
Lewis hanya diam mendengarkan perkataan David apalagi dia tidak tau siapa Jena
David langsung menyuruh para pengawalnya membawa Lewis
Lewis sangat terkejut melihat sebuah kandang besar dengan rumah di dalamnya
"pakaikan baju kuas , ucap David
membuat Lewis bingung saat baju yang menyerupai kuas sudah terpasang di tubuhnya
"apa yang sebenarnya ingin kau lakukan padaku, ucap Lewis
"aku hanya Ingin mengembangkan bakat Jena yang saat ini sedang hobi melukis di kanvas dengan ukuran besar,ucap David sambil melihat kanvas besar putih bersih di dalam kandang Jena
Lewis menautkan kedua alisnya bingung dengan perkatan david.
"Jena sayang lihat apa yang ayah bawakan hari ini , ucap David sambil tersenyum
Jena yang sedang baring-baring, langsung terbangun begitu mendengar suara David
Jena langsung keluar dengan senyuman manisnya
David langsung tersenyum cerah secerah mentari
Lewis terbelalak ketika melihat siapa yang David maksud dengan Jena
__ADS_1
Jena langsung menghampiri David dengan senyumannya
"lihat Jena ayah bawakan kuas baru ini barang langka yang baru ayah dapatkan hari ini, ucap David
Jena berbinar melihat kuas yang di pegang para bodyguard tersebut
Jena langsung melompat kegirangan melihat Lewis yang terbungkus kuas untuk melukis
" ingat Jena saat di pakai kuasnya jangan di banting atau di pukul ya,gunakan dan kemudian simpan di tempatnya , ucap David tersenyum
seakan memahami ucapan David Jena dengan cepat mengaguk
"aku mohon David jangan lakukan ini ,biar bagaimanapun aku adalah pamanmu, ucap Lewis
Lewis begidik ngeri melihat jena apalagi Jena tersenyum dengan pandangan berbinar melihat Lewis membuat Lewis semakin takut
membuat Lewis begidik ngeri mendengar ucapan David
"aku mohon aku akan melakukan apapun untuk mu asalkan jangan melakukan hal ini padaku , ucap Lewis
"maaf aku sudah janji pada ke dua putraku untuk memberikanmu hukuman karena sudah menolak kebaikan hati kedua putraku padamu , ucap David
sontak saja ucapan David membuat Lewis emosi apalagi mengingat bagaman kembar menghancurkan markas mereka
"anak-anak mu adalah setan kecil...... ucapan Lewis terhenti karena para pengawal David langsung membekap mulut Lewis
__ADS_1
David menatap tajam beraninya kau menghina ke dua putraku yang tampan
"Jena kuas ini menghina sodara mu,sontak saja ucapan David membuat Jena menatap Lewis dengan tatapan tajam
membuat Lewis menggeleng kuat
"masukan dia ke dalam biar Jena yang memberikan hukuman padanya agar isi otaknya bersih dari pikiran buruk terhadap keluarga ku terutama kepada dua malaikat kecilku, ucap David
para penjaga langsung membuka kandang Jena dan memasukan Lewis ke dalam kandang lalu menguncinya
Jena melihat Lewis dengan senyuman jahatnya apalagi kata-kata terakhir David yang mengatakan bahwa kuas tersebut menghina sodaranya membuat Jena sedikit kesal pada kuas pemberian David
David tersenyum dari luar kandang Jena
"selamat menikmati hari-hari mu paman,aku akan mengantung lukisan tersebut di halaman rumah kami sebagai kenang-kenangan, ucap David sambil berlalu meninggalkan kandang Jena dengan perasan bahagia.
sedang si kembar yang berada dalam kamarnya mengeluarkan sesuatu yang dia ambil dari leb Lewis
"apa yang kau ambil saat tadi mengahancurkan markas kakek Lewis , ucap Brayen sambil melihat ke arah adiknya
" aku hanya mengambil racun yang merek kembangkan dan racun ini sangat mematikan, lihat ini bahkan tak berbau sama sekali, ucap Brian
"apa yang kau ambil di markas mereka ,? ucap Brian
" aku tak senganja melihat ini di leb persenjataan mereka,ini adalah perangkat lunak yang sangat berbahaya karena dengan ini dapat membuat senjata dengan kemampuan rudal, ucap brayen
__ADS_1
membuat Brian tercengan dengan apa yang di katakan kakak satu menitnya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya