
setelah pertemuan David secepat kilat pulang ke rumah membawa dua buah bunga dan perhiasan serta mainan buat sang buah hati
dengan senyuman manis David masuk ke rumah melihat kesayangannya sedang duduk santai di ruangan keluarga bersama sang ibu
Erina dan Anita mendongak saat mendengar suara David
,"sayang ini Bungan dan perhiasan untuk mu dan ini juga untuk ibu agar tidak merasa iri bila aku hanya memberikannya pada Erina," ucap David
membuat sang ibu menatap tak percaya atas ucapan putranya
,"kalau tak ikhlas tak usaha di belikan ayahmu masih mampu membeli bahkan seluruh toko," ucap ibu Anita
tapi tangannya tetap mengambil bunga dan perhiasan tersebut membuat David terkekeh
,"kau sudah pulang," ?ucap Erina
,"aku merindukanmu ,"?ucap David sambil tersenyum hangat
David menarik istrinya menuju kamar mereka meninggalkan ibu Anita sendiri menonton TV
,"dasar anak beruang main pergi saja gak pamit atau apa ,untung hadiahnya bagus,"ucap ibu Anita sambil berlalu masuk ke kamarnya untuk mencoba perhiasan pemberian anaknya tersebut
di dalam kamar Erina dan David sudah duduk di sofa
__ADS_1
,"sayang dengarkan aku,aku sangat mencintaimu dan aku hanya mengagap Rita hanya orang lain seperti orang yang aku kenal saja,"ucap David sambil memegang tangan sang istri dan melihat matanya
Erina tersenyum saat melihat sang suami
,"aku percaya padamu mas,"ucap Erin seraya tersenyum manis pada sang suami
membuat David langsung menyerang sang istri dengan ciuman yang memabukkan apalagi semalam dia tak bisa menyentuh sang istri membuat David semakin memperdalam ciumannya
Erina yang juga sudah terbawa suasana membalas serangan sang suami
David langsung mengakat tubuh sang istri ke atas ranjang tanpa kata pengantar dia langsung melakukan aksinya yang sempat tertunda karna baju tidur jaga jarak
kita tinggalkan sepasang suami-istri yang sedang melakukan tugas pribadi
di kamar si kembar mereka sedang sibuk melakukan sesuatu,Brayen di depan komputer sedang Brian entah apa yang di kerjakan nya dengan berbagai benda di hadapannya yang pastinya ke dua anak tersebut sedang serius melakukan sesuatu
David langsung mencium ke dua putranya dan memberikan barang yang tadi di beli olehnya
si kembar langsung kegirangan dan memeluk serta mencium sang ayah
,"terimakasih ayahku tersayang,"ucap si kembar serempak
semua yang di meja tersenyum melihat tingkah si kembar
__ADS_1
David makan dengan lahap dia seakan-akan belum pernah makan dari semalam
,"sayang pelan-pelan makannya,"ucap Erina melihat David yang makan seperti kesetanan
David hanya tersenyum dan meneruskan makan siangnya
setelah makan siang David menemani sang istri yang sedang menonton
,"sayang kapan kita akan melakukan pemeriksaan lagi,aku sudah tidak sabar,"ucap David semangat
,"dua Minggu lagi sayang ,"ucap erina
David hanya mengangguk sambil menemani sang istri nonton
,"kapan kau akan ke kafe lagi," ucap David
,"aku akan ke sana setelah periksa kandungan, aku hanya akan melihat dan memeriksa ke adaan kafe ,"ucap erina
David hanya mengguk saja tanpa berkomentar
kita tinggalkan David yang sudah mendapatkan vitamin ke bahagian
kita beralih pada need yang sedang pusing tujuh keliling akibat permintaan sang istri
__ADS_1
akhirnya need terpaksa pulang ke rumah karna sang ibu terus menelepon
atas keinginan sang istri yang harus di kabulkan saat ini juga dan tak ada kata Tidak dalam kamus sang ratu tanpa perasan.