
setelah mengetahui petugas yang bertanggung jawab,Lisa langsung menemui petugas tersebut di ruanga penyidik
Lisa sangat terkejut setelah mendengar apa yang terjadi apalagi Tetang sekolah yang didirikan oleh kakeknya menjadi tempat terbunuhnya seorang anak yang tak berdosa
sementara itu di ruangan Dino, Dino tak berani menatap ke dua orang tuanya
"dokter suntik dia," sontak ucapan ibu Desi membuat semua kaget mendengarnya terutama Dino
Dino langsung bangkit dan langsung memohon
"ibu aku mohon jangan bunuh aku," ucap Doni sambil memeluk kaki ibu Desi
"kau tenang saja aku hanya membunuh si plontos saja," ucapan ibu Desi sontak membuat semua yang mempunyai si plontos langsung menutup si plontos mengunakan tangan Mereka
"tapi ibu itu kan senjata untuk membuat keturunan dan membuat istri bahagia ," ucap Doni
"iya sih tapi si plontos tidak pernah insaf,selalu bikin ulah bukanya bikin bahagia istri tapi bikin sakit hati mending di suntik mati aja sekalian biar mati rasa," ucap ibu Desi sambil menatap si plontos yang di tutup mengunakan ke dua tangan Dino
__ADS_1
"aku janji ibu si plontos akan tobat dan insaf,hanya akan masuk ke tempat yang halal," ucap Dino
"baiklah munkin kita bisa membuatnya pingsan dulu dengan memberikan dosis yang sedikit, kalau dalam waktu tiga bulan dia berulah lagi maka suntikan dosis selanjutnya akan membuatnya koma dalam jangka waktu yang tak dapat di tentukan ," ucap ibu Desi
membuat Dino menelan silvanya,lalu meliahat ayahnya,tapi ayahnya pura-pura tak melihatnya
"dokter suntik dia ingat hanya di kasih pingsan,jangan sampai mati,kalau berulah lagi baru kita matikan si plontos," ucap ibu Desi
para bodyguard langsung memegang Dino, dokter segera menyuntik Dino
setelah menyuntik dokter tersebut pun pamit dan berlalu
Dino berteriak histeria saat si plontos pingsan tak berdaya
ibu Desi tersenyum sinis ke arah kamar mandi, sementara para bodyguard langsung begidik ngeri
Dino keluar dari toilet dengan wajah kusut badan lemas setelah menyaksikan secara live si plontos terkapar tak berdaya, padahal si plontos lihat film panas baru awal saja sudah naik daun tapi tadi saat Dino menonton film yang beradegan panas si plontos pingsan tak berdaya di sepanjang film sampai selesai
__ADS_1
Dino melihat ibu desi,dengan tatapan sendu
" tega sekali ibu melakukan ini pada anak ibu sendiri," ucap Dino
"aku melakukan semua ini demi kebaikan dirimu dan juga si plontos yang tak ada akhlak itu," ucap ibu
"ibu kan bisa melakukannya dengan cara lain tapi tidak membuat si plontos pingsan,apa yang akan istriku katakan nanti jika dia bertanyak mengapa si plontos pingsan," sontak ucapan Dino membuat ibu Desi tersadar
"aduh ibu lupa," sudahlah ibu akan mengirim dirimu ke luar negri untuk mengurus perusahan kita di sana selam tiga bulan
"setelah kau pulang si plontos sudah terbangun dari pingsannya,jadi kau tak perlu menjelaskan apapun pada istrimu," ucap ibu Desi seenaknya
membuat Dino mendengus sebal mendengar perkataan sang ibu tapi apa boleh buat,hanya itu jalan keluar dari masalah ini,dari pada dia ketahuan bukan hanya si plontos yang di suntik mati, bisa-bisa kakaknya si plontos juga di suntik mati
Dino mengguk setuju atas saran ibunya
David dan need yang menyaksikan drama tersebut hanya bisa tertawa, membuat sekertaris yang masuk ke ruangan David terkejut melihat ke dua atasannya tertawa berdua sambil menonton sesuatu
__ADS_1
jangan lupa like komen, vote dan hadiahnya