Assalamu'Alaikum Pak Polisi

Assalamu'Alaikum Pak Polisi
Pandangan Pertama


__ADS_3

"Mei, mau di bantu bawa nggak? " Tanya Santi.


"Nggak usah biar saya saja, nanti disana banyak anggota yang bakalan bantuin kok." Jawab Meidina.


"Oh yaudah kalau begitu. "


"Kamu, bantu yang lain saja. Jam 1 siang, sudah harus on the way. "


"Hati - hati ya. "


"Iya, kalau begitu saya jalan dulu. Assalamu'alaikum. "


"Walaikumsalam." Balas Santi.


Meidina pun mengemudikan mobil nya, menuju ke Polsek Leuwiliang. Dengan mengendarai, kecepatan sedang Meidina mengantarkan pesanan nya sendiri.


Perjalanan hanya memakan waktu 15 menit. Meidina pun sampai. Terlihat sudah ada beberapa ibu Bhayangkari, yang sudah datang. Bayu berlari kecil, ke arah mobil Meidina dan membantu membawakan beberapa dus, berisi kotak nasi untuk makan siang.


"Mei, masuk yuk. " Ajak Anisah yang memakai seragam pink nya.


"Makasih, saya mau langsung pulang saja." ucap Meidina.


"Mei, Mas Bagas sudah nggak tugas disini lagi, dia pindah di Polsek Rawadalem."


"Oh di sana, jauh ya. "


"Iya, tapi masih satu kabupaten. "


"Saya pamit dulu ya, nggak enak. Saya malu sama yang lain nya. "


"Ya sudah makasih ya. "


"Sama - sama, saya pamit. "


Saat Meidina akan berbalik badan, tak sengaja Meidina menabrak seseorang hingga kunci mobil nya terjatuh.


"Maaf." ucap Meidina mengambil kunci yang terjatuh.


"Mei kamu nggak apa - apa? "tanya Anisah.


" Nggak apa - apa. " ucap Meidina.


"Maaf ya, saya nggak lihat. Tadi sambil mainan ponsel. " ucap Radit.


"Iya Pak, maaf saya yang salah. "


"Pak Radit, ini saudara saya. Kenalkan Mei, dia Kapolsek baru disini. "


Meidina tersenyum dan bersalaman dengan Radit, Meidina tertunduk sambil tersenyum dan menarik tangan nya. Radit tersenyum dan terus menatap ke arah Meidina.


"Saya pamit, mari Anisah, Pak. " ucap Meidina langsung pergi.


****


Acara serah terima jabatan pun berjalan dengan lancar, yang di hadiri camat, dan beberapa kepala desa.


Radit bersalaman dengan Bagas, setelah serah terima tugas yang disaksikan oleh para perangkat desa dan Camat.


" Masa bertugas saya, memimpin di Polsek Leuwiliang, kecamatan Leuwiliang berakhir sudah. Saya serahkan, tugas ini pada Kapolsek baru. Pak Radit, akan menggantikan saya disini, dan saya pindah ke Polsek Rawadalem. Semoga Pak Radit, kerasan dan bisa meneruskan kepemimpinan saya nanti." ucap Bagas.


"Terima Pak Bagas, terima kasih juga, untuk sambutan nya. Saya akan melanjutkan kepemimpinan Pak Bagas disini, saya juga minta kerja sama nya , dan maaf untuk ibu - ibu Bhayangkari, mungkin kegiatan rutin ibu - ibu, saya belum bisa karena saya belum memiliki seorang istri. Nanti, bisa di pimpin sementara oleh Ibu wakil Kapolsek nya. " ucap Radit.


"Wah, kalau begitu Pak, main tidak sama ajak saya? " celetuk salah satu istri anggota, dan Radit hanya tersenyum.

__ADS_1


"Boleh bu, asal ada syarat dan ketentuan nya." ucap Radit tersenyum.


****


"Alhamdulillah, akhirnya baru bisa meluruskan kaki. " ucap Meidina.


"Hah.. lumayan, untuk hari ini. " ucap Mami Rosa.


"Mam, gimana kalau kita buka rumah makan saja, kalau sedang sepi orderan kita buka rumah makan. Kan uang kita bisa terus berputar. " ucap Meidina.


"Betul itu Mei, kita sudah punya modal berapa?"


"Masih ada sisa modal kemarin kan Mam?"


"Masih ada sih, tapi apa itu cukup? "


"Cukup lah Mam, kita kan buka nya disini.Bukan sewa rumah, atau ruko."


