
ibu Anita jadi penasaran apa yang ke dua cucunya itu pelajari, memangnya mereka belajar apa,mereka biasa belajar online ucap Erina polos dia tidak tau saja kelakukan si kembar dalam kamar
sementara dalam kamar si kembar sedang memeriksa beberapa laporan keuangan di perusahan ayahnya tanpa sepengetahuan siapa pun,mereka sedang membuat virus dan juga sedang mencari data tentang penemuan ponsel yang ada di tangannya,mereka sangat puas dengan hadiah yang di berikan sang kekek buyut karna mereka Tidak akan terganggu karna ponsel lobet atau panas karna ponsel tersebut tidak akan pernah lobet ataupun panas
bagaimana saha mu ucap Brian pada Sang Kaka Brayen, semuanya bagus bahkan saham ku di perusahan tersebut hampir lima puluh persen wah kau sangat hebat tapi apa Mama Tidak curiga kita mengunakan identitasnya untuk membeli saham,tenang saja mama pasti berpikir kita sedang bermain waktu memintanya tanda tangan waktu itu
dan saham mu bagaman, aku hanya mendapatkan empat puluh persen saja, itu lebih baik,oh iya menurut mu kenapa ayah tidak tau bahwa ada yang bermain di dalam perusahaannya
__ADS_1
munkin ayah percaya pada direktur keuangan tersebut tapi,laporan mereka luar biasa jika hanya dilihat dengan mata tak ada celah tapi begitu kita masukan di aplikasi yang kita temukan semua bisa terbaca dengan jelas ,ya alat itu sangat berguna tidak sia-sia kita membuatnya dengan mengumpulkan uang jajan yang di berikan mama
apa kau inggin merampok uang direktur tersebut,ucap briayen pada Brian sambil tersenyum penuh arti
jangan dulu kita harus menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hal tersebut, kita biarkan dia menabung lebih banyak dan setelah itu kita merampoknya agar dia frustasi ucap Brian sambil terkekeh akhirnya ke duanya tertawa bersama
sungguh tak ada yang tau bertapa menyeramkan ke dua bocah tersebut,wajah yang tampan dan mengemaskan serta sangat sopan pada siapapun tapi siapa yang tau apa yang akan mereka lakukan di belakangmu
__ADS_1
pasti nenek mau jadi makcomblang setelah kurang puas menjadi ratu akting dia munkin butuh pekerjaan baru mengasah bakatnya ucap si kakak sambil terkekeh mengingat sang nenek
sementara itu ibu anita,Erina dan Eni kembali ke kamar masing-masing setelah bercerita,ibu Anita langsung mengambil ponselnya dan menelepon seseorang setelah menelepon dia tersenyum puas
kini David sudah di dalam kamar tidurnya yang akan dia tiduri sampai hari pernikahan dan sang ayah juga telah kembali ke peraduannya
sementara di sebuah rumah mewah Tante desi,sang cucu sedang belajar membaca dan menulis serta berbagai perhitungan, semenjak cucunya kalah dengan si kembar Tante Desi mengajar siang dan malam agar Deni cepat pintar dan bisa bersaing dengan si kembar
__ADS_1
tapi namanya juga gen kata orang anak itu mengikuti kepandaian ibu meraka,itulah mengapa jangan malu wahai para wanita jika anda adalah sarjana dan menjadi ibu rumah tangga karna itu semua juga demi masa depan buah hati kalian,menjadi ibu rumah tangga adalah ibadah ,ibu Deni seorang model yang terkenal hanya sayang prestasi akademiknya sangat rendah
Deni yang otaknya pas-pasan apalagi di tambah dia sangat bosan dan mengantuk membuatnya tak konsentrasi dalam belajar hal itu membuat ibu Anita sangat kesal,sementara ke dua orang tua Deni hanya cuek dan membiarkan sang ibu yang mengurus deni, sungguh malang Nasib anak tersebut tak ada yang peduli akan keinginannya