
,"sayang," panggil david sambil David mendekat pada Erina
Erina yang di panggil sontak berbalik dan melihat ke arah David yang tersenyum manis
melihat wajah istrinya seperti sedang akan meledak ,membuat David yang tadinya akan mendekati istrinya
menghentikan langkahnya,David menautkan alisnya karena bingung
Erina menatap tajam David setajam silet sambil memegang kotak yang berada di tangannya
David yang belum mengerti akhirnya berusaha lebih dekat pada istrinya
,"sayang ada apa kenapa melihatku seperti itu ," ucap David karena melihat istrinya hanya menatapnya tanpa kata, tapi tatapan tersebut seakan-akan dapat merontokkan tubuhnya
Erina langsung mengakat kotak yang ada di tangannya
David tersenyum, membuat Erina semakin kesal
,"mau di hukum atau jelaskan dengan penjelasan yang masuk akal," ucap Erina
tentu saja David memilih menjelaskan dari pada makan tahu tempe tawar belum lagi gak dapat jatah preman plus tidur di sofa
,"sayang itu tadi hadiah dari klien,"ucap David
,"mana ada klien kasih kotak perhiasan yang bekasnya orang lain mana ada simbol hati lagi, walaupun tak begitu jelas dan kecil ," ucap Erina
__ADS_1
," sekarang coba buka dan lihat isinya ," ucap david
Erina langsung membuka kotak tersebut dan melihat kalung yang bertuliskan putri Endar tersayang
membuat Erina naik pitam seketika
,"kau memberikan hadiah untuk wanita lain dan aku menemukannya dan sekarang kau mengatakan bahwa hadiah tersebut untuk ku," ucap Erina
,"sayang tenang itu bukan untuk wanita lain itu untukmu,aku tak munkin menghianati mu sayang ," ucap David
,"terus ini buktinya putri Endar tersayang , kau ingin mengelak apa lagi," ucap Erina keras kepala
," sekarang coba lihat gelangnya, dan jika kau tak percaya itu hadiah klien kau bisa bertanyak pada need," ucap David
Erina meraih sebuah gelang emas putih yang sangat cantik, ada tulisan putri Erina
,"apa kau memberikan ku hadiah dan sengaja mencampurnya dengan hadiah yang di berikan klien ," ucap Erina yang bahagia melihat gelang yang sangat indah bahkan gelang tersebut sangat cantik di tangannya saat dia mencobanya tadi
seketika rasa cemburunya luntur karena sebuah perhiasan apalagi di tambah dan kawan-kawan,membuat Erina sumringah
,"dasar wanita tadi marah-marah sambil ngancam kasih hukuman,pas di kasih perhiasan langsung deh yang tadi bibir beracun langsung jadi bibir madu,ucap David tapi tak di dengar istrinya
,"apa kau mengatakan sesuatu sayang," ucap Erina
David mengeleng cepat
__ADS_1
,"wah perhiasannya cantik-cantik apalagi gelang dan kalung ini,"ucap Erina melihat kalung dan gelang tersebut
Erina ingin melepaskan gelang tersebut tapi David menahannya
," pakailah terus gelang ini dan ini,ucap David sambil memakaikann kalung pada Erina
membuat Erina binggung dan terdiam
,"tapi sayang kalau pemiliknya melihat aku mengunakannya bagamana," ucap Erina
David tersenyum," bahkan orang yang memilikinya akan bahagia jika kau yang menggunakannya," ucap David
Erina merona karena berpikir suaminya mengeluarkan kata-kata tersebut untuk membuatnya bahagia
mata Erina tak senganja melihat sebuah cincin di bawah tumpukan perhiasan di sana ada nama pangeran Ajima simbol hati putri Endar
Erina melihat cincin Tersebut
,"sayang apa tidak sebaiknya kita kembalikan perhiasan ini ke pemiliknya, lihatlah cincin ini,ini adalah simbol mereka saling mencintai," ucap Erina sambil memperlihatkan cincin yang berada di tangannya
David terdiam atas perkataan istrinya, ingin mengatakan semuanya tapi dia ingin Joko dan ibu Eni yang bercerita di saat mereka bertemu lagi
,"sayang mereka sudah bersama pemiliknya ," ucap David sambil tersenyum manis
membuat Erina merona,kau bisa saja masih mengeluarkan gombalan," ucap Erina yang berpikir ucapan David adalah bualan.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya