
,"sayang sebaiknya kita melakukan hal yang lain selain rencana kita menguasai kerajaan benua bersama ," ucap tuan Oman
setelah pembicaraan di ruang David,need semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya yang akan di lakukan David
setelah lelah berpikir need pun pulang mengingat sang istri yang ingin ke rumah mertuanya
need langsung masuk ke dalam rumah menuju kamarnya,tampak Eni yang sudah bersiap
need langsung masuk ke kamar mandi membersihkan dirinya lalu memakai pakean yang telah di siapkan oleh Eni
,"sebaiknya kita pergi sekarang ," ucap need
,"apa kau tak ingin istirahat sejenak ," ucap Eni karena melihat suaminya yang baru saja satu jam yang lalu pulang
," aku tidak lelah,lagi pula aku akan istirahat setelah kita makan malam ," ucap need sambil tersenyum
mereka berdua pun pergi ke rumah ibu Eni
begitu Sampai di rumah ibu Eni satpam langsung menyambut mereka
Eni dan need masuk ke dalam rumah tapi hanya ada pelayan dan menurut pelayan ibu Eni sudah pergi dari kemarin di jemput seseorang
membuat need dan Eni sangat panik Pasalnya mereka tak tau siapa yang membawa ibu mereka
need langsung memangil satpam
satpam langsung memberikan penjelasan bahwa orang tersebut utusan tuan David
membuat Eni dan need lega
__ADS_1
need kemudian menelepon David untuk menanyakan keberadaan ibu Eni
tapi David hanya mengatakan dua hari lagi mereka akan makan malam bersama ibu Eni
need pun menutup teleponnya dan mengatakan apa yang di katakan oleh david
Eni merasa tenang setidaknya ibunya tidak di culik
need dan Eni kembali ke rumah mereka.
David yang baru saja pulang ke rumah langsung menuju kamarnya untuk membersihkan diri
selesai membersihkan diri dia melupakan kotak perhiasan tersebut di samping tas kerjanya
David keluar dari kamar menuju ke dapur dia tersenyum melihat Erina yang sedang memasak Dengan sang ibu
David pun berlalu setelah melihat istrinya dia berjalan ke kamar si kembar
," apa ayah boleh masuk , ucap david
si kembar menganguk
," apakah ayah mengagu kalian belajar ,' ucap David
si kembar mengeleng
David melihat aneh pada si kembar hanya mengeleng dan menganguk
,"apakah ada sesuatu yang terjadi sehingga kalian tak dapat berucap atau kalian sedang sariawan ," ucap David dengan jahil
__ADS_1
tapi ke duanya masih saja mengeleng tanpa bicara
,"sepertinya ayah harus memanggil ibu kalian ," ucapan David Sontak membuka mulut ke dua bocah tersebut
," jangan ayah ,' ucap si kembar
David tersenyum ," jadi siapa yang kalah ," ucap David
si kembar saling tunjuk
membuat David tertawa terbahak-bahak melihat kelakukan ke dua putranya yang kadang akan taruhan tak bicara sampai makan malam
setelah puas mengerjai putranya David keluar
sementara itu Erina yang baru selesai memasak, langsung berjalan ke kamar untuk membersihkan dirinya
saat masuk dia melihat tas David yang di tinggal begitu saja di sofa
Erina pun berniat untuk merapikan tas tersebut tapi saat mengambil tas tersebut, sebuah kotak perhiasan terjatuh
Erina melihat kotak tersebut tampak Erina tersenyum sumringah tapi saat matanya tak sengaja melihat sebuah tulisan putri Endar
senyuman Erina memudar apalagi ada bentuk hati di nama tersebut membuat Erina di bakar api cemburu
David yang baru saja masuk ke kamar tersenyum manis pada Erina
David belum menyadari bahwa ada macan yang siapa menyerang bila tak mendapatkan jawaban atas bukti yang di temukanya
sedang Erina yang masih membelakangi David dengan perasan cemburu buta yang luar biasa apalagi hormon kehamilan yang membuat rasa tersebut bagaikan api yang di siram minyak tanah.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiah