BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
taman bermain


__ADS_3

Si kembar melihat ayahnya dan hendak turun dari kursi tapi tampaknya sang nenek dan kakek tak ingin membagi cucu mereka


"Sayang biar ayahmu mendepakan ibumu dulu baru kalian memeluknya angap saja kalian memotivasi ayah kalian untuk segera menikahi ibu kalian." ucap ibu Anita


membuat si kembar berpikir tentang ucapan nenek mereka, yang menurut mereka benar


"ibu jangan memprovokasi ke dua putraku aku akan tetap menikahi mama mereka." ucap David


"Iya tapi usahamu jalan di tempat dan kami butuh bukti, sekarang saja kalian bahkan belum pernah bertatap muka." ucap ibu Anita membalas kata-kata putranya


David terdiam dan memandangi ke dua putranya yang berwajah datar tapi sangat Tampan


"baiklah besok aku akan menjalankan rencana ku mengejar hati mama si kembar." ucap David sambil melihat ke dua putranya

__ADS_1


"Sudah tak usah banyak bicara buktikan saja, sekarang pergilah," ucap ibu Anita


"Tapi aku ingging memeluk si kembar sebelum pergi." ucap David dengan wajah di buat sedih


Si kembar melihat ayahnya sangat kasihan tapi tidak dengan kedua paruh Bayah tersebut bahkan mama Anita mencibir, "dasar akting terus." ucap ibu Anita


Tapi David tak menanggapinya dia hanya fokus pada si kembar


Ke dua anak kembar tersebut turun dan memeluk ayahnya, membuat semua yang melihat terharu tapi tidak ke dua orang tuanya mereka iri karna ingin juga di peluk


Pelayan yang melihat hal tersebut sontak terkejut saat melihat ke dua anak tersebut, ibu Anita mengenalkan ke dua cucunya kepada semua pelayan di rumahnya dan para pelayan yakin 100 % kedua anak kembar itu ada anak tuan muda mereka David


Para pelayan sangat gemas melihat wajah kedua bocah tersebut tapi tak ada yang berani menyentuhnya, apalagi sepasang suami-istri itu terus melekat bagai perangko pada ke dua bocah tersebut

__ADS_1


Di taman belakang tampak taman bermain khusus si kembar dan mainan yang memang sengaja ibu Anita siapakan untuk si kembar


Setelah kemari tau tentang ke dua cucunya ibu Anita langsung menyuruh orang menyiapkan taman bermain di belakang rumahnya


Banyak pelayan yang heran pasalnya di rumah tidak ada anak-anak tapi nyonya mereka membuat taman bermain apalagi melihat semua mainan yang di beli kembar


Dari wajah ke dua paruh baya sangat bahagia melihat ke dua cucu mereka yang tampan dan pintar membuat senyum tak pernah pudar di wajah mereka


Saat jam menunjukan pukul setengah dua belas siang bel Ruman berbunyi dan pelayan langsung membuka pintu dan menyuruh beberapa tamu masuk


Ibu Anita dan pak Andrew yang masih betah menemani cucunya bermain sudah sedari tadi tak sadar kalau sudah hampir jam makan siang


Itu artinya para tamu arisan sudah datang dan ini saatnya bagi ibu Anita untuk memamerkan ketampanan dan kepintaran ke dua cucu kembarannya

__ADS_1


Apalagi dia langsung dapat jckpot langsung dua orang cucu


Tak akan ada yang akan mengatakan kalau mereka bukan cucunya dari wajah saja mereka bagaikan fotocopy David di tambah kepribadian dan sikap datar mereka menambahkan ke akuratan hubungan ayah dan anak


__ADS_2