BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
dunia tak selebar daun kelor


__ADS_3

"terus selanjutnya, apa yang akan kau lakukan,apa Enda mengakui yang terjadi," tanyak Anita


ibu Desi mengukan


membuat ibu Anita sangat geram, tega-teganya wanita Tersebut menyiksa Deni hanya karena dendam pada nenek Deni


setelah meminta maaf dan bercerita ibu Desi pamit untuk pulang


setelah kepulang ibu Desi, ibu langsung ke ruang kerja sang Suami


"bagmana sayang apa kau sudah menunjukan rekam tersebut," tanyak ibu Anita penasaran


"David tadi memberikan ini kepadaku,dia bilang ini adalah rekaman semua yang terjadi di sekolah tersebut ,dan beberapa percakapan antara kepala sekolad dan penjaga sekolah,"ucapan suaminya tentang kepala sekolah mengingatkan Anita tentang Enda


"sayang apa kau tau kepala sekolah Deni adalah Enda teman kuliah Desi yang menyiramkan air keras ke muka Desi ," sontak perkataan ibu Anita membuat tuan Andrew langsung menatap istrinya dengan tatapan tanda tanya


"benarkah,wah aku sungguh tak habis pikir apa yang ada di kepala Enda,"ucap Andrew


"namanya manusia rasa di hati siapa yang tau ," ucap ibu Anita


setelah membicarakan masalah Deni ibu anita dan tuan Andrew keluar dari ruang kerja suaminya dan langsung menuju ruang makan di mana keluarga kecil David sudah duduk di kursi masing-masing


mereka sekeluarga makanan bersama dengan tertawa sambil melemparkan candaan

__ADS_1


setelah selesai makan Mereka kembali ke ruang keluarga sambil menikmati puding yang tadi di buat oleh ibu anita dan Erina


sementara itu di tempat lain Deni sedang bersantai bersama sang pengasuh dini menikmati, hari-hari indah di hidupnya


karena tahu depan dia dan si kembar akan masuk sekolah asrama


sementara ibu Desi yang baru sampai di rumahnya di sambut sang suami dengan senyuman di wajahnya,ibu Desi cukup terkejut karena suaminya sudah kembali seperti dulu


"terimakasih sayang kau sudah mau berubah,"ucapan suaminya membuat hati ibu Desi menghangat


ibu Desi hanya menggunakan sambil membalas pelukan sang suami.


untung saja tun Andrew menelepon kakek Deni di saat yang tepat sebelum Enda menceritakan semua tentang masa lalu Desi yang sangat terobsesi dengan Andrew


sementara itu di sebuah ruangan tampak Enda sedang membuang barang-barangnya Karen tadi meneleponku suami ibu Desi bermaksud untuk menghancurkan pernikahan ibu Desi


tapi dia tak menyangka respon yang diterimanya sungguh membuatnya kesal


setelan gagal merayu Sumi Desi dan membeberkan semua kebusukan Desi di masa lalu Enda berjalan ke jendela ruangan tersebut


kau tak pantas bahagia,aku akan merebut semua kebahagiaan mu ,satu persatu


muncul seorang wanita cantik dari pintu

__ADS_1


"mama," panggil wanita tersebut,membuat Enda menoleh dan tersenyum


"sayang kau ke sini,sambil berjalan mendekati wanita tersebut


"apa yang terjadi kenapa ruangan mama berantakan,"tanyak wanita tersebut


"mama mengejar kecoak dan memukul sebarang arah sehingga ruangan mama berantakan ," ucap Enda


"benarkah seharusnya mama menyuruh pelayan membeli pembasmi hama," ucap wanita tersebut


" sudahlah,bagamana apa kau sudah melakukan apa yang mama suruh," tanyak Enda


wanita tersebut tersenyum lalu menggukan


"tapi aku sebenarnya menyukai seorang pria," ucap wanita tersebut dengan manja


"wah putri ibu sudah besar,kau tak perlu sampai menikah dengannya,cukup buat dia meninggalkan keluarganya," ucap Enda sambil menatap putrinya


"tapi aku sangat khawatir bagaman kalau mereka saling mengenal,"ucap wanita tersebut


"itu hanya perkiraan mu saja, dunia tak selebar daun kelor," ucap Enda membeli kepala putrinya


wanita Tersebut hanya mengaguk setuju

__ADS_1


jangan lupa like, komen,vote dan hadiahnya


__ADS_2