"Yaudah, kita atur, kita rinci, ok. "


*****


"Mas, Pak Radit ganteng ya. " ucap Anisah.


"Terus, kamu naksir dia? " ucap Bagas langsung menarik hidung Anisah.


"Nggak, kenapa kita tidak jodohkan saja sama Meidina. "


"Anisah, bukan Mas nggak setuju atau apa. Kamu kan tahu, masa lalu Meidina. Mas takut nya, akan ada kekecewaan. Biar Meidina cari sendiri, dan menjelaskan sendiri. Jangan kita, biar Meidina mencari sesuai, apa. yang dia ingin kan. Bagi Meidina itu, tidaklah mudah untuk mencintai pria lain, atau pria lain menerima nya. "


"Tapi seperti nya Pak Radit itu, baik loh. "


"Iya, baik. Dia teman Mas. "


*****


"Sama Meidina komandan. " Jawab Bayu.


"Meidina? "


"Iya, masih saudara nya ibu kapolsek. "


"Boleh, nanti kan besok ada acara, kunjungan Pak Kapolres kesini tolong pesan kan. "


"Boleh komandan, nanti saya hubungi. Mau kotak apa paket prasmanan? "


"Oh ada prasmanan juga, boleh lah. "


"Saya nanti pulang, ke rumah nya. "


"Kamu catat alamat nya, biar saya kesana sendiri. "


"Siap komandan. "


*****


"Ada yang bisa di bantu Pak? " Tanya Santi.


"Ini tempat catering nya, Mba Meidina ya? " ucap Bagas.


"Betul Pak, mau pesan? "


"Iya, bisa saya ketemu sama Mba Meidina nya?"

__ADS_1


"Sama saya juga bisa, karena sedang keluar."


"Oh gitu ya, begini bisa nggak buatkan paket prasmanan untuk di Polsek Leuwiliang, buat minggu depan, untuk 100 porsi. "


"Minggu depan ya, saya lihat jadwal nya.Untuk tanggal berapa? "


"Tanggal 10."


"Tanggal 10,aduh maaf Pak, kita kosong nya tanggal 15."


"Yah, nggak bisa ya? "


"Nggak bisa Pak, maaf banget. "


Meidina datang, membawa barang belanjaan sayuran dan daging untuk pesanan besok. Radit tersenyum menatap Meidina, tatapan nya terus menatap ke arah Meidina. Santi yang tahu, hanya tersenyum kecil.


"Mei, ada yang ingin pesan paket catering, buat Polsek Leuwiliang. Tapi tanggal 10,kita kan padat banget. "


"Oh Pak Kapolsek, maaf ya Pak. Penuh, kita seperti nya nggak bisa. " ucap Meidina.


"Aduh gimana dong, padahal saya ingin banget loh, masakan dari sini. Kemarin cocok rasanya. "


"Gini aja Pak, pindah ke orang lain saja. Kalau mau, saya rekomendasi kan. "


"Saya ingin nya, masakan sini. "


"Maaf Pak, maaf banget. "


"Gimana Ya, soalnya bagi saya rasanya enak sini. "


"Alhamdulillah, tapi maaf banget Pak. Kita tidak bisa memenuhi, pesanan nya. "


"Kosong nya tadi tanggal berapa? "


"Tanggal 15."


"Duh, ya apa di undur saja ya. " ucap pelan Radit.


*****


"Ayah kunjungan nya nanti saja, tanggal 15 ya?"


"Kamu ngatur orang yang tertinggi dari jabatan kamu? "Ucap Pak Halim.


" Ayah, catering nya penuh tanggal 10 nya. "


"Hubungan nya apa sama Catering, Ayah mau kunjungan itu tanggal 10,sudah atur jadwal."


"Yah, masalah nya ini enak banget masakan nya. Saya nggak mau sama Catering lain, Ayah mau kan? "


"Ayah curiga sama kamu, jangan - jangan yang punya catering itu pacar kamu. "


"Ayah, asal nebak saja. "


"Siapa Yang punya pacar? Radit kah? kamu sudah move on dari Latifah. "


"Latifah sudah lama pergi Bu, sudah 7 tahun dia pergi. Sudah lama sekali, umur saya sudah matang Bu, nggak mungkin kalau saya terus melajang. "


"Apa kamu, sedang menyukai seseorang?"


"Nanti saja, saya ceritakan. Pokok nya, Ayah datang nya tanggal 15 . Titik nggak pakai koma. "


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2