
Setelah berpikir, Lewis langsung berkata, "dua-duanya." jawab asal Lewis
"Baiklah aku mengerti." ucapan David membuat Lewis jadi penasaran apa yang akan di lakukan oleh David
Waktu telah menunjukkan waktu istirahat dan berakhir juga aktraksi para gajah tiba-tiba David membisikan sesuatu pada gajah-gajah Tersebut, setelah berbisik, satu persatu gajah tersebut langsung pingsang di tandu mereka masing-masing membuat semua orang terbelalak, terutama Lewis
"Gajah ku pingsan tak hidup juga tak mati, jadi jangan lupa transfernya, kami pergi dulu." ucap David sambil berlalu, pergi begitu saja, meningalakan Lewis yang terbengong sendiri dengan kejadian yang ada di depan matanya, bagaman bisa gajah tersebut sangat kompak
Sementara itu David,need dan desalan begitu memasuki mobil langsung tertawa terbahak-bahak, melihat wajah Lewis yang seperti orang saat melihat gajah tersebut pingsan serentak saat David membisikan sesuatu
"Tapi aku juga sedikit bingung, memang apa yang kau bisikan pada gajah tersebut sehingga mereka serempak pingsang." tanyak Desalan
"Aku pertama mengancam gajah jantan bahwa aku akan menyuruh jantan lain memperkosa istrinya dia pun pingsan, aku mengancam istrinya akan menjual anaknya dan diapun pingsan." ucap David
__ADS_1
"Terus kalau anak dan janda itu apa yang kau bisikan." tanyak need penasaran
"Anaknya aku tak mengancam mereka, karena melihat orang tuanya melakukan hal tersebut maka mereka pun ikut, kalau janda aku menjanjikan pejantan baru untuknya." ucapan David membuat ke dua orang di hadapannya geleng-geleng kepala ada-ada saja
Mereka pun kembali ke rumah mereka masing-masing
Sementara itu Lewis masih sangat kesal dengan ponakan laknatnya yang telah memerasnya habis-habisan, tapi dia tidak tau apa kelemahan david, kemudian Lewis terpikir, Tika adalah mantan sekretaris David pasti dia tau apa kelemahan David
"Iya aku sangat senang, semua gajahnya sangat pintar." ucap Tika
"Baiklah aku juga merasa senang kalau kau senang." ucap Lewis
Tika menatap Lewis dengan lembut lalu mengecup bibir Lewis, mengutarakan rasa terimakasihnya, membuat Lewis langsung Tersenyum sumringah, sampai-sampai dia lupa pada pertanyaan yang akan di tanyakan pada Tika
__ADS_1
Bibir Lewis dan Tika saling beradu *******, membuat ke dua insan tersebut, terhangat dalam gairah yang ada
Lewis yang sudah mengambil buku yang tadi di pegang istrianya, lalu memperbaiki letak tubuh istrinya agar telentang di ranjang, Lewis, sudah menjalankan aksinya, untuk memberikan kenikmatan pada dirinya dan istrianya
Adegan berlanjut, tapi saat adegan itu sudah sampai bagian keramat, entah darimana adanya, dua orang bocah mengedor-gedor pintu kamar mereka membuat keduanya langsung bergegas merapikan pakaian mereka, sementara ke dua bocah tersebut tak henti-hentinya mengedor-gedor pintu meskipun para pengasuhnya sudah mengahalagi
"Dasar ke dua bocah itu untung saja dari tetesan ku, kalau tidak Sudah ku jual ke Arab Saudi." ucap Lewis yang kesal kegiatan panasnya terhalang karena ke dua bocah tersebut
Lewis bergegas membuka pintu kamar untuk ke dua putranya, jika tidak bisa-bisa, pintunya rusak,.Lewis mengedong ke dua putranya menuju ranjang untuk menghampiri istrianya
Tika Tersenyum menyambut ke dua putra Tampannya, sayang cari ibu ya." ucap Tika yang berada di atas ranjang
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1