
semua orang terdiam sejenak mendengar perkataan putri, Amera memang harga perhiasan tersebut tak ada apa-apanya bagi David itu hanya sebuah recehan
baiklah undang saja kita akan melihatnya nanti
saat mereka sedang asiknya berdiskusi dari luar asisten pangeran Wonda datang
"ada berita penting pangeran," ucap asisten pangeran Wonda
"ada apa cepat katakan," ada artikel yang mengatakan bahwa tuan David Guetta pengusahaan no satu akan ke istana Benua untuk melamar seorang wanita secara langsung di depan keluarganya ," ucap sang asisten
pangeran Wonda menautkan alisnya, "maksudnya David akan melamar seorang gadis yang berasal dari kerajaan benua," tanya pangeran Wonda
"menurut artikel terbaru itu yang akan di lakukan tuan David dia akan melakukannya saat ulangtahun ratu karena menurut informasi wanita Tersebut adalah kerabat ratu," ucap sang asisten
"putri Amera langsung berbinar,apa itu benar," tanyak putri Amera antusias
asisten pangeran Wonda mengaguk
"sepertinya David akan melamar ku tak ku sangka dia cuek Ternyata untuk menyiapkan kejutan untuk ku ," ucap putri Amera dengan kepedean tingkat dewa
pangeran Wonda dan tuan Oman saling menatap bingung
"apa kau yakin dirimu yang akan di lamar oleh tuan David,bisa saja kerabat lain ratu," ucap tuan Oman
__ADS_1
"aku adalah kerabat dekat ratu,sedangkan putri Erina kan Tidak munkin dia sudah punya anak dan sekarang sedang hamil tua," ucap putri Amera
Pangeran Wonda dan tuan Oman terdiam seraya berpikir
"jadi apa yang harus kita lakukan untuk mengantisipasi yang akan terjadi ," ucap Oman
"kenapa ayah dan paman tidak culik saja ke dua putra kembar putri Erina itu akan berguna untuk mengancam ratu dan pangeran Ajima," ucap putri Amera
"wah itu ide yang sangat bagus," ucap Oman kegirangan karena ide putri Amera sangat brilian menurut Mereka
"kau ternyata sangat cerdas,ayah Banga padamu ," ucap pangeran Wonda
"kita harus mendekati si kembar dulu agar nantinya kita bisa menculiknya dengan mudah ," ucap tuan Oman
"benarkah mereka seperti orang bule," tanyak Oman
tuan Wonda baru sadar bahwa wajah ke dua anak tersebut mengingatkannya pada wajah seseorang tapi dia lupa
"iya wajah anak putri Erina memang bule bangat,bahkan aku pikir itu bukan anak putri Erina ,tapi ratu mengatakan,kita akan mengetahuinya saat acara ulangtahun ratu," ucap pangeran Oman
"aku akan mengunjungi mereka terlebih dahulu sebagai basa-basi sekalian ingin berkenalan dengan ke dua anak putri Erina ," ucap putri Amera sambil membawa kantong mainan
di kediaman putri putri Erina, Tampak si kembar sedang duduk santai sambil memegang ponselnya
__ADS_1
putri Amera yang sudah berada di kediaman putri Amera, sangat terkejut saat melihat tampang si kembar dia menautkan kedua alisnya sempurna
penjaga yang melihat putri Amera langsung mempersilahkan masuk,putri Amera duduk dengan menatap lekat ke dua bocah yang ada di hadapannya,tapi si kembar tetap cuek
"maaf putri Amera,putri Erina sedang bersama ratu,di sini hanya ada pangeran Brayen dan Brian ," ucap pelayan tersebut,tapi putri Amera masih terpaku sambil menatap ke dua anak tersebut yang mengingatkannya pada seseorang
"maaf putri,apa anda membutuhkan sesuatu," ucap pelayan sambil menyentuh lembut putri Amera,membuat putri Amera tersadar dari lamunannya
"tidak aku akan berkenalan saja dengan ke dua pangeran tampan ini ," ucap putri Amera Tersenyum palsu
putri Amera mendekati si kembar
"hai Brayen dan Brian aku bibi Amera," ucap Amera
"Brayen,Brian ," ucap si kembar Dengan datar membuta putri Amera jadi grogi sendiri
Brian mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan putri Amera,dengan senang hati putri Amera menyambutnya membuat Brian Tersenyum tipis
sedangkan dori dan lori melihat senyuman Tersebut begidik ngeri,lori dan dori sudah menhan nafas saat tangan putri Amera dan Brian bertemu
"alamat akan menderita ," ucap lori sedang dori menganguk setuju
jangan lupa like, komen, vote dan Hadiahnya
__ADS_1