Apa Salahku, Kak (Air Mata Steffani)

Apa Salahku, Kak (Air Mata Steffani)
Fani memberikan maaf nya


__ADS_3

Setelah sekian lama tidak berjumpa ini adalah pertemuan kembali antara Fani dan juga para penjajah itu.


Fani di tempatnya kini ia mencoba tenang dan tidak menunjukkan ketakutan nya lagi, apalagi di sampingnya ada seseorang yang selalu setia juga selalu menguatkan nya.


''A-ada apa ka-kalian datang kesini?'' tanya Fani harus kuat


''Fan, kami kesini ingin minta maaf padamu.'' ucap Sean yang sekarang tenang dan sudah bisa melupakan Fani seratus persen.


''Iya Fani aku juga ingin minta maaf.'' kata Rian


''Ya Fan, maafkan aku.'' sahut Doni


''Aku juga ingin minta maaf Fani.'' tambah Yuda


Mereka semua langsung bersujud di kaki Steffani dengan benar-benar meminta maaf dan ampunan Steffani.


''Fan, tolong maafkan Aku. Aku ngaku sangat bersalah padamu Fani. Aku menyesal, tolong berilah maaf mu hikss.'' bahkan si ketua saat ini dia tidak malu menangis di hadapan Fani juga teman-temannya.


''Fani kami mohon maafkan lah kami Fani.''


''Kami akui kami itu sudah membuat hak yang menjijikkan,''


''Dan kami menyesal Fan.''


''Tolong Fani, kau mau memaafkan kami kan?''


Mereka pun kompak memohon ampunan Steffani

__ADS_1


''Fan, aku sangat-sangat menyesal atas perbuatan ku aku khilaf Fani, dulu itu aku di kuasai oleh amarah juga rasa cinta yang terlalu besar.'' ucap Sean sungguh-sungguh atas penyesalan nya


''B-baiklah a-aku memaafkan kalian semua, tapi tolong untuk sekarang ini dan seterusnya jangan lagi menunjukkan diri kalian di hadapan aku.'' ucap Fani bulat dengan keputusan nya mungkin ini memang yang terbaik untuk sekarang ini. Fani harus berlapang dada menerima permintaan maaf nya mereka semua itu.


''Beneran Fani, kamu sudah memaafkan kami?'' Rasanya mereka semua sangat senang dan lega juga bersyukur


Fani pun mengangguk.


''Fan, kamu udah maafkan aku kan?'' tanya Sean


''S-sudah, tapi ingat dengan permintaan ku tadi.'' ulang Fani menegaskan keinginan nya.


''Baik Fan, kami mengerti maksud mu.'' kata Doni


''Iya Fani, kami berjanji setelah ini kita akan pergi jauh. Terima kasih.'' kata Rian


''Iya Fan, Makassar ya.'' ucap Yuda


Membuat badan Fani tegang kemudian wanita itu menggeleng cepat, ''Jangan, aku t-tidak mau.'' tegasnya


''Kenapa? Dia putriku juga.'' ucap Sean berharap Fani bersedia


Fani kukuh menggeleng


''Sudah jangan dulu memaksa, dia masih butuh waktu untuk itu, biarkan dia menginginkan nya sendiri jangan memaksanya bisa saja nanti dia jadi ketakutan lagi.'' Raffi memperingati Sean


Hufffttt

__ADS_1


''Baiklah aku gak akan maksa soal ini, Aku akan sabar menunggu dan berharap suatu saat nanti kamu bersedia mempertemukan aku dengan Fika, ingat dia putriku juga.'' ucap Sean


''A-aku tidak mau Fika kau ambil.'' ucap Fani lirih


''Aku gak akan mengambil nya darimu Fan, Aku hanya ingin dia tahu aku adalah ayah nya atau setidaknya biarkan dia dekat dengan ku.'' pinta Sean


''Tidak.'' Fani menolak tegas karena dia masih gak bisa terima saat dulu ketika Sean tidak mau menerima kehadiran Fika saat Fani hamil.


''Baiklah aku gak akan maksa kamu lagi, tapi aku tanya sama kamu. Apa kamu serius udah maafkan aku Fan?'' Sean memastikan


Fani mengangguk .


''Terima kasih banyak Fanni, dan aku benar-benar minta maaf soal perbuatan ku dulu. Fani aku ingin kamu tahu kalau aku mulai bisa melupakan kamu, karena saat ini aku mulai menemukan cinta sejati ku, dan karena aku ingin memulai hidup ku yang baru maka sebelum hubungan ku ini berlanjut aku ingin mendapatkan maaf mu dulu Fani, agar aku bisa damai menjalani ini, bukan maksud ku ingin terbebas dari rasa bersalah, namun ini karena aku ingin hidup tenang Fani Aku ingin seperti orang-orangnya hidup yang normal.'' Sean pun menjelaskan tujuannya datang ke tempat Fani.


''Kau serius sudah menemukan pengganti istriku?'' tanya Raffi


''Iya sudah, dan dia pilihan hatiku.'' jawab Sean


''Oh syukurlah Sean, selamat ya.'' Raffi mengulurkan tangannya memberikan selamat


''Terima kasih untuk semuanya, atas kebaikan mu juga kasih sayang mu kepada Fika, kau Pria yang begitu baik dokter RAFFI, kau orang yang tulus.''


''Iya, itu adalah tugas ku karena Aku menyayangi mereka berdua.'' kata Raffi


Dan kini Sean juga teman-temannya cukup lega dan tentunya bersyukur akhirnya mereka bisa hidup normal dengan mendapatkan maaf dari korban yang telah mereka jahati dulu.


Kini tinggal di mana Sean harus mengatakan perasaannya kepada Mila si perawat, dan berharap Mila akan menerima nya kemudian Sean bisa menyunting wanita nya itu .

__ADS_1


Sean telah mendapatkan kabar bahwa Wanita nya sudah sampai di apartemen milik Sean. Sehingga Pria itu pun kembali ke apartemen setelah urusannya selesai di rumah Fani tadi.


Dan Sean tidak sabar bertemu Mila. Namun Sean belum tahu apa nanti jawaban yang Mila berikan atas perasaan nya itu..


__ADS_2