
,"kenapa kalian berdua seperti tak ada semangat untuk hidup," ucap pria tersebut
,"tidak tuan kami hanya sedang kelelahan akibat perjalanan yang jauh , ucap mereka
ketiga pria tersebut naik ke mobil yang sudah di sediakan oleh para pengawalnya
pria tersebut tersenyum saat melihat markas yang baru di bangunya beberapa Minggu yang lalu dengan sistem kemanan tercanggih seekor lalat pun tak bisa masuk ke markas tersebut tanpa ada ijin dari penjaga pintu
markas tersebut akan membunyikan alaram otomatis bila ada gerakan yang mendekat lebih dari lima ratus meter dengan jebakan di setiap jalan menuju markas tersebut
sementara David dan keluarganya baru saja sampai di Bandara negara A
mereka langsung menuju kediaman orang tua David, begitupun keluarga need mereka langsung ke rumah mereka.
sementara di rumah desalan di kota B roman sudah tersadar dari pingsannya dia menatap sekelilingnya dia bingung berada di sebuah kamar yang nampaknya bukan kamar hotel yang biasa dia tempati
tak berselang lama pintu kamar terbuka Tampak seorang bodyguard di depan pintu
," maaf tuan anda sudah di tunggu di ruang keluarga oleh tuan besar ," ucap bodyguard tersebut
__ADS_1
membuat roman sedikit binggung,dia segera bangkit dan mengikuti bodyguard tersebut
tampak di ruang tersebut keluarga desalan,Tiara dan ibu Ema
roman yang melihat hal tersebut tau apa yang sedang mereka inginkan
pandangan tak sengaja bertemu dengan indah membuatnya langsung menunduk tak berani menatap indah apalagi dia masih ingat saat indah menendangnya dengan keras tadi membuatnya tak sadarkan diri.
,"Baiklah aku ingin Maslah ini segera di selesaikan," ucap kakek desalan
sambil melihat roman dengan wajah yang sulit di artikan
,"kami sudah berdiskusi tentang semua masalah ini,kau tetap harus tanggung jawab atas semuanya karena secara tidak langsung kau juga terlibat," ucap Kakek desalan
,"enak saja kalau anak saya hamil Gimana," ucap ayah Tiara kesal pada roman
,"aku akan bertanggungjawab jawab dengan membiayai anak tersebut ," ucap santai roman
,"enak saja kamu emang kamu pikir kamu siapa , ? kalau hanya untuk biyaya hidup Tiara dan anaknya aku masih sanggup ," ucap ayah Tiara
__ADS_1
,"sudah hentikan semua perdebatan ini kau dan Tiara akan menikah bulan depan aku sudah memangil ke dua orang tuamu ,' ucap kakek desalan
Sontak saja mendengar perkataan Kakek deslan membuat roman sangat syok dia tak percaya kakek desalan mengenal ke dua orang tuanya padahal dia sudah menutup rapat semua identitasnya
,"tapi bagaimana bisa kalian memaksaku melakukan semua ini aku tak menyukai perempuan jelek ini....ucap roman sedikit berteriak sambil menunjuk Tiara karena sangat kesal apalagi sampai melibatkan ke dua orang tuanya
,"itu bukan urusan kami yang pasti ke dua orang tuamu akan segera tiba dan mereka menyetujui usulan kami ," ucap kekek desalan sambil menatap tajam roman
membuat roman menciut tak berani berkomentar
tak berselang lama ke dua orang tua roman datang langsung menyalami dan memberi hormat pada kakek desalan
melihat hal tersebut membuat roman sedikit binggung dengan sifat ke dua orang tuanya yang biasa keras,kasara dan kejam serta sombong menjadi lunak
,"maafkan anak saya tuan besar Galen," ucap ayah roman sambil menunduk sopan begitupun istrinya
,' ini semua sudah terjadi Antoni saya hanya ingin anak kamu menikah dengan cucu saya tiara," ucap kakek deslan
,"semua sesui keinginan tuan besar kami akan melaksanakannya ," ucap Antoni dengan patuh
__ADS_1
membuat roman tercengan siapa sebenarnya kakek desalan sampai membuat ke dua orang tuanya seperti itu.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya selamat membaca