Anak Titipan

Anak Titipan
Turis Lokal


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 12.00 WITA. Fatin dan teman-temannya sudah siap dengan setelan santai namun tetap modis. Mereka kompak menggunakan baju kaos putih, jeans hitam, kacamata hitama, topi dan sneakers berwarna putih. Nampak elegan namun tetap berkelas, mereka terlihat seprti sebuah geng anak muda yang memiliki pesona tiada tanding.


Seperti biasa, mereka akan berada di dua mobil yang berbeda. Tapi tujuan mereka tetap sama, yaitu kulineran dan berbelanja.


Selain memiliki banyak tempat wisata yang indah, Bali juga punya tempat untuk memanjakan perut dan lidah dengan kuliner yang lezat.  Bali tidak pernah sepi dari wisatawan yang berdatangan karena semakin banyaknya tempat wisata kuliner Bali, yang membuat betah untuk berlama-lama berada di Bali. Banyak tempat tempat makan yang hadir dengan suasana yang nyaman dan menawan dapat anda kunjungi ketika liburan ke Bali.


Tujuan utama mereka adalah Ayam Betutu Khas Gilimanuk. Tempat tujuan wisata kuliner Bali yang paling terkenal adalah Ayam betutu khas Gilimanuk. Ayam betutu khas Gilimanuk memiliki citarasa yang enak dan lezat. Bagi penikmat makanan berbahan ayam, sangat sayang jika melewatkannya ketika berkunjung ke Bali khususnya Kuta.


Di restoran ayam betutu khas Gilimanuk, sajian ayam betutu disajikan dengan sambelmatah, kacang goreng dan plecing kangkung. Adapun pilihan yang bisa di nikmati yakni ayam betutu goreng dan ayam betutu kuah. Jika kita ingin menikmati ayam betutu yang original bisa memilih ayam betutu kuah.


Untuk harga satu paket ayam betutu lengkap dengan sambelmatah, kacang goreng dan plecing kangkung dibanderol dengan harga Rp 70.000an. kamu juga bisa memilih menu porsi kecil dari satu ekor, setengah dan seperempat ekor. Restoran Ayam betutu khas Gilimanuk memiliki beberapa cabang, salah satunya di  Jl. Raya Tuban No. 2X, Tuban – Kuta.


Setelah menikmati Ayam Betutu Khas Gilimanuk, sepertinya mereka masih belum puas untuk menikmati ragam kuliner Bali. Mereka mengelilingi beberapa tempat lain yaitu Warung Makan Nikmat Kuta yang berada di Jalan Bakung Sari, Gang Biduri No.6, Warung Plengkung Kuta yang berada di Jalan Raya Kuta No.90, Warung Nasi Pedas Bu Andika yang berada di Jalan Raya


Kuta, Gang Kubu 120C tepatnya bersebelahan dengan outletfactory, Warung Nasi Pecel Bu Tinuk tepatnya berada di Jalan Raya Tuban, Kuta,dan tempat kulineran terakhir mereja adalah Restoran Bebek Tepi Sawah Kuta yang beralamat di kompleks krisna Wisata Kuliner Lantai 2 jalan Raya Tuban, Kuta.


Puas menjajal setiap kuliner yang terkenal dan sayang di lewatkan saat berkunjung di Kuta, Bali. Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke pusat perbelanjaan. Beberapa diantaranya adalah Pasar Seni Sukawati, Pasar Kumbasari, Pasar Seni Ubud, Pasar Seni Kuta, Pasar Seni Semarapura dan yang lainnya. Mereka mengelilingi beberaoa pasar itu hanya sekedar berjalan-jalan namun jika di rasa ada suatu benda atau barang yang menarik perhatian mereka akan membelinya sebagai oleh-oleh.


Mereka menikmati Wisata kuliner dan berbelanja seharian penuh. Banyak oleh-oleh yang mereka bawa dari petualangan mereka tadi.


"Waah, gue ngerasa udah kaya turis tau gak. Bisa keliling Bali gini" decak kagum Rico


"Kita eman Turis, tapi lokal" sahut Wira diselingi dengan gelak tawanya


Setelah puas menikmati hari yang penuh kisah ini. Mereka memutuskan untuk kembali ke Villa. Rasa penat di tubuh mereka tak mampu di Bendung lagi. Tapi meskipun begitu, rasa lelah dan letih itu tetap terbayarkan dengan jalan-jalan keliling Bali versi turis lokal ala FA and the gang.


Sesampainya mereka di Villa, mereka langsung menuju ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuhnya. Barang-barang belanjaan mereka menyusul dari belakang, dibawakan oleh beberapa pengawal Wira.


♤♤♤♤

__ADS_1


Langit yang cerah, sejuknya udara menambah kesan nyaman pada siapa saja yang merasakannya.


Seminggu sudah Fatin dan teman-temannya menikmati liburan di Bali. Mereka bebas melakukan apapun tanpa memikirkan biaya. Mereka telah mengelilingi hampir sembilanpuluh persen tempat-wisata, tempat-tempat kuliner favorit dan tak ketinggalan pasar-pasar tradisional Bali. Sebagai bosnya, tentu Wira membebaskan teman-temannya untuk membeli banyak oleh-oleh untuk keluarga mereka. Dia cukup royal dengan teman-temannya. Karenya menurutnya, hartanya tidak seberapa dengan harga kebahagiaan teman-temannya.Sebagai bosnya, tentu Wira membebaskan teman-temannya untuk membeli banyak oleh-oleh untuk keluarga mereka. Dia cukup royal dengan teman-temannya. Karenya menurutnya, hartanya tidak seberapa dengan harga kebahagiaan teman-temannya.


