
saat kembali dari restoran dan memasuk perusahan David dan need terkejut melihat Ita yang berdandan menor dan tersenyum pada mereka membuat David menautkan ke dua alisnya melihat Ita.
akhirnya ke dua pria tersebut masuk lift,"apa resepsionis tadi gila,"?bagaman bisa kalian menerima orang seperti itu muka sudah kaya badut Ancol,"ucap David pada need
,"resepsionis tadi yang bernama Ita tuan anak dari paman nona Erina,"ucap need,"kenapa dia bisa sejelek itu apalagi di bagian resopsionis itu sangat mengagu pemandangan," pindahkan dia menjadi cleaning servis,"ucap David
,"wah tuan memang hebat tuan tidak memecatnya tapi menjadikannya pelayan di kantor," ucap need tak pernah terpikirkan olehnya.
,"tentu saja karna kalau kita memecatnya itu sama saja kita melepaskan mangsa,dia dia sudah tanda tangan kontrak jadi dia tak akan bisa keluar dari perusahan atau di harus membayar ganti rugi dua puluh milyar,"
need hanya mengaguk mendengar semua perkataan bosnya pantas saja dia tidak mau memecat Ita
sementara itu di resepsionis tengah heboh karna Ita di pindahkan menjadi cleaning servis dan hal itu membuat resepsionis lainya tertawa pasalnya Ita sangat sombong dan percaya diri hanya karena pamannya manejer
__ADS_1
Ita sangat kesal saat dia di panggil pihak HRD dan surat pindah tugas,Ita menolaknya apalagi dirinya adalah sarjana tapi begitu mendengarkan ganti rugi dua puluh miliar,Ita akhirnya setuju untuk menjadi cleaning servis
Ita menghembuskan nafasnya kasar saat dia di suruh membersihkan kamar mandi.
akhirnya Ita menelepon sang paman dan mengadukan hal tersebut,sang paman akhirnya pergi ke bagian HRD karna tak terima sang kemenakan di jadikan cleaning servis
setelah mendapatkan penjelasan bahwa semau itu adalah keputusan CEO
mau tidak mau sang paman harus menerimanya apalagi semua ini keputusan sang CEO
,"aku hanya menyapanya saat makan siang tadi,"ucap Ita sambil menunduk.
,"kau ini seharusnya kau sadar kau hanya resepsionis saat ini apa kau tidak bisa sabar,"tapi paman aku masuk di perusahaan ini kan demi bisa mendekatinya ," terus Sekarang bagaman
__ADS_1
,"Mana paman tau kau sebaiknya jangan memikirkan tuan David dan sebaiknya kau jangan berharap berlebihan lagi mulai sekarang dan tolong berkaca lah, kau seperti seorang badut ,"ucap paman Ita dan berlalu
Ita segera ke kamar mandi dan melihat riasannya bertapa terkejutnya saat melihat wajahnya belepotan dengan berbagai macam warna di wajahnya
Ita mengepalkan tangannya saat salah satu resepsionis tadi me lap wajahnya yang berketing dengan tisu dia tak menyangka kalau tisu tersebut adalah tisu basah yang sengaja di gunakan untuk me lap wajahnya agar make up nya berantakan
sementara di meja resepsionis para resepsionis tertawa setelah membuat Ita menjadi badut dan mereka tidak menyangka jika Ita langsung di pindahkan,biasanya saat mereka melakukan pada anggota baru,bos mereka akan cuek saja
baru kali ini langsung di pindahkan jadi Cleaning servis sejak awal mereka memang kurang suka dengan sikap Ita yang sombong tapi karna pamannya manejer
sementara Ita sedang mendesah frustasi
ke dua orang tua Ita datang ke cafe erina,mereka melihat cafe tersebut lumayan besar dan yang bekerja merupakan profesional.
__ADS_1
dengan sombongnya mereka memasuki cafe,,"pangilkan bos kalian bilang orang tuanya datang,,"membuat sang karyawan binggung menatap ke dua paruh baya di hadapannya.
aku up demi kalian makasih like, komen, vote dan hadiahnya