
ibu Eni tersenyum seraya mengguk
sementara di tempat lain tepatnya di tanah kelahiran desalan, setelah orang tua desalan menyebarkan undangan pernikahan desalan semua keluarga besar desalan heboh apalagi para titisan Soraya Montenegro mereka seperti kebakaran jenggot
di rumah keluarga desalan tampak persiapan pernikahan sudah hampir selesai
tiba-tiba salah satu pelayan berlari ke ruang keluarga
,"maaf tuan, nyonya di depan ada ibu Ema dan ibu Nini beserta rombongan
membuat ibu dan nenek desalan terbelalak mendengar penuturan palagan tersebut
,"memangnya mereka berpenampilan Bagaimana datang," ucap ibu desalan
,"ada yang bawa pisau dapur ada yang bawa macam-macam nyonya," ucap pelayan tersebut
,"mereka mau datang demo atau mau apa sampai bawa senjata tajam segala ,"ucap nenek desala
tiba-tiba datang segerombolan emak-emak dari keluarga desalan yang sengaja datang untuk membantu atau melihat sambil bergosip,biasalah cctv berjalan
__ADS_1
sontak saja ibu desalan terkejut, pasalnya dia pikir mereka akan datang pada saat acara
,"maaf ya nenek dan ibu desalan kami datang untuk membantu acara untuk pernikahan desalan ,"ucap ibu Nini sambil tersenyum dengan mata kesan kemari seperti mencari sesuatu
,"iya jeng sesuai tradisi kita setiap ada yang menikah kita wajib membantu," ucap ibu Ema menimpali
,"ini kami hanya lima belas orang sebentar lagi anak gadis kami akan datang sapa mereka juga cepat nikah katanya kalau bantu hajatan orang nikah ,"ucap ibu Nini sambil tersenyum
nenek dan ibu desalan hanya bisa pasrah dan memang sedari dulu jika ada yang menikah maka rumah sang pengantin akan di penuhi oleh keluarga besar setiap malam baik hanya datang untuk makan atau sekedar untuk bertemu
,'baiklah sebaiknya kita ke ruangan tengah untuk duduk para pelayan sudah menyediakan karpet,di sana sudah tersedia makanan dan minuman,"ucap ibu desalan seraya bangkit
sedangkan nenek desalan langsung ke kamar menyusul sang suami sekalian beristirahat untuk besok pagi
membuat rumah desalan semakin rame
sungguh ibu desalan tak pernah berpikir bahwa mereka akan datang padahal undangan baru saja selesai di bagikan dan dengan kompaknya mereka datang bersama
akhirnya semua sudah duduk dengan tenang dengan makanan dan minuman di hadapan mereka
__ADS_1
,"wah jeng kami sangat bahagia mendapatkan undangan pernikahan desalan,bahkan kami tak sempat berdandan karena merasa bahagia dan langsung kemari untuk membatu ,"ucap ibu Nini
membuat ibu desalan menatap jengah,tidak sempat dandanan,make up nya saja tebalnya satu sentimeter belum paken dan perhiasan yang menempel,dan dia masih mengatakan tidak sempet dandanan
,"iya aku juga loh Bu gak sempat mempercantik diri, pasalnya aku begitu antusias desalan menikah,itu berkah yang luar biasa,"ucap ibu Ema
ibu-ibu yang lain mengaguk
,"omong-omong si desalan dan calon istrinya ke mana ,"ucap ibu Nini
,"mereka sedang di kamar ,"ucap ibu desalan
,"oh gitu aku sanagat penasaran pengen lihat calon istri desalan,soalnya aku takutnya salah baca nama di kartu undangan," ucap ibu Nini
,"emang namanya siap di undangan ,"ucap ibu desalan yang agak sebal
,"namanya indah Pertiwi Arianto ,putri pertama pak Arianto,"ucap ibu Nini
,"itu dia nama calon istri desalan,emang situ sudah rabun sampai bisa salah baca ,"ucap sarkas mama deslan.
__ADS_1
sementara di kamar deslan sedang bermanja-manja dengan indah setelah melakukan penyatuan entah sudah berapa kali.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya