
Mendung yang menyelimuti kota jakarta sepertinya mewakili perasaan enjela saat ini. Hatinya begitu hancur dan entah apa lagi yang ia rasakan tak karuan saat ini. Menjerit dan menangis pun rasanya tak cukup untuk mewakili semua perasaannya.
Ditengah kegalauan hati enjela saat ini ia benar-benar tak bisa berfikir, dia tak tau harus pergi kemana.Sejenak enjela memandang ponselnya dan melihat beberapa nomer kontaknya, lalu menghunginya.
"aaaaccchhh sial pulsa pun tak ada"
Gerutu enjela putus asa,sesaat dia terdiam lalu membuka dompet dan melihat isinya tersisa beberapa lembar warna merah didompetnya
" ah cukup lah ini buat ke surabaya "
gumamnya, otak enjela mulai bekerja.
Anjela mulai mencari tiket bus kesurabaya, dan tak begitu lama enjela pun mendapatkan tiket bus kesurabaya. Pukul 14.00 bus berangkat , enjela yang nampak begitu lusu menunggu di halte bus.
"astaga lamanya , mana panas begini"
Setelah menunggu beberapa lama ahirnya bus yang enjela tunggu pun datang juga. Dan tanpa pikir panjang enjela langsung mencari nomer bangkunya.Enjela membanting tubuhnya yang begitu lelah, entah apa yang ada dalam fikirannya saat ini ia hanya ingin bersandar .
Tak begitu lama menunggu bus pun ahirnya mulai bergerak meninggalkan kan kota jakarta.Mata enjela nampak berkaca-kaca , di pandangnya kota yang telah membesarkannya.Jakarta , anakku, airmata enjela pun ahirnya membasahi pipinya. Seorang enjela yang begitu tangguh ahirnya larut dalam tangis dan kesedihan.
" permisi non"
Suara wanita paruh baya itu mengagetkan enjela yang larut dalam kesedihan.
" oh iya bu, maaf" suara enjela yang merasa malu.
Enjela menggeser dan mengatur posisi duduknya yang tak beraturan.Ia baru menyadari bahwa ibu-ibu yang duduk disampingnya begitu tersiksa dengan posisi duduk enjela.
setelah menempuh perjalanan yang begitu melelahkan ahirnya enjela sampai di surabaya.Kota yang ia impikan semenjak perceraiannya dengan firman.
"huhh akirnya sampai juga , gw isi pulsa dulu baru telfon erina"
Setelah beberapa saat ahirnya enjela menghubungi sahabatnya,
__ADS_1
tut....
tut....
tut....
Tak ada ja.waban disana, enjela mulai senewen, dan tak lama kemudia ia pun mencoba menghubungi nomer itu lagi.
tut....
tut....
tut....
" ayo dong angakat erin...." enjela mulai kesal. Entah apa yang ada dalam fikiran enjela semua jadi blenk.Enjela bingung gak tau harus berbuat apa, tak ada yang dikenalnya dikota itu.
Lamunan enjela buyar seketika, saat ponselnya berdering, buru-buru ia pun mengambil ponselnya dari tas.
" oh erina,,,,,,, "
♡Erina♡ " hallo enjela ,,, maaf tadi gak
keangkat , gimana kabar lu ?"
disurabaya, "
♡Erina♡"astaga, kok gak kasih kabar ?
gue sekarang lagi di batam,
gimana dong mana kunci rumah
gue bawa"
♡Enjela♡"haaahhh lu di batam?, waduh
mati gue"
♡Erina♡ " oke gini aja lu cari hotel dah,
besok hari ini rehat dulu aja
di hotel, besok pagi lu kebandung
__ADS_1
tempat si diana temen sma kita,
mungkin lu gak inget tapi dia inget
sama lu , gue udah certa banyak
dan dia mau bantu lu, ntar gue
transfer uang buat lu pegangang "
♡Enjela♡" tapi rin ......."
♡Erina♡"udahlah gak usah tapi-tapi, anggep
aja lu pinjem ntar klo lu ada lu
balikin klo belum ada ya sudah
gak usah difikirin, ya sudah lah
sana cari hotel dan rehat pasti
lu capek nih gue transfer ya
sekarang"
♡Enjela♡" maaf ya rin gue ngerepoti lu"
♡Erina♡" udahlah enjel gak usah lu fikirin
keluarga lu juga sering bantu
gue pas dijakarta , sekarang giliran
gue "
♡Enjela♡"okelah gue cari hotel besok baru
kebandung, makasih ya rin"
♡Erina♡" oke, hati-hati ya lu disitu kabarin
gue kalo ada apa - apa "
♡Enjela♡" oke daaaa"
__ADS_1
Setelah menutup ponselnya lalu enjela mencari hotel yanterdekat dan pastinya yang murah.Tak perlu waktu lama enjelapun menemukan hotel yang ia cari.Sesuai dengan yang ia inginkan hotel terdekat dan murah.Asal bisa buat istirahat sehari ini, tak perlu lah hotel mewah fikir enjela.