
Lesti dan teman temanya pun berbincang bincang, dalam perbincangan nya Machel datang dan mengucapkan "selamat pagi", Lesti pun memperkenalkan Machel kepada teman temannya tersebut, Machel pun ikut berbincang Machel mengatakan bahwa dirinya lah yang selama ini sahabat baru nya Lesti walaupun mereka baru berteman selama beberapa tahun namun mereka langsung akrap, topik pembicaraan tersebut membuat teman teman Lesti bosan, karena teman teman nya Lesti termasuk beberapa orang orang terpandang dan termasuk keluarga terhormat tentu mereka tak ada waktu mendengarkan cerita nostalgia, karena bosan mereka pun memutuskan untukmu pergi saja karena susah tidak ada hal apa pun lagi yang perlu di bicarakan. Lesti cukup kecewa terhadap sikap Machel yang telah merusak segalanya, teman teman Lesti sama sekali tak sama dengan apa yang Machel pikirkan, Sarah pun datang dan ia bertanya, " apakah teman teman kakak udah pergi, jadi mereka pulang gitu aja ya'' , Lesti pun menghela nafas dan menjelaskan bahwa teman teman nya tersebut agak sensitif sudah sejak masa kuliah dahulu terlebih lagi Lusi, ia termasuk istri dari jutawan terkenal di kota nya dan suaminya memiliki 4 cabang perusahaan di mana mana, Machel menjawab "Tapi kan lebih kaya Tuan Muda dari pada dia, Tuan Muda punya 9 cabang perusahaan di berbagai negara di Asia tenggara dan termasuk jutawan terkaya nomor 2 di negara ini"
Lesti :" saya tau kok"
Machel:" jadi kenapa"
Lesti :" dalam hidup kita harus bersyukur"
Machel:" jadi?"
Lesti :" gak perlu berlomba-lomba dalam hal yang sama sekali gak penting"
Machel:" tapi kan Les".
Lesti pun pergi Machel malah tertawa karena ia berhasil membuat perasaan teman teman Lesti menjadi marah dan bosan,
Machel:"Hahaha aku berhasil"
Lesti :"kenapa sih semua nya jadi begini.
Di sisi lain Arsyaka yang sedang berada di supermarket tiba tiba bertemu dengan teman masa kecil nya yaitu Maya,
Maya menyapa Arsyaka, " Hay Syaka" , Arsyaka kebingungan karena ia tak kenal dengan siapa yang menyapanya, Maya pun menjelaskan bahwa ia adalah sahabat masa kecilnya Arsyaka, ia mengenali Arsyaka kerena sempat melihat foto nya di media sosial Instagram nya tentang ajudan dari Tuan Muda Abhimana yang sigap, Arsyaka pun bahagia karena dapat bertemu dengan teman masa kecil, Maya menanyakan " apakah sekarang Arsyaka sudah menikah",
Arsyaka pun tertawa sambil menggeleng kan kepalanya, sebaik Arsyaka bertanya hal serupa kepada Maya, jawaban nya sama yaitu tidak, Maya kaget ternyata teman nya tersebut masih lajang sama seperti dirinya, mereka berbincang dan tertawa bersama, kemudian Amanda tak sengaja melihat mereka, ia mengambil kesempatan untuk merusak hubungan Arsyaka dan Machel dengan menelfon Machel, ia mengatakan bahwa saat ini Arsyaka sedang bersama seorang gadis di supermarket dan mereka berbincang layaknya teman akrab, mendengar hal tersebut Machel langsung pergi ke supermarket tersebut untuk melabrak Arsyaka dan juga Maya, ketika Machel ke sana ia malah tak jadi melabrak mereka setelah ia pikir kan tanpa berbicara di dalam hati ia mengatakan," untuk apa saya mengurus si Syaka, lebih baik saya ngurusin Abhimana yang jelas jelas milik saya, tapi kalau gak ada si Arsyaka gue gak bakalan bisa deketin Abhi yaudah ah gue cek dulu, Alisia yang berada di sana ia tak sengaja mendengar perkataan nya Machel dan ia kaget bahwa Tara wanita yang dulu pernah ia tabrak dan jatuh ke jurang sekarang masih hidup, namun ia dapat mengambil kesempatan dari hal tersebut.
Sementara Lesti mendadak sedang pusing dan kurang sehat, Abhimana yang mendengar hal tersebut langsung pulang dan memanggil dokter terbaik untuk segera menyembuhkan Lesti, padahal penyakitnya cuma pusing lesu dan meriang dan mual, akan tetapi namanya juga khawatir apa saja bisa ia lakukan demi Lesti. Tanpa dia sadari seolah ia telah mulai perhatian terhadap Lesti, terkadang saat ia melihat Lesti kesakitan dan menangis ia tak pernah merasa prihatin dan sedih sedikit pun, apakah Abhimana dan Lesti akan saling mencintai dan menghargai satu sama lain, layaknya suami istri yang normal,,,,,saat mereka cuma berdua,
Lesti:" saya baik baik aja kok Mas"
Abhimana:" gak saya gak mau tau, saya benar benar cemas dengan kesehatan kamu"
Lesti:" tapi kenapa?"
__ADS_1
Abhimana:" karena saya cinta sama kamu!"
Lesti:" apa, saya mau dengar lagi"
Abhimana:" saya cinta sama kamu"
Lesti:"saya juga cinta sama Mas Abhi"
Abhimana:" itu dokter nya udah sampai kamu bisa di periksa"
5 MENIT KEMUDIAN
Dokter:" kodisi Buk Lesti baik baik aja saya udah beri dia pil pembantu mengurangi gelaja kurang darah dan obat sakit perut"
Abhimana:" oky makasih ya Dok"
Omah:" Viktor, antar dokter ini ke halaman sekarang juga"
Viktor:" iya Omah".
Abhimana:" gimana kondisi kamu"
Lesti:" ya masih aja sama kayak tadi, kan belum minum obat nya Mas"
Abhimana:" yaudah kamu makan dulu habis itu baru makan obatnya lalu baru istirahat, saya ambilin makanannya dulu"
Lesti:" Mas Abhi"
Abhimana:" iya"
Lesti:" saya mau bilang sesuatu, saya itu udah lama kok mau bilang ke Mas Abhi kalau saya Cinta sama Mas Abhi, dan hari ini saya bisa ngucapin itu ke Mas Abhi, saya cuma mau minta agar Mas Abhi gak ninggalin saya dan lupain Tara masalalu kamu, dan aku adalah masa depan kamu"
Abhimana:" oky saya janji sama kamu"
Lesti:"Janji"
__ADS_1
Abhimana:" janji".
Hari demi hari berganti Lesti pun hamil dan melahirkan seorang anak perempuan yang cantik di beri Nama Novia, bayi cantik, berkulit putih merona,
Bik Jumy:" mirip banget ya kayak Mamanya, Non
Alisia:" Novia Mahendra, saat dia besar kita harus ajari dia gaya hidup Keluarga Mahendra"
Bianca:"Cantik nya keponakan Tante''
Sarah:" iya cantik banget deh, gemesh dah"
Abhimana:" yang pasti dia harus tau rasa malu dan tata Krama nya bahkan dia harus menjadi orang yang akrab dengan sosial dan bisa jadi seorang pengusaha walaupun dia seorang wanita".
Disisi lain hubungan Machel dan Arsyaka telah retak, saat ini Arsyaka sedang lebih akrab dengan Maya,
Machel:" Syaka kenapa sih sekarang kamu berubah"
Arsyaka:" karena aku sadar kamu seolah ingin mendekati Tuan Muda, beberapa bulan yang lalu Mbak, Alisia pernah bilang kalau kamu itu Tara, tapi aku gak percaya, aku tanya sama kamu kamu bukan Tara kan, jawab aku, Jujur"
Machel:" gak aku bukan Tara Syaka, Plis percaya sama aku"
Arsyaka:" aku minta kamu jujur, tapi apa kamu pernah hampir bunuh Sahabat kamu Lesti, iya kan, aku ada di sana waktu itu, Lesti pun tau bahwa kamu itu Tara tapi dia tetap diam dan takut suaminya di ambil sama kamu, dia sempat curhat Chel ke aku, jadi jawab jujur"
Machel:" Plis percaya sama aku Syaka"
Arsyaka:"Dan Lesti bilang dia sempat dengar kamu bicara sendiri tentang rencana, agar kamu bisa memisahkan dia dan Tuan Muda"
Machel:" Bohong, Lesti itu Bohong"
Arsyaka:"jangan mengelak kamu"
Machel:"oky aku bakalan pergi dari sini, tapi aku mau bilang sesuatu, iya aku Tara kalau bisa kamu sama Lesti bilang ke Abhi dan minta dia untuk milih, aku atau Lesti, maka kamu akan tau"
BERSAMBUNG
__ADS_1