
Abhimana dan Lesti pun pergi menjemput Machel, dan pergi ke rumah Amanda, sesampainya di sana Abhimana, Lesti dan Machel, di sambut oleh keluarga Amanda,
Ibu Amanda bernama Aminah dan ayahnya bernama Syakhrul ,
Ibu Aminah:" Ini Tuan Muda Abhimana dan istri nya Nyonya Muda Lesti Mahendra kan"
Lesti:"iya dan ini teman saya Machel"
Machel:"hai Tante"
Pak Syakhrul:" ayo silahkan masuk"
Lesti:" Syaka, dia udah lama datang yah"
Ibu Aminah:" iya dia paling pertama datang"
Machel :" apa Syaka"?
Abhimana :" yaudah ayo kita masuk".
Machel kaget melihat Arsyaka berada di sana lebih awal dari mereka, Machel tak habis pikir, ada hubungan apa antara Arsyaka dan Amanda, yang selama ini dia tidak ketahui
Amanda :" hai kamu Machel yah"
Machel :" iya saya Machel"
Amanda: " buk Lesti sering bicara in kamu"
Machel:" maaf saya gak kenal sama kamu"
Amanda :" etsssss tunggu"
Machel:" apa!"
Amanda :"kamu suka sama Syaka yah"
Machel:" gue calon istri nya"
__ADS_1
Amanda:" jangan mimpi"
Machel :" ini bukan mimpi ini kenyataan"
Amanda:"bentar lagi dia akan jadi milik gue"
Machel:" diam Lo".
Tak lama setelah itu Booom, lampu rumah itu padam, saat itu Lesti sedang berada di kamar mandi, ingin menuju ke meja makan,
Abhimana:" Huh gimana sih ngajak makan malam malah mati lampu"
Lesti:" Toloooooooong"
Abhimana:" Lesti!".
Abhimana lantas mencari suara Lesti, tak lama, lampu pun menyala, tanpa di sadari Lesti menghilang tak meninggalkan jejak
Abhimana:" Lesti! di mana kamu"
Arsyaka:" gimana Tuan Muda, ketemu buk Lesti nya "
Amanda:" Aduh gimana nih Buk Lesti"
Machel [DALAM HATI]:" apa Lesti hilang, bagus, mudah mudahan aja dia gak akan di temukan untuk selamanya, dan gak akan pernah kembali,"
Ibu Aminah:" Maaf kan kami Tuan Muda kami tidak bisa bertanggung jawab atas hilangnya Nyonya Muda Lesti
Abhimana:" saya gak perlu pertanggung jawaban anda, karena yang penting istri saya bisa di temukan
Arsyaka:" oky Tuan Muda saya akan cari buk Lesti sampai ketemu."
Sementara itu Lesti sedang di kurung di gudang yang kotor
Lesti:" Tolong,,,,,,, Lepasin saya, apa mau kalian, saya akan kasih apa pun yang kalian minta.
Tiba tiba terdengar suara seorang wanita
__ADS_1
" apa pun kamu bilang, apa pun , oky, saya minta suami kamu Abhimana, memberikan harta dan kekayaan nya sama saya, saya cuma minta hak saya"
Lesti:" hak kamu, apa hak kamu atas harta Mas Abhi''
("saya punya hak, dan hak saya itu telah di renggut oleh kalian")
Lesti:" emangnya gak bisa apa, kalau hal itu di bicarakan baik baik"
("Apa baik baik, kejahatan kalian cuma pantas untuk di balas dengan kejahatan yang sama")
Lesti:" siapa kamu"
(" nama saya, Bianca, saya kakak dari suami kamu")
Lesti:" sekarang tunjukan wajah kamu yang sesungguhnya"
Bianca:" gak bisa, bukan cuma harta yang saya mau, saya juga ingin agar anak saya di kembalikan ke saya"
Lesti:" apa maksudnya"
Bianca:" Saya punya anak yang tinggal di rumah kamu"
Lesti:" siapa"
Bianca:" saya akan kasih tau kamu, tapi kamu harus merahasiakan nya"
Lesti:"iya saya janji, tapi kamu tunjukan wajah kamu"
Lesti:'' Bianca"
Bianca:" Viktor, dia anak saya"
Lesti:" Viktor"
Bianca:" Iya, dulu saya menikah dengan Papa nya Viktor, Kevin, dulu Kevin dia cuma orang biasa, gak terlalu kaya, setelah kami menikah Kevin menjadi kariawan Abhimana, adik saya yang paling muda, Abhi mempekerjakan Kevin agar dia bisa menjaga aku, memberi aku makan dan membangun rumah sendiri, 2 tahun berlalu, akhirnya kami di karuniai anak, dan Alisia menikah dengan Satria, Satria adalah laki laki kaya, dia gak bergantung sama keluarga nya dia punya rumah sendiri, kekayaan dan segalanya, di situlah saya dan suami saya begitu juga anak saya Victor, mulai gak di pedulikan, mereka mulai pilih kasih, aku dan keluargaku terlantar, Abhimana memecat Kevin tanpa alasan yang jelas, dan saya gak tau apa kesalahan nya sehingga Abhi tega memecat kakak ipar nya sendiri, karena kami gak di pedulikan, kami pergi dari rumah itu, kami ngontrak rumah di perkampungan, Kevin menjadi seorang aduk semen sekaligus tukang bangunan, pekerjaan tersebut begitu berat, sampai suatu hari Kevin sakit parah, karena dia bekerja tanpa istirahat, berbulan bulan Kevin sakit, keluarga saya gak ada yang peduli, walaupun sudah berulang kali saya memohon sama Alisia adik saya, untuk bilang ke keluarga untuk membantu biaya pengobatan nya Kevin, Alisia selalu bilang " cukup gak akan asa yang peduli sama kamu lagi Bianca" , akhirnya suami saya Kevin, meninggal, itu gara gara kalian, dan setelah mengetahui Levin meninggal mereka ingin menjemput Viktor, agar mendapat pendidikan sampai ia dewasa, namun cuma Viktor yang di bawa saya di tinggalkan sendiri, saya cuma mau hak saya dan anak saya, Sekarang saya sudah bisa merawat Viktor
__ADS_1
Bersambung....