
sementara di belahan bumi lain tepatnya di sekolah nyonya ambrika,banyak yang memperhatikan si kembar karna usianya yang baru menginjak lima tahun bulan depan sudah masuk sekolah dan di tempatkan dengan murid-murid yang pintar serta berprestasi sedangkan di kelas tersebut siswa yang ada umurnya bekisar tujuh dan delapan tahun
banyak siswa yang melihat si kembar kagum
tapi karena wajah datar si kembar banyak yang merasa takut menegur mereka berdua.
tapi ada juga beberapa siswa yang melihat iri pada si kembar yang tampan dan juga jenius
sementara di sekolah Deni anak itu sangat tersiksa karena jarang istirahat dan makanan yang di konsumsi juga kurang baik apalagi penjaga sekolah tersebut sangat kejam
membuat Deni Semakin hari semakin kehilangan cahaya hidup
Kakek David yang menerima laporan tentang deni, langsung memanggil Tris
,"iya tuan ,"ucap tris
,"lakukan apa yang pernah kita bicarakan bersama Anita,"ucap kekek David
Tris memberi hormat dan berlalu pergi
sementara nyonya Anita setelah menelepon sang mertua dia terduduk sambil berpikir entah apa yang dipikirkannya
akhirnya dia menelepon ibu Desi
ibu Desi
,"halo ada apa,
ibu Anita
__ADS_1
,"aku ingin bertemu,
ibu Desi
,"baiklah,"
Tut Tut Tut Tut.
sedangkan Erina sedang di kamar ibu Eni bersama Eni
,"ibu senang kalian mendapatkan suami yang sangat baik ,"ucap ibu Eni
,"ini semua berkat doa ibu ,"ucap Erina
membuat ibu Eni tersenyum melihat Erina dan Eni
,"baiklah ibu sebaiknya istirahat terlebih dahulu ,"ucap Erina
,"bisa-bisanya kau pergi ke rumah sakit hanya mengunakan bokser saja apa kau tidak malu ," ucap david
,"aku tak sadar saat keluar pasalnya aku sangat panik mengingat ibu Eni yang keluar dari rumah sakit, bisa-bisa aku di tuduh sebagai menantu durhaka,"ucap need
,"kau sekarang bukan hanya menantu durhaka tapi juga menjadi menantu mesum tak tau malu ,"ucap David
membuat need benar-benar frustasi apalagi saat mengingat wajah sang mertua yang nampak memerah menahan tawanya
,"terus apa yang harus aku lakukan,aku sangat malu bertemu ibu Eni ," ucap need
David tampak berpikir serius
__ADS_1
,"bagmana kalau kau memundurkan diri menjadi menantunya saja," ucap David
sontak saja ucapa David membuat need naik pitam apalagi istrinya sedang hamil
,"kau gila apa kerasukan tidak mungkin aku memundurkan diri ,kau pikir ini pemilih caleg,"ucap need kesal
,"bagaimana kalau kau operasi wajah saja seperti dori sehingga kau tak malu menghadapi ibu eni,"ucap David seenaknya
,"enak saja wajah tampanku kau mau rubah," ucap need
membuat David jengah melihat sepupunya yang sok ganteng
,"terus mau kamu apa sekarang ," ucap David
,"aku ingin agar tak ada yang mengingat kejadian tersebut ," ucap need
membuat David menatap need dengan tatapan yang sulit di artikan
,"apa kau ingin pindah planet agar tak ada yang mengenalimu," ucap David sinis
akhirnya need menyerah membiarkan semua berlalu .need hanya berdoa semoga semua orang cepat melupakan hal tersebut
,"aku curiga kau bahkan lupa belum belum mandi ," tebak David yang melihat ulang penampilan sahabatnya yang sudah rapi setelah mengganti baju dalam mobil
need langsung cengengesan pada david, membuat David seketika menjauh
,"pantas saja ada bau tak sedap,untung kita belum berangkat ke perusahan ,cepat bersihkan badanmu kita akan ke perusahan ,"ucap David yang kesal
need berlalu secepat mungkin menuju kamar yang biasa di gunakan untuk tidur di rumah David
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya