
dini yang masih terpaku, terkejut saat mendengar panggilan Deni yang berteriak ke arahnya
"ada apa sayang," tanyak mbak dini saat menyadari Deni sudah berada di hadapannya
"aku panggil mbak dari tadi aku pengen mandi," ucap Deni
mbak dini tersenyum melihat Deni yang polos dan imut
mbak dini membatu Deni mandi dan berpakaian, sebenarnya Deni bisa mandi sendiri tapi dini takut kalau sampai Deni terpeleset karena sabun jadi itu dini selalu menunggu Deni di luar kamar mandi
setelah mandi Deni dan mbak dini,makan malam bersama.
mbak Dini dan Deni sedang bersantai sambil menonton TV
"Deni mbak mau tanyak,"?...tanyak mbak dini sambil melihat Deni agar dapat melihat bagamana reaksi Deni saat mbak dini bertanya
mbak dini terdiam sesaat sebelum melanjutkan perkataannya,Deni yang melihat hal tersebut sontak kebingungan
"sebenarnya mbak dini mau tanya apa sih sama Deni," tanyak Deni
"Desi kangen nenek Desi gak," sontak ucapa mbak dini,membuat Deni yang tadinya tampak ceria,kini wajahnya berubah sendu
"Deni takut mbak, Deni gak mau ketemu lagi sama nenek," ucap Deni sambil mempererat pelukannya pada mbak dini
membuat mbak dini langsung menangis sambil memeluk erat Deni,anak ini ternyata trauma berat, katakanlah dia egois karena tak mempertemukan nenek dan cucu tapi kondisi Deni saat ini memang Tidak tepat untuk bertemu dengan sang nenek.
"baiklah sayang sekarang mari tidur mbak antar di kamar," ucap mbak dini setelah tangisan Deni reda
"tapi mbak dini janji ya tidak bawa Deni ketemu nenek Desi lagi," ucap Deni dengan wajah polosnya
mbak dini langsung mengaguk setuju
membuat senyuman Deni mengembang sempurna
sementara ibu Anita yang berada di dalam kamarnya,sedang menuju cara agar tak ada yang terluka lagi
tuan Andrew yang melihat istrinya seperti memiliki beban pikiran Langsung mendekat
__ADS_1
"ada apa sayang sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu," ucap tuan Andrew sambil memeluk istrinya
"menurut mu bagamana kalau aku mempertemukan Deni dan desi," ucap ibu Anita
"apakah kau sudah bertanyak pada mbak dini tentang ide mu ini,". ucap tuan Andrew
"aku hanya memberinya pilihan,jika ingin di pertemukan atau tidak tergantung Mbak dini," ucap ibu Anita
"keputusan mu sudah tepat karena biar bagaimanapun mbak dini yang tau saat ini kondisi Deni apakah dia siap apa Tidak siap bertemu dengan neneknya," ucap tuan Andrew
"tapi aku kasian dengan ibu Desi yang selalu merasa bersalah atas kepergian cucunya," ucap Anita
" biarkan dulu untuk sementara anggap sebagai hukuman kecil untuknya ," ucap tuan Andrew
ibu Anita hanya mengaguk mengiyakan perkataan suaminya
"sekarang sudah malam waktunya kita tidur,beruang kutub sangat kangen dengan si artis yang di bawah ," ucap tuan Andrew sambil menjalankan aksinya.
sementara itu di rumah Lewis sang asisten sedang terdiam terpaku saat mengetahui sang majikan telah menikah
asisten Lewis langsung menyiapkan semua keperluan tuan mudanya dan nyonya mudanya dengan bahagia .
apalagi mengingat tuanya bukan memberikannya hukuman tapi bonus,membuat sang asisten semakin semangat Dalma bekerja.
sedang Lewis yang sedang berbulan madu dengan Tika di negara P sangat antusias,tapi sayang dari mereka tiba di hotel dan sudah tiga hari berlalu mereka tak pernah keluar kamar,si perkasa tak pernah mau absen untuk melihat tanaman di dalam hutan belantara, membuat Tika sangat kesal,padahal Tika sudah menyusun rencana saat baru sampai di hotel dia sudah menulis tempat-tempat yang akan mereka kunjungi
tapi setiap Tika mengatakan keinginannya,Lewis selalu meminta syarat yang berakhir di ranjang untuk melakukan adegan panas,saat telah selesai,jawaban Lewis,nanati kita akan ke sana, membuat Tika kesal
"sayang kenapa dengan wajah cantikmu dan di man senyuman manis mu," goda Lewis pada sang istri yang sedang ngambek padanya
Tika memalingkan mukanya yang kusut seperti kertas habis di remas
melihat Tika seperti itu malah membuat Lewis semakin gemas Melihatnya
"sayang kau sangat menggairahkan , membuat si perkasa semakin suka,"sontak saja mendengar nama si perkasa membuat Tika menatap tajam Lewis yang selalu memfitnah si perkasa yang memaksanya masuk ke hutan belantara
Lewis cengengesan mendapatkan tatapan tajam dari istrinya
__ADS_1
"baiklah berhenti meliahat ku seperti itu,kita akan keluar hari ini untuk berbelanja," ucap Lewis sontak membuat Tika sangat bahagia
setelah hari ke empat ini akhirnya dia bisa keluar dari kamar hotel
"baiklah aku akan Menganti bajuku dulu," ucap Tika antusias
membuat Lewis Tersenyum bahagia melihat sang istri
setelah mereka berdua siapa,mereka langsung bergandengan tangan melangkahkan kaki ke mobil yang akan mengatar mereka ke pusat kota di mana si sana merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang sangat terkenal
Lewis dan Tika melangkahkan kakinya ke berbagai pusat pembelanjaan,membuat Lewis sedikit lelah para bodyguard yang menemani mereka hanya mampu menahan senyumannya saat sang tuan nampak ngos-ngosan mengikuti langkah kaki Tika yang kesana-kemari seperti strikan saja
Lewis baru tau ternyata berbelanja dengan seorang wanita lebih melelahkan dari pada berolahraga dan lihatlah mereka bejalan mengunakan sepatu yang berhak tinggi,tapi mereka tampak baik-baik saja saat berjalan kesana-kemari seolah-olah sepatu tersebut adalah sendal jepit
membuat Lewis hanya mampu mendesah frustasi
Lewis yang sudah sangat lelah langsung menarik istrinya ke sebuah restoran
",sayang sebaiknya kita istirahat untuk makan kita sudah tiga jam berkeliling dan kau seakan-akan tak pernah lelah ," ucap lewis
Tika yang tersadar Langsung melihat ke arah suaminya dan menganguk,karena keasyikan belanja sehingga dia lupa diri, untung saja dia tak lupa bahwa dia punya Suami
begitu masuk restoran Tika terpukau dengan dekorasi restoran tersebut yang tampak sangat menawan
setelah pelayan mengatar mereka ke tempat duduk,Tika langsung terbelalak melihat harga di menu tersebut
Tika dan Lewis langsung memesan makanan pilihan mereka masing-masing
Tika sangat senang bisa kemana-mana bersama seseorang yang menemani dengan cap 100% halal
saat tengah asyik makan seseorang langsung memeluk Lewis dari belakang
"sayang akhirnya aku menemukanmu aku sudah lama mencarimu ," ucap wanita cantik tersebut dengan senyuman yang mengembang sempurna
membuat Lewis menegang jantungnya berdetak sangat kencang, apalagi melihat tatapan Tika padanya, sepertinya dia lupa memutuskan kekasihnya yang satu ini , membuat Lewis langsung merinding,apalagi mengingat ucapan mertuanya yang akan memutasi si perkasa membuat Lewis semakin panik di buatnya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1