
ibu Desi hanya melihat saja, sementara pelayan tersebut membatu merapikan semua barang-barang ibu Desi
ibu Desi masih terdiam di atas ranjang perawatannya dia sungguh tak menyangka cucunya meningal dan semua kerena dirinya yang terlalu
esok paginya Desi sudah keluar di jemput menantu dan putranya
tak ada pembicaraan selama di dalam mobil hingga mereka sampai di kediaman ibu Desi.
sementara itu Erina dan David yang sudah janjian makan malam di kediaman seseorang sedang mempersiapkan diri
setelah bersiap Erina dan David langsung berangkat
mereka tiba di kediaman tersebut di depan pintu tampak ibu Eni dan Joko yang sudah menunggu
Erina yang baru keluar dari mobil belum melihat ke arah pintu
saat akan masuk Erina mengehetikan langkah kakinya saat sadar siapa pria yang bersama ibu Eni
Erina langsung berlari ingin memeluk Joko yang sudah dia anggap seperti orang tua ke duanya
tapi tangan David langsung membelit perut buncit Erina, takut-takut Erina kepeleset dan jatuh karena berlari
Erina langsung menoleh pada Davi dan menatapnya bingung
saat melihat belitan tangan David baru Erina sadar
Joko langsung mendekat dan memberikan salam dan hormat begitupun ibu Eni
membuat Erina jadi bingung,ingin bertanya tapi tampaknya wajah semau orang sedang dalam keadaan tak bisa di tanyakan
__ADS_1
Erina langsung mengikuti langkah kaki mereka di sebuah kamar
tampak seorang pria paruh baya yang sedang menatap keluar jendela
Erina tertegun saat melihat pria tersebut
,"ayah.......," ucap erina,tapi pria itu tidak bergeming
Erina menagis sambil melangkah mendekati pria tersebut
Erina sangat terkejut saat mendapati kenyataan pria tersebut benar adalah ayah yang selama ini merawatnya
Erina langsung memeluk pria tersebut,pria tersebut langsung mengalihkan perhatiannya pada seseorang yang memeluknya
pria tersebut tersenyum ,'putri Endar adikku sayang kau masih hidup, kakak sangat menyayangi mu ,"ucap pria tersebut sambil memeluk Erina
membuat Erina menutupkan alisnya siapa putri Endar
,"ayah ini aku erina,anak ayah," ucap Erin
tuan Wira terdiam sejenak
,"Erina putri cantik ayah ," ucap tuan Wira
,"iya ayah ini Erina putri ayah ," ucap Erina
tak berselang lama tuan Wira merasakan sakit kepala yang luar biasa dan kemudian pingsan
Erina sangat terkejut melihat reaksi ayahnya
__ADS_1
Joko langsung menyuruh David menenangkan Erina di kamar sebelah
dokter yang menangani tuan Wira segera memeriksa tuan Wira
sedang di kamar Erina tampak shyok,mendapati kenyataan ayahnya masih hidup
,"sayang minum dulu ingat kau sedang hamil ," ucap David karena merasa khawatir pada istrinya
,"bertemu orang yang dia anggap ayah saja sudah begini apalagi kalau dia tau cerita sebenarnya," ucap David tapi dengan suara yang hampir tak terdengar
David sudah berpikir bagaimana cara mengatakan yang terjadi, biarlah dia dengar sendiri dari orang-orang yang mengetahui rahasia tentang Erina yang memberitahu.
dia hanya akan berada di samping Erina agar dapat memeluk dan menenangkan wanita tersebut
setelah meminum air tersebut Erina tampak tenang
,"bagaman sayang apa kau sudah baikan ," ucap David
,"kau tau ayahku masih hidup ," ucap Erina
," iya paman Joko dan aku bertemu beberapa hari yang lalu di sebuah restoran ," ucap David
Erina mengaguk mengerti
,"kenapa tak mengatakannya langsung padaku," ucap Erina
," aku masih trauma saat ke jadian di villa kau sempat histeris dan pingsan , jadi setelah aku pikir-pikir lebih baik kau langsung bertemu orangnya saja ," ucap David .
Erina terdiam sesaat melihat David yang tampak kahwatir.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya selamat pagi all