
need bingung harus mengatakan apa lalu melangkahkan kakinya meningalakan tempat tersebut,setelah mengembalikan Rani ke dalam gendongan Eni
setelah kepergian need semua kembali seperti semua di ruangan tersebut
sementara need langsung ke tempat David,Lewis dan Desalan bersantai
"kenapa dengan wajahmu,apa kau tak mendapatkan jatah." tanyak David
"ini karena putramu Brayen yang terus mendekati putriku dia bahkan mencium pipi putriku." ucap need dengan muka kesal
"ayolah mereka masih balita,kau jangan berpikiran negatif mengenai Brayen,dia anak yang sangat baik dan pengertian, seharusnya kau senang Brayen menyukai putrimu ." ucap David menggoda need
"kau tau dia membuatku takut dia Bahakan Sudah mengincar putriku saat masih dalam kandungan." ucap need
david tertawa mendengar perkatan need begitupun yang lain
"kenapa kalian tertawa seperti itu,kalian akan tau bagaman rasanya putri kalian saat ada seorang pria yang mendekatinya." ucap need
David dan desalan,spontan terdiam dari tawanya,mengingat mereka mempunyai anak perempuan... sementara Lewis masih tertawa
"apa kau sudah puas tertawa." tanyak David
__ADS_1
"maaf karena aku tak memiliki anak perempuan." ucap Lewis
"kami mendoakan dirimu segera memiliki anak perempuan." sontak ucapa need membuat Lewis terbelalak dia baru mengingat bahwa dia tak memakai pengamanan semalam saat bersama istrinya
Lewis langsung bangkit dan pergi menemui istrianya untuk bertanya sesuatu, sementara David,need dan deslan, terkejut saat melihat Lewis yang berlari seperti melupakan sesuatu
"ada apa dengannya apa dia sedang tidak sehat." tanyak David
"sepertinya dia akan ke toilet,itulah mengapa dia tergesa-gesa." ucap need.... David mengaguk mengerti
"bagaimana malam kalian," tanyak David
"ya Dau kau adalah dalang dari segalanya." ucap need,membuat desalan mengaguk setuju
sementara Lewis yang Sudah menemukan Tika langsung memangil Tika..." sayang apa kau mengunakan alat kontrasepsi." tanyak Lewis berbisik di telinga Tika
sontak Tika langsung melihat ke arah Lewis dan mengeleng,membuat Lewis terdiam
baikalah aku akan kembali bersama David dan yang lain sambil mengecup pipi istrinya lalu ke dua putranya
Lewis kembali dengan wajah yang tampak cemas, seolah-olah dia takut ucapan need terbukti
__ADS_1
"bagaman apa kau sudah selesai ke toilet." tanyak Desalan
,"siapa yang ke toilet aku pergi mencari istriku,ada yang harus aku sampaikan." ucap Lewis...ketiganya kompak mengaguk .
berakhir acara ulang tahun Briana dan Brian berakhir pula,liburan keluarga David,need,desalan dan lewis, mereka bersiap kembali ke rumah masing-masing.
satu bulan kemudian di rumah Lewis tepatnya di dalam kamar mandi Lewis tampak kelelahan sehabis memuntahkan makan yang baru saja selesai di makanannya
sementara Tika sangat cemas dengan keadaan suaminya, Tika segera memangil dokter untuk memeriksa Lewis
Lewis yang sedang terbaring di ranjang di periksa dengan teliti tapi setelah di periksa dokter tersebut langsung menatap Tika.
"sebaiknya anda segera periksa ke dokter kandungan ." sontak ucapan dokter tersebut membuat Tika membeku
sementara Lewis yang mendengar perkatan dokter di antara rasa tubuhnya yang lemas,langsung mengingat doa need satu bulan yang lalu
Tika dan Lewis langsung ke dokter kandungan untuk memeriksa Tika,masuk di ruang dokter kandungan , jantung Lewis berdetak sanagat kencang
sementara Tika sudah di beri alat tespek terlebih dahulu sebelum di USG oleh dokter.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1