Sejak kejadia malam dimana Arkhan mengungkapkan isi hatinya. Hubungan mereka berdua semakin dekat. Meskipun Arkhan tahu bahwa, Fatin masih belum menerima dirinya seutuhnya.


Banyak kesan yang mereka semua dapatkan selama liburan di Bali. Selain hubungan pertemanan antara dua tim semakin erat, mereka juga menjadi saling melindungi satu dengan yang lain.


Mereka masih menyibukkan diri dengan mengemasi barang-barangnya. Karena rencananya hari ini mereka akan kembali ke kota asalnya.


"Good bye kamarku, semoga kita ketemu lagi yaa" ucap Hening seraya menatap sendu kamarnya


Fatin yang melihat tingkahnya hanya menggelengkan kepala. Selesai packing, mereka langsung menuju ke ruang utama menunggu yang lainnya.


Fatin duduk menyandarkan kepalanya di bahu Hening. Hening sesekali memainkan rambut Fatin. Mungkin jika mereka berbeda jenis, itu akan nampak romantis.


■■■■


Langit yang cerah, sejuknya udara menambah kesan nyaman pada siapa saja yang merasakannya.


Seminggu sudah Fatin dan teman-temannya menikmati liburan di Bali. Mereka bebas melakukan apapun tanpa memikirkan biaya. Mereka telah mengelilingi hampir sembilanpuluh persen tempat-wisata, tempat-tempat kuliner favorit dan tak ketinggalan pasar-pasar tradisional Bali.


Sejak kejadia malam dimana Arkhan mengungkapkan isi hatinya. Hubungan mereka berdua semakin dekat. Meskipun Arkhan tahu bahwa, Fatin masih belum menerima dirinya seutuhnya.


Banyak kesan yang mereka semua dapatkan selama liburan di Bali. Selain hubungan pertemanan antara dua tim semakin erat, mereka juga menjadi saling melindungi satu dengan yang lain.


Mereka masih menyibukkan diri dengan mengemasi barang-barangnya. Karena rencananya hari ini mereka akan kembali ke kota asalnya.


"Good bye kamarku, semoga kita ketemu lagi yaa" ucap Hening seraya menatap sendu kamarnya

__ADS_1


Fatin yang melihat tingkahnya hanya menggelengkan kepala. Selesai packing, mereka langsung menuju ke ruang utama menunggu yang lainnya.


Fatin duduk menyandarkan kepalanya di bahu Hening. Hening sesekali memainkan rambut Fatin. Mungkin jika mereka berbeda jenis, itu akan nampak romantis.


*Di Kediaman Rio*


Keluarga kecil itu tampak serius saat berbincang-bincang.


"Gimana Pa, semuanya udah siap?" tanya Reza


"Udah, tinggal WOnya aja yang jadi urusan Bunda kamu" sahut Rio


"Kenapa kita gak majuin besok sih Pa, kan pas banget kejutan buat dia" ucap Reza


"Kita harus ngasih kesan dong sayang buat sweetseventennya adik kamu. Mama pengen ini jadi hari yang paling berkesan buat Fatin" sambung Cindy


Terlihat Rio menganggukkan kepalanya.


"Kita buat seolah-olah kita gak tahu kapan ulang tahunnya" ucap Rio " kamu jangan lupa juga kompromi sama temen-temennya" lanjutnya


"Reza udah ngomong sama mereka beberapa hari yang lalu. Mereka juga udah siap-siap. Rencananya hari ini mereka pulang" tutur Reza


"Gak terasa, ternyata udah seminggu dia ninggalin kita. Tapi terasa sudah sangat lama" ucap Cindy lesu


Rio mengusap pundak istrinya "Anak kita akan tetap bersama kita. Bunda jangan khawatir, Papa janji sampai kapanpun kita akan tetap bersama. Kita akan bermain bersama dengan cucu-cucu kita nanti" ucap Rio. Cindy mengangguk pelan, guratan senyuman terpancar di bibirnya saat membayangkan indahnya masa tuanya saat bermain dengan segerombol cucu-cucu mereka. Rasanya dia sudah tak sabar menanti masa-masa itu.


*Back to Bali*


Mereka sudah berkumpul di ruang utama. Setelah berpamitan dengan Paman dan Bibi serta beberapa pelayan yang ada. Fatin dan teman-temannya langsung menuju ke Bandara.

__ADS_1


Setelah menempuh jarak kuranglebih 3 jam. Sampailah mereka di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali. Wajah mereka tampak berseri-seri. Liburan seminggu cukup singkat, namun sangat berkesan bagi mereka semua. Terlebih lagi bagi Arkhan, karena baginya berkat liburan ke Bali, perlahan-lahan dia merasakan kerenggangan jaraknya dengan Fatin mulai terkikis. Arkhan semakin memantapkan hatinya untuk meraih kembali Fatin ke dalam dekapannya.


BERSAMBUNG...


__ADS_2