
ibu Anita melihat kepergian ibu Desi dengan wajah senduh dia sangat khawatir pada Deni
akhirnya ibu Anita keluar dengan perasan sedih
sedangkan ibu Desi setelah pulang dari bertemu Anita dia masih sangat kesal karena Anita ikut campur masalahnya
ibu Anita melihat jam di tangannya menunjukkan pukul dua belas siang dia langsung ke sekolah nyonya ambrika untuk menjemput si kembar
sedangkan di sekolah nyonya ambrika para siswa sudah menunggu jemputan masing-masing
nampak duplikat boboho naik keobil mewah Sementara ke dua temanya di jemput dengan mobil yang juga lumayan mahal
setelah mereka semua pergi akhirnya ibu Anita datang dengan sopirnya
si kembar langsung menuju mobil sang nenek
ibu Anita tersenyum menyambut ke dua cucunya banyak yang kagum dengan mobil mewah yang di masuki si kembar
setelah si kembar masuk mobil tersebut langsung berjalan keluar dari area parkir sekolah
,"bagmana hari pertama sekolah,ucap ibu Anita antusias bertanyak pada kedua cucunya
,"biasa saja nek cuma tadi ada gajah yang berpikir bahwa dia kucing Persia ,"jawab asal Brian
__ADS_1
ibu Anita menautkan alisnya saat mendengar perkataan si kembar
,"emang gajahnya amnesia ," ucap ibu Anita dengan polosnya
membuat si kembar tepuk jidat,membuat ibu Anita tersenyum lebar saat sadar dia telah salah tafsir ucapan si kembar
mobil yang di tumpangi ibu Anita dan si kembar tiba di halaman
tampak Erina dan ibu Eni sudah menunggu mereka
ibu Anita tersenyum melihat Erina dan ibu eni, sedangkan si kembar masih dengan wajah datar tanpa ekspresi
Mereka pun masuk ke dalam rumah si kembar ke kamarnya terlebih dahulu sebelum mereka makan bersama
si kembar yang sudah berada di meja makan langsung duduk di tempatnya
si kembar tersenyum sambil menyalami ibu Eni
membuat ibu Eni tersenyum melihat si kembar
,"kalian sangat tampan dan aku sangat menyayangi kalian, semoga kalian selalu panjang umur dan sehat selalu
tanpa sengaja mata ibu Eni melihat kalung yang di pakai si kembar dan benar saja Kakung tersebut seperti yang pernah dia dan suaminya bicarakan
__ADS_1
si kembar merasa aneh karena ibu Eni tampak diam sambil terus melihat ke arah leher mereka
,"ada apa nenek apa ada yang salah dengan kami ,"ucap si kembar
membuat ibu Eni tersentak kaget
,"tidak nenek hanya ingin berlama-lama melihat wajah tampan kalian,dan kalung kalian sangat bagus ," ucap ibu Eni
,"ini hadiah dari mama katanya ini hadiah dari nenek dan kakek," ucap si kembar
sedangkan Erina sedang sibuk berbicara dengan sang mertua sehingga tidak terlalu mendengar pembicaraan ibu Eni dan si kembar
,"wah hadiah yang sangat luar biasa kalian harus selalu memakainya, menjaganya dan jangan pernah memberikannya pada siapapun ," ucap ibu Eni
membuat si kembara saling melirik dan mengaguk saja
akhirnya si kembar kembali ke tempat duduknya untuk makan
sedang ibu Eni terus memperhatikan si kembar membuat ibu Anita dan Erina merasa heran karena ibu eni tidak makan tapi terus melihat ke arah si kembar
,"ada apa ibu apa si kembar melakukan sesuatu ,"ucap Erina
,"tidak nak aku hanya ingin melihat mereka sampai puas ," ucap ibu Eni
__ADS_1
," mulai saat ini ibu bisa melihat mereka setiap saat ,"ucap Erina seraya tersenyum hangat begitupun ibu Anita mengaguk sambil tersenyum .
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya