Anak Titipan

Anak Titipan
Hari Bahagia


__ADS_3

Kini usia pernikahan Reza sudah memasuki 1 tahun. Mereka juga tekah dikaruniai seorang putra kecil bernama Argantara Anugerah. Arga menjadi anak kesayangan di keluarga itu, sejak kecil apapun kebutuhannya sudah terpenuhi. Bahkan Arga kecil sudah memiliki beberapa fadilitas pribadi yang pada kenyataannya bocah kecil itu belum bisa menggunakannya.


Fatin juga telah melepas gelar siswa dan kembali menyandang gelar yang lebih tinggi. Fatin harus brpisah dengan sahabat-sahabatnya karena tujuan hidup. Fatin memilih melanjutkan studinya di Universitas setempat, sedangkan Hening memilih Universitas di kampung halamannya dan terakhir si crazy rich Wira melanjutkan studinya ke Inggris.


Tidak ada lagi permusuhan antara Mawar dan Fatin. Sekarang kedua belah pihak keluarga sudah saling berdamai dan melupakan masa lalu kelam. Usaha bisnis Fatin berkembang semakin pesat, bahkan kini Fatin sudah mendirikan beberapa cabang di beberapa tempat. Salah satu cabang bisnis kulinernya dikelola oleh Edo. Fatin mempercayakan tanggung jawab itu kepada Ayah asuhnya. Sebanding dengan Fatin, kini cabang yang dikelola oleh Reza sudah menjadi cabang utama dan mendirikan beberapa cafe-cafe dipusat kota.


Kali ini Edo berhasil mengemban tanggungjawabnya dengan baik dan benar. Dari kisah masa lalu telah banyak merubah gaya hidup Edo dan keluarganya.


●●●●●●


"Ayah. Bunda, oma , oppa, Ara berangkat dulu ya. Assalamu'alaikum"

__ADS_1


"Waalaikumsalam" mereka tersenyum lebar melihat gadis kecil yang megenakan seragam merah putih. Ara berangkat dengan mobil pribadinya yang dihadiahkan oleh Fatin karena berhasil wisuda dengan nilai terbaik.


Setelah kepergian Ara, satu persatu dari mereka mulai berpamitan. Dan kini tinggallah Ayla bersama Cindy dan Baby Arga.


"Sayang, sini biar Bunda yang gendong Babynya" ucap Cindy


"Iya Bun," Ayla meletakkan putranya dengan perlahan ke tangan Mertuanya.


Ditempat lain, para pengunjung dan pelayan di Restoran milik Fatin sedang dikejutkan dengan moment romantis. Bagaimana tidak, seorang Arkhan dengan tiba-tiba melamar Fatin di depan seluruh pengunjung dan pegawainya. Sesuatu yang tak pernah terfikirkan olehnya terjadi didepan mata.


Arkhan berlutut dihadapan Fatin sambil memegang sebuah kotak cincin dan buket bunga mawar merah.

__ADS_1


"Aku memberikanmu pilihan, menikah denganku atau menerimaku menjadi pendamping hidupmu. Pilih salah satu diantara dua benda ini. Jika kamu memilih cincin, berarti kamu bersedia menikah denganku. Dan jika kamu memilih bunga, aku akan menjadi pendamping hidupmu selama-lamanya sampai maut memisahkan kita" Fatin tak mampu membendung rasa haru dan bahagianya.


Tak pernah terlintas dipikirannya bahwa Arkhan akan melamar dirinya secepat ini.


Tiba-tiba dari atas kelopak-kelopak mawar berguguran bagakan guyuran hujan. Menambah suasana romantis didalam sana. Banyak dari para pengunjung yangberteriak histeris karena tak sanggup melihat keuwwuan pasangan itu. Mereka mulai bersorak-sorak dengan gembira.


"Cincin, cincin, cincin"


Ramai-ramai mereka meminta Fatin untuk memilih cincin. Meskipun pada dasarnya mereka tahu. Bahwa kedua pilihan itu tetap akan merujuk ke pernikahan. Dan benar saja, Fatin malah menjatuhkan pilihannya kepada kedua benda itu. Yang berarti Fatin bersedia menika dengan Arkhan dan menjadikannya sebagai pendamping hidupnya.


The End......

__ADS_1


__ADS_2