
Lewis melangkahkan kaki ke atas ranjang bersama Tika saling bergandengan
Tika dan Lewis tidur di sisi ranjang berbeda,lama kelamaan kedua tubuh itu saling merapat,tubuh mereka seakan saling menarik membuat ke dua suami istri yang tadi berjauhan sekarang saling merapat di atas ranjang
Lewis semakin mendekati bibir merekah Tika yang seakan-akan memangilnya sedang Tika merasa sensasi berbeda di tubuhnya membuatnya pasrah atas apa yang di lakukan oleh Lewis
seolah mendapatkan lampu hijau,hasrat Lewis semakin tak terkendali,Lewis mulai mencium leher Tika dan membuka satu persatu kancing piyama yang di gunakan oleh Tika
kini Tika telah polos tanpa sehelai benangpun begitupun Lewis,Lewis terus mengecup setiap jengkal tubuh Tika
Tika sudah mendesah tak karuan karena sentuhan Lewis
si perkasa bersiap menerobos hutan belantara
Lewis langsung ke posisi siaga satu untuk memposisikan si perkasa masuk kehutan belantara milik Tika
Lewis melancarkan serang demi serangan membuat si perkasa semakin semangat untuk menerobos
"aahhkkk.....sakit...!!!!
suara Tika terdengar saat merasakan sakit di daerah inti tubuhnya membuatnya langsung menancapkan kuku-kuku indahnya di bahu Lewis
tapi bagi Lewis suara teriakan Tika adalah suara penyemangat sedangkan kuku Tika yang menancap sempurna tak di rasakan nya
Lewis berpacu di atas tubuh Tika,Tika yang tadinya meringis kesakitan,kini sudah mendesah kenikmatan karena sang perkasa yang bolak-balik masuk hutan belantara siap menanam benihnya
setelah adegan panas tersebut Tika tampak lemas tak bertenaga sedangkan Lewis sepertinya masih mau nambah lagi, apalagi si perkasa sudah on setelah dua puluh menit mereka selesai keluar masuk hutan belantara
Lewis kembali melakukan penyatuan dengan Tika yang sudah sangat lemas tak bertenaga di bawah kungkunganya
entah berapa ronde yang di lakukan Lewis dan Tika, hingga mereka berdua terkapar tak berdaya bersama
setelah pergulatan panas tersebut Lewis tampak terlelap sambil memeluk Tika
sementara itu di kediaman kakek David,tampak kakek David dan tuan Estonia sedang bercakap-cakap
"apa kau bahagia atas pernikahan putramu,aku pikir kau tak akan setuju pada sekertaris David," ucap kakek David
"sekarang aku bukan lagi yang dulu yang melihat segalanya dari harta,tapi aku tak menyangka sekertaris David anak kepala polisi aku tak percaya dia bisa menjadi sekretaris David,kalau dia mau dia bisa saja membuka butik atau melakukan apapun yang dia inginkan,tapi dia memilih menjadi sekretaris dan bekerja keras aku sangat mengagumi menantu ku,aku hampir saja jantungan mengingat Lewis seorang mafia sedangkan mertuanya seorang kepala polisi," ucap tuan Estonia sambil tertawa
__ADS_1
kakek David juga ikut tertawa.
sementara di kediaman ibu Anita dan tuan Andrew
"aku tak menyangka David sangat pandai melakukan rencananya hingga kepala polisi menjadi anggota keluarga kita ," ucap ibu Anita
"aku juga tak menyangka rencananya akan berhasil dengan sempurna,menjadikan Tika sebagi istri lewis, otomatisasi Tika menjadi tantenya dan kepala polisi menjadi kakeknya ," ucap tuan Andrew
semoga semua rencana yang sudah di susunnya berjalan lancar
sementara di kamar si kembar "wah lihat Kakek kita sudah menikahi Kakak Tika," ucap brayen yang sedang melihat video pernikahan Lewis dan Tika
membuat Brian yang sedang meracik sesuatu mendekat dan ikut melihat video tersebut
"ya kita sudah tidak bisa memberikan hadiah pada kakek Lewis ," ucap Brian
"jangan khawatir aku sudah menemukan target yang tepat untuk kita beri hadiah tapi tidak sekarang kita akan melakukanya di saat yang tepat ," ucap brayen
Brian hanya mengangguk mengiyakan permintaan sodaranya
sementara itu asisten Lewis yang baru terbang bersama sang sopir, langsung berlari keluar dari ruangan restoran, mencari-cari tuan mereka,manejer hotel yang memang di perintahkan untuk menunggu ke dua orang tersebut langsung menghampiri mereka
"maaf apa kau melihat tuan kami yang makan malam dengan seorang wanita di taman belakang," ucap sang asisten
"maaf tuan semua tamu sudah pulang,dan restoran sudah tutup sejak dua jam yang lalu," ucap manejer tersebut
panik... gak panik... gak panik....gak ya paniklah.......!!!!
sang sopir dan asisten langsung panik saat melihat sekeliling Restoran yang sangat sepi, kemudian mata mereka melihat jam didinding yang jarum jam menunjukkan angka pukul dua belas malam
"saya hanya menunggu anda berdua sadar setelah pingsan di salah satu meja restoran," ucap sang manejer
asisten Lewis mengingat ada seseorang yang menyuruh mereka untuk masuk dan makan,semua atas perintah Lewis
tak berselang lama setelah mereka makan dan minum Padang matanya menjadi gelap dan kemudian dia tak mengingat apapun lagi
sang sopir dan asisten terpaksa keluar dari restoran tersebut dengan pemikiran masing-masing, apalagi mereka tak tau kemana tuan muda mereka
kedua orang tersebut langsung pulang ke kediaman lewis, setibanya merek di sana mereka sangat terkejut saat berkata tuanya belum pulang
__ADS_1
sang asisten berpikir mungkinkah tuanya tidur di apartemen sekertaris David,itu adalah hal yang paling munkin bisa terjadi mengingat sang tuan seorang Casanova
sang asisten tersenyum sedikit lega lalu mengajak sang sopir itu beristirahat,sambil menunggu sang tuan muda pulang
pagi telah menjelang membuat para burung-burung berkicau
sedangkan di sebuah ruangan tampak seorang wanita yang baru tersadar dari pingsannya, wanita Tersebut memegang kepalanya yang terasa sakit
matanya melihat sekeliling ruangan,tampak seperti ruangan rumah sakit,wanita Tersebut menatap bingun karena dirinya berada di rumah sakit,bukanya dia berada di dalam restoran dan di sana dia melihat Lewis yang sedang berkencan dengan seorang wanita
salah seorang perawat jaga masuk ke ruangan tersebut
" maaf nona anda di temukan pingsan di jalan," ucapan perawat tersebut membuat wanita tersebut menautkan ke dua alisnya sempurna
"tapi seingat ku aku sedang makan malam bersama temanku,dan aku melihat seseorang yang aku kenal dan aku mendekatinya tapi tiba-tiba ada yang membekap ku," ucap wanita tersebut
"sepertinya anda butuh suntikan penenang lagi dari dokter," ucap perawat tersebut
"tapi suster aku benar-benar tak sedang berhalusinasi,"ucap wanita tersebut
tanpa kata seorang dokter yang datang bersama perawatan tersebut langsung menyuntikkan obat penenang Dosi gajah
sementara itu sang pelaku dari semua yang terjadi sedang menikmati kebersamaannya bersama sang istri dan ke dua putranya di taman belakang
"sayang kau tau,kakek Estonia memberikan si kembar hadiah sebuah kapal pesiar dan kapal selam ," ucapan David membuat Erina langsung melihat ke arah David
"benarkah sayang,wah munkin itu balasan hadiah yang pernah di berikan si kembar ke pada kakek Estonia dan paman Lewis ," ucap Erina
si kembar langsung tersedak mendengar setiap kalimat yang keluar dari mulut ke dua orang tuanya
"kenapa dengan kalian apa jusnya tidak enak," tanyak David pada ke dua putranya
si kembar kompak mengeleng
"ingat kalian harus menemu kakek buyut Estonia dan kakek Lewis untuk berterimakasih atas hadiah yang Merkea berikan," ucap Erina
si kembar kompak langsung mengaguk sambil tersenyum kepada sang bidadari surga Mereka.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1