
sang pelayan merasa binggung karna dia bekerja di sini semenjak Erina membuka cafe tersebut
belum pernah Erina mengatakan bahwa kedua orangtuanya masih ada setau pelayan tersebut ibu nona Erina sudah meninggal
,"maaf tuan dan nyonya saat ini nona Erina untuk sementara ini Tidak datang ke cafe", ucap pelayan yang menangani meja khusus vip tersebut
,"cepat hubungi dia dan katakan ke dua orang tuanya ada di sini,"
,"maaf kami tak di perkenankan menghubungi nona Erina terkecuali masalah restoran,"
,"beraninya kau melawan,aku akan memecat mu,"
sementara itu David yang mendengar laporan mengenai keberadaan orang tua palsu Erina sedikit geram, apalagi tingkah mereka seolah-olah pemilik cafe
akhirnya David menelepon salah satu bawahannya yang di percaya mengelola toko Erina
,"apapun yang terjadi jangan biarkan mereka bertemu Erina terlebih dahulu dan jangan ada yang memberi tau Erina Tetang masalah ini ,"
__ADS_1
,"baik tuan muda,"
selesai bicara David langsung memutuskan sambungan telepon dan pulang ke rumah untuk melihat istrinya dan membawa semua bukti yang berhasil di kumpulkan nya
David langsung masuk ke dalam rumah guna mencari sang istri, terdengar suara di taman,seluruh keluarganya sedang di taman menemani se kembar bermain
Erina melihat sang suami langsung tersenyum dan menghampiri sang suami,mengambil tas kerjanya.
,"bagaman harimu mas,"? ucap Erina saat sang suami sedang melepaskan pakeanya untuk ke kamar mandi
,"aku ingging berbicara padamu setelah mandi,"ucap David dan Erina hanya mengangguk.
David menarik nafasnya sebelum memperlihatkan bukti yang dia miliki takutnya sang istri akan histeris seperti waktu di villa.
,"bagaman perasanmu apakah baik-baik saja,"? Erina binggung dengan pertanyaan sang suami
,"maksudnya bagaimana sayang,"ucap Erina sambil menatap David binggung
__ADS_1
,"bagaimana perasaanmu tentang paman dan bibi mu," apakah kau sudah bisa tenang tentang semua itu,"ucap David karena dia sangat khawatir pada sang istri
,"aku rasa aku lebih baik setelah mendengar semuanya," ucap Erina ,"baiklah ini adalah bukti tentang paman dan bibi mu," ucap David sambil menyerahkan bukti yang tadi dia simpanan dalam tas kerjanya,
,"lihatlah ini,"di dalamnya adalah semua tentang paman dan bibi mu serta bagaman mereka bisa membunuh ke dua orang tua mu.' ucap David sambil tangannya terus memberikan kenyamanan pada Erina
dengan tangan bergetar dan air mata yang mengalir Erina melihat semua bukti kejahatan sang paman, sungguh Erina tak menyangka bertahap jahatnya mereka pada ke dua orang tuanya
hanya demi harta mereka tega membunuh sodara sedarah nya dan membuat dirinya jadi yatim piatu
erina tampak masih menangis di pelukan David sehabis melihat semua bukti yang di berikan suaminya,dia sangat membenci ke dua orang itu yang dengan sengaja menghancurkan kebahagiaan keluarganya
,"sudah berhentilah menagis nanti si kembar atau ibu akan memukul ku," ucap David sambil mengelus kepala istrnya yang masih dalam dekapannya
Erina langsung memukul dada david sambil tersenyum karna dia tau bagamna ke dua putranya sangat menjaganya dan ibu mertuanya yang selalu membelanya,
,"tadi paman dan bibi mu datang ke restoran mu,"sontak perkataan David membuat Erina langsung melepas pelukannya dan melihat David .
__ADS_1
,"jadi mereka sudah menemukan alamat cafe ku," ucap Erina David langsung mengguk.
,"terus apa yang mereka lakukan?