.


"Gila, Rumah segede Gini Gak ada orang. "Ujarnya Melihat Rumah Dengan keadaan Sepi tak ada satu orang pun, Rumah pun tampak sedikit Berantakan.

__ADS_1


__ADS_2