Antara Cinta Dan Persahabatan

Antara Cinta Dan Persahabatan
Di Multimedia


__ADS_3

Suasana menjadi hening, semua anggota tengah mempertimbangkan ucapan Ardi. Mereka tidak mau mebuang-buang waktu hanya untuk hal yang tidak begitu penting, maka dari itu setiap ada usulan mereka pasti memikirkannya dengan sangat matang. Rendi mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju.

__ADS_1


“Ide kamu cukup bagus Di. Saya setuju dengan usulan itu, bagaimana dengan teman-teman yang lain?? Apa ada sanggahan atau usulan yang lainnya???”. Mereka pun saling pandang, berharap isi kepala mereka tentang usulan itu sama, sehingga mereka tidak perlu menambah waktu untuk acara debat.

__ADS_1


“Iya, apalagi kabar-kabar nya ada anak perempuan yang banyak di lirik sama yang laki-lakinya.

__ADS_1


Meeting mereka di ruang multimedia pun selesai, dan mereka pun mulai memasuki ruangan mereka masing-masing. Rendi tampak celingak-celinguk (tengok kanan-kiri) seperti sedang mencari sesuatuu yang ada di hatiku.. sesuatuu.. Sop! Eehh.. Stop! Jangan keluarkan bakat biduan mu disini -_-. Bukan karena Rendi sedang mencari anak yang menjadi trending topic itu, tapi dia sedang melihat sekeliling kalau-kalau ada si permen karet muncul tiba-tiba. Yup!! Permen karet adalah gelar yang di berikan teman-teman Rendi khusus untuk Fanny. Why??? Karena, Fanny tidak akan pergi jauh-jauh dari Rendi jika dia sudah melihat batang hidung Rendi yang mancung. Meskipun sudah berkali-kali Rendi menyuruh Fanny untuk tidak mendekati nya bahkan mengikuti nya seperti bodyguard, namun tetap saja, kuping Fanny seakan-akan tidak mendengar apapun yang di katakan Rendi. “Rendi, nyari siapa?? Nyari Ardi???”. Tanya gadis cantik yang tinggi badan nya tidak terlalu jauh dari tinggi badan Rendi.

__ADS_1


__ADS_2