
setelah kegaduhan mereda dan semua yang pingsan telah di amankan
kakek Desalan langsung membawa indah masuk ke kamar untuk beristirahat meningalakan desalan yang tergeletak tak berdaya
indah yang melihat suaminya berniat membuat tapi kakek dan orang tua desalan mencegatnya
,"tenang aku sudah menyuruh bodyguard membawanya setelah kau sudah masuk dalam kamar," ucap kakek desalan semburat indah mengaguk
indah dan kakek,nenek serta ke dua orang tua desalan sudah di dalam kamar
sementara di luar roman yang melihat desalan pingsan
mengunakan kesempatan dalam kesempitan itu, untuk melihat desalan
saat berada di dekat desalan roman menyentuh wajah deslan
desalan yang tersadar sontak terkejut melihat roman yang ada di hadapannya
," apa yang kau lakukan ,mana istriku," ucap deslan menatap roman
," kenapa bisa dia hamil ," ucap roman
membuat desalan menatap jengah desalan,namun sesaat kemudian dia tersadar akan ucapan roman
__ADS_1
desalan bangkit dengan wajah sumringahnya dan berlari ke kamar untuk melihat sang istri
," sayang akhirnya kau hamil," ucap desalan sambil berlari menuju ke indah tapi saat akan sampai di tempat tidur
kakek dan ayahnya menarik deslan untuk mengikuti mereka keluar
sedangkan indah tampak tertidur setelah di beri vitamin oleh sang nenek
," kakek,ayah aku mau memeluk istriku karena akhirnya aku akan menjadi ayah ," ucap deslan sumringah
," kami tau kau akan menjadi ayah tapi sebaiknya mulai malam ini sampai usia kandungan istrimu tiga bulan kau tidur bersama kakek ," ucap kakek desalan
membaut deslan melotot seketika
," aku akan memberikanmu nenek mu sebagi gantinya agar kau bisa memeluknya ," ucap sang Kakek
membuat desalan terbelalak
,"aku mau indah tidak mau nenek ,itukan dulu waktu aku kecil suka peluk nenek, sekarang aku sudah punya istri," ucap deslan tak mau mengalah
,"baiklah besok kita akan periksa kita akan bertanya kondisi kandungan indah kalau tak ada masalah dan kandungannya kuat,kalian boleh tidur bersama,putus sang Kakek
sementara roman terpaku melihat desalan yang sangat bahagia, padahal dia berharap itu bukan anak deslan .
__ADS_1
sementara itu di belahan bumi lain tampak David di kamar bersama Erina
,"sayang aku mohon mengertilah pengorbanan ayah Wira dan ke dua orang tuamu, bukannya kau melihat kotak perhiasan tersebut,kau sendiri yang bilang itu bukti cinta mereka ,dan itu termasuk dirimu," ucap David
sontak ucapan David membuat Erina yang tadinya hanya menunduk , langsung mengakat wajahnya
"apakah jika aku menjadi seorang putri kebahagian kita akan tetap sama ,aku tak menginginkan apapun,aku hanya ingin hidup tenang bersama kalian semua," ucap Erina yang merasa khawatir apalagi setelah dia mengetahui banyak yang mengincar nyawanya dan itu pasti akan berakibat pada keluarganya
David tersenyum mengerti kekhawatiran istrinya yang takut melukai orang yang di sayangnya
,"kau hanya perlu mengikuti segala rencana ku dan kau dan semua keluarga kita akan aman ," ucap David
Erina melihat ke arah David dengan beribu tanda tanya
,'tapi bagaman jika ada yang ingin melukai ayah dan ibu ,"ucap Erina khawatir pada mertuanya
," ayah dan ibu sudah ada yang menjaga jadi yang kau pikirkan adalah dirimu dan keinginan mu,kau mau menjadi putri apa tidak itu semua tergantung dirimu,aku akan selalu mendukungmu,tapi sebaiknya kau bertemu ratu dahulu ," ucap David
Erina menatap David dan tersenyum kalau mengaguk
," aku akan mempertemukan kalian diam-diam terlebih dahulu agar kalian bisa berbicara ," ucap David
Erina hanya mengangguk .
__ADS_1
jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya