
Setelah lelah menunggu di depan pintu kamar dori dan lori masuk ke dalam kamar Lewis
nampak Lewis masih tertidur lelap
tuan .... tuan....tuan...panggil dori beberapa kali tapi tak ada jawaban
dori pun mendekat dan mengguncang tubuh Lewis tapi tetap saja Lewis tak terganggu
lori melihat kaki Lewis Tampa pikir panjang lori menarik bulu kaki Lewis hingga tercabut
membuat Lewis langsung terbangun karena merasakan sakit di kakinya
,"apa yang kau lakukan " ucap Lewis menatap tajam sambil menggosok betis bekas lori menarik bulu kakinya
"maaf tuan itu yang sering saya lakukan pada dori saat dia tidak mau bangunan,"ucap lori tanpa dosa
sedang dori tercengan melihat perbuatan lori
membuat Lewis langsung melotot atas perkataan lori
,'maaf tuan ayah anda menelepon sedari tadi mencari tuan," ucap dori untuk menghilangkan amukan Lewis pada lori
Lewis langsung melihat ke arah dori
,"apa yang kalian katakan pada ayahku ," ucap Lewis
,"kami hanya mengatakan anda minum alkohol setelah pulang dari rumah David ," ucap dori
Lewis langsung bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya sedang dori langsung menarik lori
,"kenapa kau jadi bodoh,aku kan sudah biasa waxing di salon jadi bias aja kalau bulu kakiku di cabut ," ucap dori
,"terus apa bedanya kan biasa juga ku bangunin kamu dengan cabut bulu kaki, lagipula sana-sini kaki ," ucap lori
dori langsung menarik lori keluar dari kamar tuan Lewis
__ADS_1
selesai mandi Lewis mengecek ponselnya matanya terbelalak saat melihat banyaknya panggilan ayahnya
Lewis langsung meneleponku balik ayahnya
Lewis
"halo ayah
tuan Estonia
"halo dari mana saja,apa yang terjadi semalam sampai kau pulang dalam kondisi yang tidak baik apa mereka mengusir mu
Lewis
"tidak ayah semua berjalan lancar bahkan mereka menerimaku dengan tangan terbuka
tuan Estonia
"benarkah mereka menerimamu dengan baik,terus kenapa kau sampai minum alkohol
Lewis
tuan Estonia
"baiklah jangan mengabari ayah apa yang terjadi
Tut Tut Tut Tut
sambungan telepon terputus
Lewis menatap ke depan bayangan Erina memenuhi pikirannya
Lewis langsung ke ruang kerjanya di ikuti dori dan lori yang sedari tadi berada di balik pintu kamar
,"aku ingin menculik istri dan ke dua anak David ," ucap Lewis pada dori dan lori
__ADS_1
dori dan lori saling melihat,dua saja yang di culik markas hancur lebur,kalau tiga bisa tengelam pikir dori dan lori
,"kenapa kalian saling melihat ," ucap Lewis
,"tuan bukanya si kembar sudah cukup untuk membuat tuan David menyerukan semuanya pada tuan," ucap dori
,"aku menginginkan istri David ," ucap Lewis
dori dan lori melotot mendengar ucapan Lewis
,"jangan jadi pembinor deh tuan," ucap dori yang sedikit insaf
Lewis melihat ke arah dori dengan tatapan tajam
seharusnya David yang kalian sebut pembinor, seharusnya Erina dari awal adalah milik ku dia saja yang sudah merebutnya
membuat dori dan lori geleng-gelang kepala, kalau cinta sudah melekat walau salah baginya tetap benar ," ucap lori
membuat Lewis langsung memukul kepala lori
membuat mereka terdiam
sementara di kediaman kakek buyut tepatnya di ruangan kerja kakek buyut Tris menyampaikan sesuatu yang membuat kakek David langsung berdiri dari kursinya
"ambil anak itu dan bawa ke asrama yang telah aku sediakan dan buat seolah-olah anak itu telah tiada," ucap kekek David
,"baik tuan akan kami laksanakan malam ini ,"ucap Tris
,"tuan tuan muda kecil dan tuan Andrew beserta istrinya baru saja sampai Mereka menunggu di ruang keluarga ," ucap tris
kakek David mengaguk sambil berjalan keluar dari ruang kerja
jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya
maaf akhir-akhir ini kurang enak badan jadi up-nya agak terlambat
__ADS_1