Apa Salahku, Kak (Air Mata Steffani)

Apa Salahku, Kak (Air Mata Steffani)
Sean dan kawan-kawan akan menemui Fani.


__ADS_3

Para anak buahnya Sean sudah bisa mengatasi masalah nya Mila dengan membayar mahal kutang hutangnya bapak Mila, yang punya banyak hutang kepada juragan Endang itu.


Kini Mila dan para anak buah Sean, lagi di perjalanan menuju kota Sean.


Mila belum ada satu hari sampai di halaman rumahnya itu, sudah kembali lagi ke kota sang majikan.


''Mas, boleh saya bertanya ?'' ucap Mila bersuara lalu dia bertanya pada salah satu anak buahnya Sean.


''Tentu boleh Nona, Anda ingin bertanya apa?'' balas pria itu sopan


''Tapi sebelumnya tidak perlu sebut nona pada saya mas, panggil Mila saja!'' ucap Mila merasa tidak enak di panggil begitu, itu pantas untuk orang yang berada begitu pikir Mila.


''Maaf tapi kami tidak bisa nona, karena anda adalah orang Special Bos, jadi kami juga harus hormat pada Anda.'' jawabnya dengan menunduk hormat


''Yasudah deh terserah, oh ya kalian kok bisa ada di depan rumah saya ya? Padahal kan kalian sebelumnya tidak tahu tempat saya kan?'' Mila pun menanyakan yang ada di pikirannya ini.


''Karena kami di tugaskan untuk menjaga Nona Sampai di rumah nona.'' beritahu nya.


''Apa, benarkah Tuan menyuruh seperti itu. Tapi untuk apa ?'' Mila kaget


''Kami tidak tahu kenapa, tapi yang kami tahu Bos menghawatirkan Nona, sehingga menyuruh kami membuntuti Nona sampai rumah. Dan semua perintah Bos memang itu tugas kami jalankan.'' jawab anak buah Sean.


''Dan Bos benar-benar menghawatirkan Nona, sampai menyuruh kami membuntuti sampai kota ini. Karena Bos tidak ingin terjadi sesuatu pada Nona, dan juga bos ingin tahu yang terjadi di rumah Nona, apa alasannya orangtuanya Nona menyuruh pulang.'' lanjut anak buah Sean yang lain menjelaskan tujuan Sean.


''Iya dan ternyata dugaan bos benar, kalau Nona akan di jodohkan sehingga bos memerintahkan kami untuk membawa paksa nona kembali ke tempat bos lagi.''

__ADS_1


''Jadi begitu ya, sebenarnya saya berterima kasih pada Tuan, tapi kenapa harus repot-repot memerintahkan kalian ya ? Oh mungkin karena aku banyak hutang.'' Mila setengah bergumam


''Atau mungkin karena bos, mulai menyukai Nona.'' celetuk anak buah Sean itu


''Apa? Hahaa, itu tidak mungkin mas. Mas kok ngelucu nya berlebihan.'' Mila menanggapi dengan tertawa


''Eh si Nona, yang saya lihat mah kayaknya benar nona. Bos suka pada Nona, karena gak mungkin kaya gitu rela menyuruh kami kalau bukan karena ada tujuan khusus.'' lanjutnya orang itu


''Ah Mas nya bisa aja, tapi gak mungkin.''


''Yaudah kalau gak percaya.''


**


Sean ingin mengunjungi Fani, dan berniat ingin minta maaf pada perempuan yang sudah ia sakiti hingga begitu membekas.


''Sayang, kamu ingat Sean, Doni, Yuda dan Rian ?'' sebelum mengatakan akan kedatangan Sean , Raffi lebih dulu bertanya dengan hati-hati pada istrinya ini


''Mas, mereka itu?'' Fani wajahnya berubah tegang


''Iya, kamu ingat ?'' ulang Raffi


''Mas, mereka orang jahat.'' pekik Fani


''Sayang, kamu sudah bisa memaafkan mereka belum ?'' kembali tanya Raffi

__ADS_1


Fani diam.


''Istriku, mereka akan datang kesini.'' ujar Raffi lembuut


seketika Fani menoleh dan matanya memerah ingin menangis campur marah.


''Belajarlah memaafkan mereka, aku tahu aku yakin kamu bisa sayang.. Mereka sudah menyesali perbuatannya mereka padamu dulu, mau maafkan mereka?'' bujuk Raffi tapi tidak memaksa


''T-tapi mas, sakit di sini.'' Fani menatap Raffi dengan berlinang air mata dan bibir yang bergetar


Raffi mengangguk, ''Ya istriku, tentu aku mengerti sangat paham dengan yang kamu rasakan.. Pasti sakit sekali kan, tapi sayang sebaiknya coba maafkan mereka lalu lupakan yang terjadi, dan fokus lah pada masa depan mu bersama ku, dan anak-anak kita!'' pesan Raffi


''A-aku akan mencobanya.'' walau ragu tapi mungkin memang harus seperti itu, sekarang yang Fani percayai adalah Raffi, melebihi dia percaya pada dirinya sendiri.


Maka yang Raffi katakan, Fani segera menuruti Karena Fani menganggap yang Raffi katakan perintahkan itulah yang terbaik untuknya hidupnya.


''Bila belum bisa, jangan terlalu di paksakan ya sayang, belajarlah pelan-pelan !'' ucap Raffi


''Baik Mas, oh ya Mas kamu tidak akan meninggal aku kan? Juga kamu tak akan menyakiti ku, mengkhianati kepercayaan ku kan mas ?'' Fani Kembali menanyakan keseriusan Raffi, bukan dia tak percaya tapi karena Fani merasakan trauma dengan orang yang berkhianat dan membuat luka.


''Aku berjanji istriku Steffani Flower. Aku akan setia, akan jujur, akan dampingi kami Fika, selamanya !'' jawab Raffi mantap


''Massss, terima kasih banyak !'' Fani memeluk Raffi


Dan alasan Sean datang ke kediaman Fani karena dia benar-benar ingin meminta maaf pada Fani, Sean sudah menyadari kesalahannya pada wanita itu. Juga ini karena hadirnya Mila, perawat yang tulus padanya tidak pernah menganggap harta Mila menyadarkan hati Sean yang keras.

__ADS_1


Dan juga karena Sean sudah ingin serius dengan Mila, sehingga Sean memutuskan untuk melupakan Fani. Lalu akan melanjutkan hidupnya dengan Mila..Namun sebelum meneruskan hidupnya yang baru Sean ingin menebus kesalahannya dengan meminta maaf yang tulus pada Fani, agar dia tenang setelah ini. Sean sudah mendapatkan kabar bahwa Mila akan kembali dan kini sedang di perjalanan menuju kediamannya lagi.


__ADS_2